Kisah Cinta Si Gadis Cupu

Kisah Cinta Si Gadis Cupu
Jalan Dengan Silvi


__ADS_3

karna sudah mendapat ijin dan tina pun menyetujui persyaratan nya mereka berdua pun berangkat untuk pergi jalan jalan karna mereka kangen akan kebersamaan yang seperti dulu waktu masih sekolah


"ayo berangkat vi, aku udah dapat ijin tapi besok aku harus lembur"


"waduh, gara gara aku kamu besok harus lembur dong, nggak usah aja ya tin"


"ayolah nggak apa apa kok vi" tina langsung menarik tangan silvi dan mengajak nya masuk ke dalam taxi


tina merasa senang sekali karna akhirnya dia bisa menikmati kebersamaan dengan silvi lagi, ya memang mereka beda dalam hal penampilan karna yang terlihat silvi lebih faham akan fashion namun tina hanya berpenampilan sederhana


tina bukan nya tidak tau fashion namun dia memyadari kalau dirinya bukanlah anak dari keluarga yang berada jadi hidup susah sudah jadi makanan sehari hari buat tina


"maafin aku ya tin, gara gara aku kamu besok di suruh lembur"


"nggak apa apa kok vi, lagipula aku juga kangen jalan bareng sama kamu kayak dulu" tina tersenyum sambil menatap silvi yang tengah asyik memainkan hp nya


tina pun sangat senang karna silvi teman nya masih mau berteman dengan dirinya walaupun dia faham akan perbedaan di antara mereka, silvi adalah anak dari pemilik perusahaan terkenal di semarang dan dia sangat terkenal di kampungnya banyak laki laki yang ingin memilikinya namun silvi menolak semua lamaran yang datang untuknya


"vi, makasih ya dari dulu sampai sekarang kamu masih mau berteman dengan aku" tina meneteskan air mata nya karna dia sangat terharu dan sangat menyayangi silvi


"hey, kamu bicara apa sih tin aku tuh sayang sama kamu kamu tuh udah aku anggap seperti saudara ku sendiri" silvi memeluk erat tina dan kedua nya sama sama menangis


"udah ya tin, kamu jangan bicara apa apa lagi yang penting kamu dan aku akan tetap jadi sahabat selamanya" silvi memegang erat tangan tina dan berusaha menghiburnya

__ADS_1


Epiologg....


tak perlu waktu lama akhirnya pun sampai juga ke tempat tujuan yang ingin mereka kunjungi yaitu TAMAN LELE itu terletak di perbatasan antara semarang dan kendal


"nih udah sampai tin, yuk turun aku mau nunjukin taman yang bagus banget menurutku sih, hehe" silvi tertawa kecil agar tina tidak sedih dan bisa tersenyum lagi


mereka pun turun dan masuk kedalam area wisata itu tak lupa silvi pun membayarkan tiket masuk untuk dirinya dan juga tina "ayo masuk bagus lohh"


tangan tina di tarik oleh silvi dan di ajak lah dia masuk ke wisata yang ada disana, silvi mengajak keliling di setiap sudut sampai sudut TAMAN LELE tersebut dan sampai di suatu tempat yang menurut nya bagus dan ektetis mereka pun berhenti dan duduk di tempat yang sudah di sediakan


silvi pun sudah menyiapkan makanan dan juga minuman kesukaan mereka berdua "ini makanan dan minuman favorit kita tin, kamu suka kan ??"


tina terlihat sangat bahagia dan menyukai semua yang sudah di siapkan oleh silvi untuk nya " hehe, makasih ya vi kamu memang sahabat aku yang paling baik"


"ohh.. iya tin ada yang mau aku tanyain loh sama kamu tapi jangan marah ya ??"


"maaf ya sebelum nya tin, sebenarnya kamu punya hubungan apa sih sama bos kamu yang bernama satria itu ??" dengan ragu silvi melontarkan pertanyaan tersebut


"hah.. kamu tau darimana sih kalau bos aku namanya satria ??" tina merasa heran dengan pertanyaan silvi yang barusan


"satria itu teman satu kampus aku, ya memang sih kita beda fakultas tapi kita sering berpapasan dengan nggak sengaja, dia selalu bareng sama teman nya yang bernama adit"


"lah kamu tau semua nama bos aku vi ??"

__ADS_1


"aku mau jujur sama kamu, kalau sebenarnya aku sangat mengagumi adit teman nya satria itu" silvi pun jujur atas perasaan nya terhadap adit bos dari teman nya itu


"haha.. kamu suka sama adit ngomong sih dari kemarin2 tau gitu kan aku comblangin kamu sama dia" tina tersenyum sambil melihat silvi yang terlihat malu


"kamu bisa aja sih tin, kapan2 boleh dong aku mampir ke Coffe Shop biar bisa ketemu adit"


"ehh. iya nggak apa apa lagipula tempat itu kan buat semua orang" tina sangat antusias atas ucapan silvi itu dan dia berniat untuk comblangin silvi dan adit dengan cara apapun itu


setelah puas bercakap mereka pun menikmati makanan yang ada di meja sambil sedikit bercanda dengan candaan mereka yang receh, karna memang dari dulu tina dan silvi adalah orang yang sangat pandai dalam hal menghibur


selesai makan mereka terus bercanda dan tertawa bersama karna memang moment kebersamaan mereka sekarang sangat langka, silvi yang sibuk dengan kuliah nya dan tina sibuk dengan pekerjaan nya jadi sekali mereka bisa menikmati moment bersama mereka berusaha untuk tertawa lepas


"eh.. iya vi kita nanti pulang jam berapa ya ?? tina mempertanyakan kepulangan mereka


"ngapain sih buru buru tin, kita nikmati aja dulu kebersamaan kita ini"


"tapi jangan malam malam ya, kan besok aku harus lembur kerja nya" tina terlihat cemas karna dia tau sifat dari sahabat nya itu kalau main nggak pernah kenal waktu


"udah tenang aja, nanti pulang nggak sampai jam 10 malam kok udah ya tenang aja" silvi berusaha menenangkan perasaan cemas dari sahabat nya itu dan berusaha mengajak nya untuk santai


Bersambungg....


hay gaes dukung terus karya ku ya supaya aku bisa menyelesaikan karya ku ini dengan baik dan rapi .. jangan lupa like dan coment di setiap episode episode nya ya

__ADS_1


Terimakasih semua


salam dari aku tinok 😊😊😘


__ADS_2