Kisah Cinta Si Gadis Cupu

Kisah Cinta Si Gadis Cupu
Eps 48


__ADS_3

satria terus memeluk tina dengan erat sambil menenangkan nya agar dia berenti menangis karna satria tidak tega jika dia melihat kekasih nya itu menangis


"sayang dengerin aku, aku nggak pernah memandang siapa kamu dan bagaimana latar belakang mu yang terpenting bagiku kamu bisa menyayangiku itu sudah lebih dari cukup" satria masih terus menjelaskan kepada tina supaya dia bisa segera tenang


"aku nggak pantes buat kamu aku pengen kita udahan sampai disini aku capek aku nggak tau harus berbuat apa lagi"


"sekarang kamu diam jangan nangis lagi aku nggak pengen kamu nangis seperti ini"


tina pun berusaha untuk diam dan tenang dia mulai capek karna menangis dia masih mengatur nafas nya agar dia bisa segera tenang


"aku mau berenti kerja di cafe kamu dan aku mau kita udahin semua hubungan kita ini cukup sampai disini saja jangan pernah kamu gangguin aku lagi dan ini aku kembalikan cincin yang kamu kasih ke aku, terimakasih kamu sudah mau hadir di hidup ku dan menjadi pelangi di setiap hari ku.. oh iya besok aku akan keluar dari cafe serta dari kost.an ini sekali lagi terimakasih"


tina beranjak dari duduk nya dan mencari tas nya untuk dia beberes barang barang nya agar besok bisa langsung keluar tanpa harus repot repot beberes lagi


"hey kamu kenapa sih sebenarnya apa ada yang nyakitin kamu ?? bukan nya ini yang kamu mau kita segera untuk menikah dan membina rumah tangga bersama kenapa sekarang kamu memutuskan secara sepihak aku benar benar nggak tau apa yang sudah membuat mu seperti ini, katakan padaku salah ku apa ??"


"tidak ada yang perlu di bicarakan lagi sekarang aku minta kamu keluar dari kamar ku satria aku sudah malas melihat kamu aku minta kamu keluar sekarang juga" tina dengan nada tinggi meminta satria untuk meninggalkan nya sendiri namun satria sama sekali tak berkutik dari duduk nya


"aku nggak akan pergi sebelum kamu jelasin ke aku apa maksud dari semua ini, aku sayang sama kamu aku cinta sama kamu tapi kenapa kamu malah seperti ini apa sudah ada orang lain di hati mu selain aku ??"


"itu urusan ku bukan urusan mu yang aku minta sekarang kamu pergi dari sini dan lupain semua tentang kita, kamu faham kan apa maksud saya ??"


karna satria tidak bergeming sama sekali tina pun mencoba menarik satria secara paksa dan menyuruh nya keluar dari kamar nya namun karna satria tidak ingin pergi meninggalkan tina dia tetap kekeh menemani tina di kamar nya, tina masih berusaha menarik satria secara paksa


"aku minta kamu pergi dari sini ya satria aku nggak mau lihat muka kamu lagi ngerti ??"


"aku minta kamu duduk di sini aku mau ngoming sama kamu sebentar lagi setelah itu aku bakal pergi dari sini"


karna tina ingin satria benar benar pergi akhirnya tina pun menyetujui permintaan satria yang menyuruh nya duduk di sebelah

__ADS_1


"aku ingin merasakan ciuman mu untuk yang terakhir kali nya jika memang kamu ingin aku pergi dari hidupmu" satria meminta sesuatu itu bukan tak lain juga untuk mengetahui apa benar tina sudah tidak mencintainya lagi


"aku nggak bisa nurutin apa yang kamu mau, aku minta dengan baik baik kamu pergi dari sini sekarang" dengan mata yang berkaca kaca tina mencoba untuk menenangkan diri agar tangisnya tidak pecah lagi


satria pun mencoba mendekatkan dirinya kepada tina untuk bisa merasakan getaran cinta tina masih ada untuknya atau memang benar benar sudah hilang


dan akhirnya satria pun mendapatkan moment itu mereka berciuman begitu lama dan penuh gairah satria masih merasakan cinta serta kasih sayang tina untuknya namun ada hal yang tak bisa di jelaskan yang harus memaksa nya untuk pergi


begitu lama mereka berciuman sampai tenggelam dalam hangat nya kasih dan cinta mereka yang masih ingin saling menyatu tanpa harus ada perpisahan


setelah lama mereka melakukan hal seperti itu akhirnya selesai lah kenikmatan malam terakhir mereka yang akan segera berakhir di hari itu juga


"aku faham sekarang, aku akan menunggu mu sampai kamu kembali lagi kepadaku tin aku hanya ingin bersama mu meskipun harus menunggu mu sampai tua aku akan tetap setia disini menantimu dan tak akan ada yang bisa gantiin kamu di hatiku"


tanpa menunggu jawaban dari tina satria pun keluar dari kamar itu dan meninggalkan tina sendirian dengan perasaan yang hancur sehancur hancur nya


"aku sebenarnya nggak ingin ini semua terjadi sat aku ingin kita bareng terus, aku juga bakal jaga hati ini buat kamu bahkan aku rela tidak nikah jika tidak dengan kamu" tangis pun pecah tina duduk di lantai dengan perasaan yang sangat sangat hancur karna impian untuk bisa memiliki satria harus pupus di tengah jalan


satria pun mulai berfikir dengan ucapan tina yang baru saja terucap


"keadaan apa tin keadaan apa yang bisa membuat kita pisah seperti ini kenapa kamu tidak mau menjelaskan semua nya" dengan penuh tanda tanya satria mencoba mencerna semua kata kata tina dia mulai memikir kan apa yang sudah menyakiti hati nya sampai sampai dirinya dan tina harus pisah seperti ini


"aku bakal cari tau sendiri hal apa yang membuatmu berubah begitu cepat tin, aku tau kamu masih mencintaiku dan masih ingin bersamaku namun ada hal yang belum bisa kamu ceritakan ke aku tapi aku bakal menunggu mu sampai kamu siap bercerita"


satria pun mengambil hp dan menghubungi ibu kost dan memintanya menemui satria di depan untuk membicarakan perihal kost kost.an dan ada barang yang ingin dia titipkan


"ibu kost bisan anda menemui saya di depan rumah kost ibu sekarang penting ??"


"baik pak satria" ibu kost pun menyetujui permintaan satria dan menemuinya

__ADS_1


tak lama ibu kost pun datang dan menemui satria di depan "selamat malam pak ada yang bisa di bantu ??"


"selamat malam bu, iya ini saya mau bicara perihal kamar kost nya tina bu"


"oh iya pak gimana ya ??"


"besok dia kan mau keluar dan kamar itu pun akan kosong, boleh nggak kamar itu jangan di sewain sama siapapun sebelum saya yang nyuruh tapi ibu tenang saja saya akan bayar setiap bulan nya"


"hemm.. memang nya kenapa ya pak ??"


"nggak apa apa kok bu hanya ingin saja kamar itu kosong jadi sewaktu waktu saya kesini pengin aja ada kamar buat istirahat sejenak"


"tapi disini kan kost cewek pak, mana boleh cowok disini pak nanti di marain sama RT nya lagi"


"gini bu saya kesini nya kalo siang kok bu jadi pas yang ngekost pada keluar gitu, sama ini saya ada titipan buat tina tolong kasih ke dia besok saat dia mau keluar bu dan perihal permintaan saya yang tadi pertimbangkan saja dulu bu kalo boleh tolong hubungi saya"


"baik pak saya pertimbangkan dulu ya, dan ini titipan bapak akan saya sampaikan"


"kalau begitu terimakasih bu dan selamat malam saya pamit pulang dulu"


"iya pak sama sama"


satria pun pergi meninggalkan tempat itu dan mencoba untuk menguatkan hati nya saat berpisah dengan kekasih yang di cintainya


Bersambungg....


hay gaes dukung terus karya ku ya supaya aku bisa menyelesaikan karya ku ini dengan baik dan rapi .. jangan lupa like dan coment di setiap episode episode nya ya dan jangan lupa pula buat vote novel ku ya gaes . 😊


Terimakasih semua

__ADS_1


salam dari aku tinok 😊😊😘


__ADS_2