Kidung Cinta Alona

Kidung Cinta Alona
Bab 51


__ADS_3

Bukanya langsung menjawab, Jack sibuk menyesap secangkir kopi miliknya dan mengepulkan asap rokok miliknya ke udara.


"Iya si gue ngerti, jadi bapak baru itu emang nggak gampang!" terang Pillow yang kini juga ikut duduk disebelahnya.


"Tapi otak lu keren si Jack, nggak habis pikir bisa dapatin tuh cewek dengan cara begitu ." imbuh Pillow dengan gaya selengek anya.


Jack mengerutkan keningnya dengan tatap mata menyipit menghadap Pillow, temannya tersebut seakan sadar jika ucapanya tersebut begitu menyinggung perasaan Jack .


"Sorry-sorry!" sambil mengangkat kedua tangannya ke atas.


Malam pun berlalu dengan cepat, dan sang mentari telah menjemput pagi. Jack yang masih memutuskan untuk tetap tidur diatas kursi, benar-benar tak mau menganggu kenyamanan sang istri dan bayi kecilnya tidur.


"Dok dok dok ..." terdengar suara pintu kamarnya diketuk begitu kuat berulang kali hingga membuat makhluk kecil itu terbangun dengan menggeliat menggerakkan tangannya seperti sedang meninju udara.


Masih dengan kedua mata yang begitu sulit dibuka, Jack membukakan pintu kamarnya sambil menguap.


"Lu!" sapa Jack kasar dengan menunjuk hidung King begitu dekat.


"Masih terlalu pagi ini, gedor-gedor kamar orang lagi !" protesnya kesal .


King masih tak membuka mulutnya hingga Jack terhenti dengan segala dalihnya.


"Mami menunggumu dibawah!" terangnya.


Masih dengan keadaan begitu kesal, Jack melewati tubuh King begitu saja disana dan berlalu turun. Tapi berbeda dengan King yang sepertinya enggan beranjak pergi dari kamar itu, tiba-tiba ia pun sedikit memasukkan kepalanya kedalam kamar dan mengintip bayi kecil itu tengah menyusu.


Tak sadar dirinya telah berdiri sejak tadi disana dan mengawasi keduanya dengan diam-diam. Hingga kedatangan Jack kembali mengejutkan dirinya.

__ADS_1


"Hei !"


"Apa yang kau lakukan disini, kenapa tak juga segera pergi ..." tanya Jack .


"Aku ..."


"Aku hanya membantumu untuk menjaga mereka selama kau turun tadi." dengan cepat King memutar otaknya untuk mencari sebuah alasan yang cukup bagus.


"Kalau begitu cepatlah pergi, aku sudah kembali." usir Jack kesal dengan menghempaskan kelima jarinya pada King.


Flashback Jack.


"Cepat siapkan anak kecil itu dan juga siapa itu istrimu, untuk turun kebawah!" perintah Neli .


Karena malas bertanya lebih lanjut, Jack pun mengiyakan permintaan Neli tanpa penjelasan selanjutnya.


"Ayo kita mandi sayang ..." sapa Jack pada malaikat kecil itu yang masih senang memejamkan kedua bola matanya setiap saat.


Alona pun tiba-tiba kembali terbangun dengan membuka kedua matanya .


"Mau kemana sepagi ini?"


"Entah, mami tadi yang nyuruh begitu!"


Tentu sebagai seorang ibu, insting Alona begitu kuat dan kental pada sang anak.


"Dia?"

__ADS_1


"Pasti ada maksud dibalik semua ini !" imbuhnya kesal.


"Sudah, tenangkan dulu hatimu. Aku akan selalu ada di sampingmu bukan?"


Jack mencoba mencairkan suasana hati Alona yang sudah begitu buruk dipagi hari yang cerah. Alona pun menyiapkan baju untuk bayi kecil yang sama sekali belum disematkan sebuah nama.


Sedangkan Jack sibuk menyiapkan air hangat disebuah baskom kecil untuk jagoan kecilnya.


"Hi boy, mari kita ganti bajumu ini yah!"


"Aku bingung harus memanggilmu apa ." ucap Jack yang dengan perlahan melepaskan seluruh bajunya beserta popok yang sudah terisi penuh dengan cairan.


Alona yang masih berdiri disudut kamar ,sejenak terhenti dan memikirkan tentang ucapan Jack yang memang benar adanya. Ia pun berjalan menghampiri keduanya dengan membawa sepasang baju hangat kecil.


"Berikan dia nama, kau kan juga ayahnya juga."


"Kalau tidak keberatan." jelas Alona dengan penuh keraguan yang terucap dari bibirnya.


Ia sadar jika itu bukanlah buah hati keduanya secara sah.


"Aku lebih suka memanggilnya boy, nanti akan aku pikirkan satu nama yang bagus untuknya."


"Dia kan juga anakku!" terang Jack dengan begitu romantis.


Setelah usai memandikan dan mengganti baju boy, ketiganya langsung turun untuk menjumpai Neli dibawah. Hingga pada akhirnya, keduanya menatap kehadiran Natasya dan Jacob sudah duduk manis di sofa .


Alona yang kesal langsung menatap wajah Jack, tapi suaminya yang sama sekali tak mengetahui hal itu hanya dapat menggelengkan kepalanya dengan gugup.

__ADS_1


Bersambung ❤️


__ADS_2