
"Aku akan mengirimnya nanti mam!" seru Jack sambil berlalu.
Bahkan pemuda itu sama sekali tak tahu harus mendapatkan seluruh uang setoran itu dari mana, karena saat ini uangnya sudah sangat menipis.
Jack bergegas mengambil sebuah kunci mobil untuk mengantarkan tamunya kembali ke bandara.
Tepat disebuah lobi hotel, tamu yang memiliki rambut hitam keputihan serta tinggi di atas rata-rata itu tengah berduaan duduk bersama dengan Jean. Rupanya mereka sudah sejak tadi menunggu kedatangan Jack.
Dia adalah tuan Nicole, seorang pria dengan paras kebulean serta memiliki wajah kebapakan. Bahkan dia begitu lembut memperlakukan Jean.
"Baiklah aku pergi dulu." ujarnya sambil mengecup kening Jean.
Bagaikan perpisahan antara kedua pasangan yang memang benar-benar terikat tali pernikahan, semua bahkan enak dipandang. Bukan hanya sekedar transaksi jual beli tubuh yang notabene sekali pakai.
"Jadi kamu Jack?"
"Jean banyak sekali cerita tentang dirimu."
Sambutnya dengan ramah ketika telah berada didalam mobil.
Jack hanya mengangguk dan tersenyum malu.
"Semoga harimu disini juga begitu menyenangkan tuan, dan kembalilah lagi jika berkunjung kembali ke indonesia." sahut Jack yang selalu memberikan kesan sama kepada setiap tamu yang ia antarkan.
"Tentu , aku begitu menyukai tempat ini. Terlebih lagi penduduknya, begitu ramah dan jauh berbeda sekali ditempatku." ujar Nicole yang sedang sibuk mencari paspor miliknya.
__ADS_1
Tak berselang lama kemudian.
"Kita sampai tuan." ucap Jack yang sudah berhenti tepat didepan pintu keberangkatan.
"Ah, tentu." sahut Nicole sembari melihat ke arah kaca mobil .
"Ambil ini untukmu Jack, aku dengar kau akan menjadi ayah sebentar lagi. Ambilah."
"Aku turut berbahagia atas hal itu." ujar Nicole memberikan sebuah amplop coklat yang lumayan tebal.
Seketika Jack tertegun melihat aksi Nicole yang baru saja ia kenal dua hari yang lalu.
"Jangan begitu tuan, sungguh aku merasa tidak enak hati jika harus menerima ini." tolak Jack halus.
"Baiklah, jika kau tak mau. Ambil saja ini sebagai tanda ucapan selamatku atas anakmu kelak. Aku bahkan tidak pernah tahu kapan bisa kembali lagi kesini." imbuhnya yang tetap memaksa Jack untuk menerimanya.
"Sejak saat itu, aku lebih memilih untuk sendiri dan tak lagi mencari seorang pendamping hidup."
Jelas Nicole terhadap Jean, dia membagikan kisah buruknya sepanjang tahun. Nicole sebelumnya adalah lelaki beristri, kehidupan keduanya semakin terasa lengkap ketika mengetahui ada sebuah calon bayi yang tumbuh di rahim istrinya.
Sampai suatu ketika, Nicole harus rela melepas keduanya untuk pergi selama-lamanya dari hidupnya hanya dalam kurun waktu dua jam. Sebuah kecelakaan beruntun itu menyeret nyawa sang istri dan calon anak Nicole. Nahas keduanya tak dapat diselamatkan.
Mendengar cerita Nicole, Jean yang memang pada dasarnya juga sangat baik dengan Jack dan Alona kembali teringat keduanya yang sebentar lagi akan menjadi orang tua baru. Tanpa sengaja Jean pun menceritakan kisah Jack dan Alona pada Nicole.
*
__ADS_1
*
*
"Jaga istri dan anakmu kelak sebaik mungkin Jack!" imbuh Nicole sebelum memasuki area pemberangkatan.
Jack mengangguk dengan rasa haru biru. Setelah kepergian Nicole, tak terasa air matanya menetes membasahi pipinya.
"Entah mengapa, sejak dekat dengan bayi itu hidupku rasanya beruntung. Kesulitan demi kesulitan bisa aku lalui begitu saja tanpa sadar ku." gumam Jack yang sejenak melamun sambil menatap amplop yang berisikan uang 10 juta rupiah.
Masih dengan rasa syukur dan keharuan, Jack segera kembali ke rumah untuk menemui Alona . Jack pun memacu mobilnya sekencang mungkin, bahkan diatas rata-rata karena sudah sangat tak sabar ingin berjumpa dengan istrinya tersebut.
*
*
*
"Ada apa denganya!" seru King yang tengah menikmati secangkir kopi miliknya ditaman.
Saat itu ia tengah mendapati Jack dengan suara mobilnya yang berdecit di atas aspal.
"Mam, ambil uangmu. Aku sudah menyiapkannya untukmu!" imbuh Jack yang sudah menyiapkan sebagian uang jatah Neli.
"Hm, wangi." wanita itu tampak tak perduli lagi dengan kedatangan Jack dan terus mengecek isi sejumlah uang yang berada dalam amplop tersebut.
__ADS_1
Bersambung ❤️