
dia sangat senang karna bisa menjadi salah satu bagian di Coffe Shop tersebut dan dia berusaha untuk bekerja dengan baik dan cetatan
dia sangat bahagia karna di hari pertama dia kerja semua karyawan nya mau membantu nya supaya bisa mengerjakan tugasnya karyawan nya pun baik baik semua walaupun mereka senior mereka tidak semena mena dengan nya mereka saling bergotong royong satu sama lain dan membantu yang membutuhkan bantuan
"mungkin karna jam makan siang jadi ramai banget yah tapi aku senang akhirnya aku bisa bekerja juga" walaupun merasa kerepotan dengan pelanggan yang sangat banyak dia tetap ramah kepada semua orang
mungkin ini menjadi pengalaman yang pertama buat dia namun dia tetap harus berjuang untuk keluarga nya supaya bisa tetap membantu kedua orangtua nya di kampung karna bisa di katakan dia berasal dari keluarga yang serba berkecukupan untuk makan saja kalau tidak panas2 seharian mereka tidak akan bisa makan dirinya bisa lulus SMA aja sangat bersyukur
"ya mudah mudahan dengan aku rela jauh dari kedua orangtua ku aku bisa merubah kehidupan untuk kedepan nya supaya bisa lebih baik lagi dan bisa membahagiakan keluarga ku .. aamiin" Tina hanya bergumam sendiri karna tak ada seorangpun yang tau latar belakang dari dirinya seperti apa
waktu terus berjalan dan sudah menjelang malam karna sudah menunjukkan pukul 04.00 sore Tina mendapat ijin untuk pulang ke kos.an karna tadi dia mendapat kan sift pagi jadi sorenya dia bisa istirahat karna sudah ada yang menggantikan nya "huh. akhirnya bisa istirahat juga dan bisa deh aq telfon ayah ibu di kampung"
dia berjalan dengan santai menuju kos2an nya namun di tengah jalan dia di kagetkan dengan seorang pria yang tiba tiba muncul di hadapan nya "hay tin, kaget ya sama kemunculan ku yang tiba tiba ?? hehe"
"kamu.. kamu kan fery kok kamu bisa tau aku kerja disini darimana ??" fery adalah teman SMA nya yang suka usil dengan dirinya yang selalu mengganggu pas dia lagi fokus sama pelajaran dan sekarang dia muncul lagi di hadapan nya
"ya tau lah aku tadi kan mampir ke Coffe Shop depan tuh tempat kamu kerja kan ??"
__ADS_1
"ohh.. pantesan kamu bisa tau ya udah ya aku mau ke kos dulu mau istirahat tidur"
"ok.. aku anterin ya pokoknya nggak boleh nolak" terpaksa tina pun mengikuti kemauan nya fery jika tidak dia bakal terus di ganggu oleh teman yang super duper menyebalkan itu
setelah sampai di depan kos Tina berniat untuk mengusir fery dengan cara yang halus namun dia tidak tega kalau harus langsung mengatakan nya namun Tina tetap mengungkapkan nya agar dia tidak di ganggu lagi oleh fery "sudah sampai fer, kamu langsung pulang saja ya"
"nanti dulu lah masak ya iya kamu langsung mengusirku sih tin ??" karna tidak tega dengan perkataan teman nya itu akhirnya tina pun menanggapi kemauan teman nya "baiklah mau apa lagi sih kamu ?? kan sudah kamu anterin toh sampe kos"
"ada yang mau aku omongin sama kamu tin, boleh kan minta waktunya sedikit ??"
"baiklah . mau ngomong apa sih kamu fer ??" karna tina penasaran dia pun meng iya kan kemauan fery
"lah bukan nya kita beda sekolah ya pas SMP ?? kok bisa kamu kenal sama aku ??"
"iya bisa lah dulu sekolah kita kan pernah bertanding di lomba volly dan kamu adalah salah satu pemain volly wanita itu kan??"
"iya sih aku salah satu pemain nya tapi aku nggak pernah lihat kamu di sekolah itu ??"
__ADS_1
"aku lihat kamu dari lantai 2 jadi kamu nggak bakal tau aku lah"
"gini ya fer untuk saat ini aku belum mau mikirin itu dulu aku mau fokus di pekerjaan ku dulu karna aku bukan dari keluarga yang kaya seperti kamu yang serba apa apa gampang" karna tina menyadari perbedaan mereka dia berusaha untuk menolak dengan cara yang halus supaya tidak menyakiti hati nya fery
"sudah malam fer aku masuk dulu ya mau istirahat dah" tina meninggalkan fery di luar sendiri dan berusaha untuk menetralkan nafas nya yang dari tadi tidak beraturan
masih tidak percaya dengan omongan fery tina pun berusaha melupakan semua yang terjadi tadi ternyata orang yang dia benci waktu SMA menyukai dirinya dan baru saja mengatakan nya secara langsung di depan nya
"hah dari pada aku mikirin yang nggak nggak mending aku cek dulu deh fery sudah pergi apa belum, soalnya aku mau keluar beli makan udah laper banget ini perut" akhirnya tina memberanikan diri untuk keluar dari kamar dan mengecek fery masih di situ atau sudah pergi
"huhh.. akhirnya dia pergi juga jadi aman deh aku mau keluar beli makan."
tina berjalan menuju sebuah warung untuk membeli makanan dan di sebuah warung yang dia datanginya adalah tempat nongkrong nya para pemuda yang suka usil kepada gadis yang lewat disana
Bersambungg....
hay gaes dukung terus karya ku ya supaya aku bisa menyelesaikan karya ku ini dengan baik dan rapi .. jangan lupa like dan coment di setiap episode episode nya ya
__ADS_1
Terimakasih semua
salam dari aku tinok 😊😊😘