
biarpun tina bisa mengalihkan fikiran nya sejenak namun dia masih terus kepikiran dengan kata kata ibu satria karna dari segi apapun juga tina kalah semua dia yang hanya dari keluarga sederhana hanya bisa pasrah menerima semua caci maki dari orangtua satria
"tin kamu harus bisa kuat untuk semua nya kamu harus bisa menghadapi apapun itu meskipun badai menerpa kamu harus bisa lebih kuat dari sebelumnya" tina berbicara dalam hatinya untuk menguatkan dirinya
hari pun mulai senja dan sudah mendekati untuk tina dan satria kembali lagi ke kota semarang untuk memulai lagi pekerjaan nya
"ayah ibu aku sama tina pamit balik ke semarang ya" satria pun mencium tangan ayah dan juga ibu nya begitu pula dengan tina yang menyusul di belakang satria
"kami izin pergi ayah ibu" tina berpamitan dengan manisnya
"iya hati hati ya nak" hanya ayah satria yang memberikan perhatian kepada anak anak nya itu
mereka pun berjalan menuju ke mobil dan masuk kedalam mobil itu setelah nya satria pun mulai menghidupkan serta melajukan mobil nya untuk berjalan pulang ke semarang mereka terlihat senang karna bisa kembali lagi ke tempat asal
"akhirnya aku bisa lega juga" tina hanya berbicara dalam hati
mereka terlihat biasa saja ketika di dalam mobil hanya senyap dan senyap mereka saling diam tanpa satu kata pun terucap, dan ketika di tengah jalan satria pun memulai pembicaraan nya
"sayang kamu kenapa ??"
"nggak papa kok sayang, oh iya ada yang mau aku omongin sama kamu"
ketika mendengar tina ingin berbicara satria pun menghentikan mobil nya di pinggir jalan karna dia merasa kalau tina ingin bicara serius kepada nya
"ada apa ?? apa yang mau kamu omongin sayang ??"
"aku mau resign dari cafe" dengan ragu tina mengungkapkan apa yang mau dia omongin meskipun dia sudah tau jawaban nya
"kenapa ?? kalau aku nggak izinin kamu gimana ??"
"nggak papa kok sayang aku cuma pengen berenti aja dari cafe"
"apa gaji kamu kurang ?? kalau kurang bilang sama aku"
__ADS_1
"bukan masalah gaji sayang cuma aku pengen aja berenti sejenak capek kerja terus"
"iya deh sayang" satria yang ragu dengan alasan tina pun akhirnya mengiyakan keputusan kekasihnya itu
mereka pun melanjutkan perjalanan nya untuk pulang ke semarang dan di dalam perjalanan pun mereka hanya diam diaman tanpa berbincang sama sekali, karna sikap tina yang tidak seperti biasa nya satria pun curiga dengan nya
di tengah perjalanan mereka pun berenti lagi untuk mencari makan karna satria merasa lapar sekali
"sayang kita berenti makan dulu ya nanti lanjut perjalanan lagi"
"hemm, iya" tina hanya menjawab singkat ajakan kekasih nya itu
mereka turun dari mobil dan berjalan menuju tempat makan itu, mereka yang biasa nya selalu bergandeng tangan sekarang pun mereka tidak saling sentuh satu sama lain sikap tina pun mulai dingin dengan satria
"maafkan aku sayang aku harus begini sama kamu, aku pengen kamu belajar untuk mulai terbiasa tanpa aku" tina berbicara dalam hati nya dengan ratapan sedih melihat satria yang sudah dia cuekin sedari pulang dari rumah
mereka pun masuk ke tempat makan dan memesan makanan untuk mereka berdua, tanpa lama lama pesanan pun datang mereka mulai makan dengan lahap satria yang masih berusaha untuk bersikap hangat kepada tina dia pun ingin menyuapi tina namun di tolak
"sayang kamu tuh sebenarnya kenapa ??"
setalah selesai makan mereka pun kembali ke mobil namun satria menghentikan tina agar tidak masuk kedalam mobil dulu dia ingin bicara dengan nya
"tunggu jangan masuk dulu kamu"
"mau apa sih sat aku capek aku pengen cepat sampai ketujuan sudahlah jangan ngulur waktu terus"
"aku mau bicara sama kamu"
"di dalam mobil aja kalau mau bicara, disini malu di liatin orang banyak tau"
akhirnya mereka pun masuk kedalam mobil dan satria pun belum menjalankan nya dia masih ingin berbicara dengan tina secara empat mata
"cepet sih aku mau kita segera sampai ketujuan kita ngerti"
__ADS_1
"kamu sebenarnya kenapa sih tin, bilang sih kenapa kamu jadi dingin sekali sama aku setelah kita dari rumah ??"
tina hanya diam seribu bahasa tanpa menjawab dan tanpa melihat satria yang ada di sampingnya, dia hanya melihat kejalanan yang ramai lancar itu tanpa menghiraukan satria yang ada di sampingnya
satria yang merasa gagal membujuk tina untuk bicara pun akhirnya dia memilih untuk menjalankan mobil dan melanjutkan perjalanan nya
"karna ibu kamu nggak setuju dengan hubungan ini sayang, maafin aku aku harus bersikap seperti ini" tina berbicara dalam hatinya dan tak terasa air matanya pun menetes membasahi pipinya
karna tak ingin satria melihatnya menangis dia pun mengusap segera air matanya itu dan berusaha untuk tersenyum
tak lama perjalanan akhirnya merekapun sampai di tempat tujuan di mana itu adalah kost kost.an tempat dimana tina tinggal
tina turun tanpa menghiraukan satria yang masih di dalam mobil dia turun dan menuju ke dalam kamar kostnya di susul dengan satria di belakangnya
mereka berdua pun di dalam kamar dan berbicara secara empat mata agar lebih privad "sayang kamu sebenarnya kenapa sih ??"
"ngapain kamu masuk ke kamar ku, nggak enak sama yang lain di kira nanti kita ngapa ngapain lagi keluar sih dari sini"
"sebelum kamu bicara aku nggak akan keluar dari sini ngerti, kamu kenapa kenapa kamu dingin sekali sama aku ??"
"nggak papa kok aku cuma capek aja sama semua ini, kenapa semua ini harus terjadi sekarang kenapa nggak dari awal setelah semua nya aku kasih kenapa kini harus seperti ini aku capek" tina tak tahan lagi akhirnya tangis pun pecah dan dia menangis di pelukan satria
"kenapa sayang kenapa ??" satria yang nggak tau apa yang di maksud oleh tina pun berusaha menanyakan apa maksud dari perkataan nya itu
"aku capek aku pengen kita udahan sampai disini, aku nggak pengin jadi beban buat kamu aku bukan siapa siapa" tina masih terus menangis di pelukan satria
satria yang mulai mencerna ucapan tina kini dia pun menyadari kalau tina mulai berfikir jika dirinya akan meninggalkannya, padahal sebenarnya satria tidak pernah memandang harta maupun jabatan yang terpenting bagi satria adalah mempunyai pasangan yang menyayangi nya serta menyayangi keluarga
Bersambungg....
hay gaes dukung terus karya ku ya supaya aku bisa menyelesaikan karya ku ini dengan baik dan rapi .. jangan lupa like dan coment di setiap episode episode nya ya dan jangan lupa pula buat vote novel ku ya gaes . 😊
Terimakasih semua
__ADS_1
salam dari aku tinok 😊😊😘