
setelah sampai di rumah sakit dan sudah mengantarkan tukang becak itu ke ruangan dokter agar di periksa farel pun menunggu di ruang tunggu dan dia mencoba membuka hp nya untuk mengecek siapa yang baru saja menghubunginya
"eh ibu telfon ada apa ya ?? apa mungkin ada info soal tina coba dah gua telfon balik" dan belum sampai farel telfon balik ibu nya dia sudah di panggi oleh dokter yang memeriksa tukang becak tadi
"mas, apa mas nya yang tadi nganter bapak nya itu ??"
"iya dok gimana ya ??"
"mari masuk mas saya jelaskan di dalam" mereka pun masuk ke dalam ruang dokter untuk menjelaskan keadaan tukang becak tadi
"mas gini ini bapak nya tidak apa apa cuma memar saja ini saya beri resep tolong di tebus di apotek ya mas"
"oh iya dok terimakasih"
"sama sama, lekas sembuh ya pak"
"iya dok terimakasih" tukang becak itu pun berterimakasih kepada dokter yang telah memeriksa nya
farel dan juga tukang becak itu pun keluar dari ruang dokter dan berjalan menuju ke apotek untuk menebus obat yang telah di berikan oleh dokter
"pak sekali lagi saya minta maaf ya pak"
"nggak papa kok mas ini mas nya kan juga udah mau nganter saya berobat" farel hanya membalas dengan senyuman
"pak nanti saya antar pulang sampai rumah ya . soal becak udah di ambil sama orang yang benerin biar nanti kalau sudah selesai juga tak suruh anter ke rumah bapak langsung"
"terimakasih loh mas malah ngrepotin mas nya"
"nggak apa apa kok pak" farel menunggu giliran nya untuk menebus obat sang bapak tukang becak tadi sambil nunggu farel membuka hp nya dan melihat telfon dari ibu nya tadi dia berniat untuk telfon balik namun karna masih di rumah sakit dia belum berani
kini sudah datang giliran nya dia berjalan menuju apotek dan menebus obat untuk sang bapak yang dia tabrak tadi setelah selesai dia pun kembali mendekati bapak itu dan berkata
"pak ini obat nya sudah saya tebus mari saya antar pulang saya juga sudah pesan taxi online jadi kita tinggal nunggu aja di lobby" farel menggandeng bapak itu dan membantunya berjalan sambil menunggu taxi datang farel tetap menggandeng bapak itu karna dia takut kalau kenapa napa
"pak tunggu bentar ya, ini taxi nya belom datang"
"iya nak" bapak itu hanya menjawab singkat
tak lama kemudian taxi yang di tunggu nya pun datang dan berenti tepat di depan mereka berdua setalah itu mereka pun naik kedalam taxi dan pergi meninggalkan rumah sakit tersebut
"pak rumah bapak di mana ??"
"di jalan ××××× no.15 nak"
__ADS_1
"baiklah pak" setelah mendengar omongan dari bapak tadi farel pun menyuruh sopir taxi itu untuk mengantarkan nya
"pak sopir kita ke alamat yang tadi dulu ya"
"baik mas"
"terimakasih pak"
"iya sama sama mas"
farel pun langsung terdiam dan menatap jalanan kota yang terlihat ramai lancar namun di diam nya itu terselip kegelisahan nya yang mencari tina namun belum ketemu juga sampai sekarang dia bingung kenapa tina ngilang begitu saja tanpa memberitaunya
setelah berjalan cukup lama akhirnya taxi itu pun berenti yang menandakan kalau itu sudah sampai di tempat tujuan nya setelah sampai farel pun turun terlebih dulu untuk menuntun bapak itu
"pak bapak tunggu dulu ya jangan turun biar saya turun duluan"
"tapi nak bapak nggak kenapa napa kok"
"udah ya pak biar saya tuntun karna saya nggak mau bapak kenapa napa" tukang becak itupun hanya terdiam mendengar kata kata farel barusan
farel pun menuntun bapak itu dengan penuh hati hati dia mengantar nya sampai masuk kedalam rumah dan bertemu dengan keluarga nya
"permisi"
"apa benar ini rumah nya pak khosim ??"
"benar nak ada apa ya ??"
"ini bu saya mengantarkan pak khosim pulang" farel pun kembali menuntun bapak itu sampai masuk ke dalam rumah
istri dari bapak itu pun kaget kenapa suami nya bisa seperti ini dia pun bertanya kepada farel tentang apa yang terjadi sebenarnya
"suami saya kenapa ya nak kok bisa seperti ini ??"
"maaf bu sebelum nya saya benar benar minta maaf sudah membuat bapak seperti ini"
"sudah bu bapak nggak kenapa napa kok cuma luka sedikit saja" sahut bapak itu
"pak bapak sebenarnya kenapa sih pak ??"
"bu maaf biar saya saja yang jawab, sebenarnya saya yang sudah membuat pak khosim ini jadi seperti ini namun saya sudah bawa bapak berobat dan syukur bapak tidak apa apa hanya luka ringan saja lalu untuk urusan becak sudah saya suruh orang untuk memperbaiki nya, sekali lagi saya minta maaf ya bu pak ??"
"ya syukurlah pak bapak tidak kenapa napa ibu khawatir pak"
__ADS_1
"udah bu bapak tidak apa apa kok, untung nak farel ini langsung bawa bapak ke rumah sakit jadi bapak cepat di tangani"
"terima kasih ya nak"
"iya bu sama sama sekali lagi saya minta maaf ya bu pak"
"iya nak nggak apa apa"
"dan ini ada sedikit rejeki untuk keluarga pak khosim semoga bisa membantu untuk beberapa hari karna bapak belum bisa narik becak lagi, bapak harus istirahat dulu ya pak biar cepat sembuh"
"aduh nak malah ngrepotin kamu nak"
"nggak papa kok pak saya yang salah jadi saya juga yang harus bertanggung jawab sekali lagi saya minta maaf pak"
"iya nak"
"kalau gitu saya permisi ya pak bu" farel pun langsung berpamitan untuk segera kembali ke tempat kejadian tadi untuk mengambil motor nya
"langsung pergi nak ?? hati hati di jalan ya nak"
"iya pak terimakasih pak bu"
"iya nak sama sama"
farel hanya terseyum lalu bersalaman dengan kedua orang itu untuk berpamitan pulang, setalah itu farel pun berjalan ke taxi tadi dan menaiki taxi tersebut untuk mengantarnya ke tempat hang sudah di tentukan
"pak kita ke tempat sesuai dengan aplikasi ya"
"baik mas"
taxi itu pun melaju dengan kecepatan sedang dan memecah keramaian jalan raya farel menatap ke arah luar kaca dia tidak ingat apa yang mau ia lakukan setelah ini dia masih bingung mencari tina yang tak kunjung di temukan
"coba deh aku telfon ibu tadi kan dia telfon nggak ku jawab" farel pun mengambil hp nya dan mencari nomor ibu nya untuk di hubungi namun sebelum dia menghubungi ibunya ternyata taxi yang ia tumpangi sudah sampai di tempat tujuan
"mas sudah sampai" tegor supir taxi itu
"eh sudah sampai toh, ya udah makasih ya pak" farel pun turun dari taxi dan menuju ke arah motornya terparkir dia mengambil kunci motor dari kantong dan mencoba memeriksa motor nya kalau dalam keadaan yang tidak terlalu parah
Bersambungg....
hay gaes dukung terus karya ku ya supaya aku bisa menyelesaikan karya ku ini dengan baik dan rapi .. jangan lupa like dan coment di setiap episode episode nya ya dan jangan lupa pula buat vote novel ku ya gaes . 😊
Terimakasih semua
__ADS_1
salam dari aku tinok 😊😊😘