
tina berjalan menuju rumah agar segera memasak makanan untuk kedua orang tua nya
"dasar cewek cewek gabut dari dulu nggak ada berubah suka ngebully orang, emang dia fikir aku masih tina yang dulu yang hanya diam ketika di kata katain" tina bicara sendiri dengan dirinya
dan tak lama tina pun sampai di rumah lalu setelah sampai dia pun bersiap untuk memasak namun sebelum itu dia bersih bersih badan dulu karna dari sawah kaki nya terkena tanah basah disana
dia memberbersihkan badan sekaligus mengganti pakaian nya setelah di rasa sudah bersih semua tina pun langsung bersiap dan menuju ke dapur untuk memasak makanan
"hemm. sudah bersih deh sekarang waktu nya buat masak masak"
tina mengambil sayuran yang baru dia petik dari sawah tadi lalu tina membersihkan nya dan memisahkan satu sama lain sayuran sayuran yang berbeda jenis itu
"hemm . masak sayur bening sama goreng enak kayaknya ya kan seger tuh siang siang makan sayur bening"
terlihat tina begitu senang dengan kegiatan nya saat ini namun di tengah sibuk nya tina yang sedang memasak suara ketukan pintu pun terdengar
"tok tok tok"
"iya sebentar" tina pun menjawab ketukan pintu itu dan berjalan menuju ke arah pintu depan
"ceklek" suara pintu terbuka
"tin" suara perempuan terdengar di telinga
"iya" tina pun di buat kaget dengan kedatangan seorang wanita di rumah nya
"tin gua mau ngasih kabar ke lu"
"ngapain lu kesini sih vi ??"
"gua mau ngasih kabar soal satria"
"dia udah nggak penting buat gua lagian dia juga bukan siapa siapa gua lagi kok"
"satria kecelakaan dan sekarang lagi di rawat di RS ***** lu nggak mau tengokin dia ?? dia ada di ICU sekarang"
"udah bukan urusan gua" sebenarnya tina kaget akan kabar itu namun dia berusaha untuk biasa saja di depan sahabat nya itu
"tolong lah tin tengokin dia meskipun cuma sebentar aja, dia di nyatakan dokter kalau satria hilang ingatan"
__ADS_1
"gua nggak mau ada urusan lagi sama itu yang namanya satria, gua udah nggak mau ngerti"
"sebentar aja deh tin, gua nggak mau lu pisah sama satria" silvi memohon agar tina mau nurutin apa kata kata nya
"sil gua udah bilang nggak mau ya nggak mau ngerti kan lu sama ucapan gua" tina pun meninggalkan silvi di depan rumah dan menutup pintu rumah
"tin tolong dong" silvi berteriak dan menggedor gedor pintu rumah tina
karna tina sudah nggak mau ada urusan lagi dia pun tidak memperdulikan panggilan silvi dia tetap tidak ingin berurusan dengan satria serta keluarga nya
bagi tina sekarang adalah kebahagiaan nya dan melupakan apa yang terjadi selama dia bareng dengan satria dia akan mencoba membuka lembaran baru lagi untuk kehidupan nya
"maafin gua vi, gua udah nggak mau ada urusan lagi sama satria ataupun keluarga nya" tina memilih untuk melanjutkan kegiatan masak nya
namun belum lama dia melanjutkan kegiatan nya suara ketukan pintu depan kembali terdengar
"tok tok tok" tina tidak menjawab ketukan itu
"tok tok tok" suara itu pun terdengar lagi
karna merasa terganggu tina pun berjalan menuju pintu depan dan membuka pintu itu
"mau apa lagi sih vi kan aku udah bilang nggak mau ya nggak mau" tanpa melihat siapa yang datang
"eh ibu, maaf bu tadi tak kirain orang lain"
"memang nya tadi ada orang datang ya ??"
"iya bu silvi tadi datang kesini"
"lah sekarang udah pulang ??"
"udah bu, katanya ada urusan gitu jadi dia cepet cepet pulang deh" tina pun berbohong pada ibu nya karna dia nggak ingin kalau sampai ibu nya tau kalau dirinya lagi ada masalah dengan silvi
"beneran kamu nggak ada apa apa nak ??"
"bener bu, kenapa ibu bertanya begitu ??"
"ya ibu kira kalian lagi berantem atau lagi ada masalah gitu soalnya tadi kamu marah marah"
__ADS_1
"nggak ada kok bu, tenang aja ya" tina mencoba menenangkan sang ibu
"iya deh, jangan berantem ya sayang"
"iya bu, oh iya bu aku udah masak loh coba deh ibu icipin siapa tau nggak enak gitu, hehehe"
"apaan sih sayang masakan kamu tuh udah pasti enak banget"
"ah ibu ini bisa aja deh" merasa malu sendiri karna di sanjung sang ibu
mereka berjalan menuju dapur dan melihat masakan yang baru saja matang ibu yang melihat anak nya sudah mulai ceria lagi sangat bahagia karna bisa menyaksikan senyum manis sang putri
"wah sudah matang semua ya sayang, ya udah ibu bersih bersih badan dulu ya nanti kita siapin di meja makan biar ayah pulang bisa langsung makan"
"iya bu, ibu bersih bersih aja dulu aku juga mau cuci peralatan masak ini yang kotor kotor biar sekalian bersih"
"iya sayang" sang ibu meninggalkan tina sendiri
tina yang berada di dalam dapur pun mulai membereskan semua alat masak yang kotor untuk dia cuci agar semua nya bersih
"masak iya apa yang di bilang silvi kalau satria kecelakaan ?? dia nggak lagi bercanda kan ??" tina sambil berbicara dalam hati memikirkan ucapan silvi yang tadi
"kalau benar berarti parah dong keadaan satria katanya tadi nyampe amesia dan di rawat di ruang ICU lagi" mulai kacau fikiran nya
dia membersihkan sambil melamun dan memikirkan ucapan silvi yang tadi datang dan memintanya untuk melihat keadaan satria dia terlihat sangat khawatir dengan keadaan sang mantan kekasih nya itu
namun karna dia sudah merasa tidak pantas dia pun hanya bisa mendo.akan yang terbaik untuk satria jika memang keadaan nya lagi nggak baik baik saja
"sat meskipun kita sudah nggak ada hubungan aku berharap kamu baik baik saja dan kalau pun apa yang di omongin silvi tadi benar aku juga berharap kamu bisa segera pulih dan ingat semua nya tapi tetap lupakan aku dan juga kisah kita"
"aku tau kamu sakit hati karna aku meninggalkan mu tanpa alasan yang pasti tapi aku harap suatu saat kalau kamu tau alasan apa yang membuat aku berubah jangan pernah kamu durhaka sama kedua orangtua kamu"
begitu tulusnya tina mendo.akan yang terbaik untuk satria karna memang dalam hati nya masih ada cinta diantara mereka meskipun kini mereka harus berpisah namun jika sudah takdir suatu saat pun akan di pertemukan kembali
dia hanya ingin melihat dan mulai untuk membuka lembaran baru tanpa ada nya satria di kehidupan nya meskipun kisah cinta mereka begitu membekas di hatinya
Bersambungg....
hay gaes dukung terus karya ku ya supaya aku bisa menyelesaikan karya ku ini dengan baik dan rapi .. jangan lupa like dan coment di setiap episode episode nya ya dan jangan lupa pula buat vote novel ku ya gaes . 😊
__ADS_1
Terimakasih semua
salam dari aku tinok 😊😊😘