Kisah Cinta Si Gadis Cupu

Kisah Cinta Si Gadis Cupu
Terkunci


__ADS_3

tina dan satria pun terkunci dalam satu ruangan tina mearasa canggung karna mereka terkunci dalam suasana bekerja tina tetap berdiri di belakang pintu sedangkan satria duduk di sofa dan asyik bermain dengan hp nya


"eh.. tin sini loh duduk sebelahku" satria menyuruh tina untuk duduk bersama nya namun tina menolak karna dia menghargai kalau orang yang ada di depan nya adalah bos di tempat dirinya bekerja


"nggak pak saya berdiri saja disini" tina berusaha menahan pegal kaki nya yang sedari tadi berdiri


"tin sudah deh nggak usah panggil aku pak panggil satria saja ini kan sudah waktu pulang kerja, sini loh duduk di samping ku" satria menarik tangan tina dan mendudukkan nya di sofa


"tapi pak saya hanya karyawan bapak"


"terus panggil saya pak lagi kamu aku pecat"


"jangan jangan pak, ehh satria"


"nah gitu kan lebih enak di dengar nya" satria tersenyum penuh kemenangan karna dia bisa melihat muka panik dari rau wajah nya tina


satria pun duduk di sebelah tina dia mulai membuka percakapan namun tina tidak menggubris pembicaraan dari satria, kini jam pun menunjukkan pukul 12 malam mereka masih canggung untuk memulai obrolan mereka hanya diam seribu bahasa dan saling sibuk memainkan hp masing masing


tak lama berselang kantuk tina pun datang, tak sadar dia pun tertidur dalam duduk nya dan dalam tidur nya tanpa dia sadari kepalanya pun menyender di bahu satria dia terlelap dalam tidur dan begitu nyenyak nya dia tidur sampai sampai satria tidak ingin memindahkan kepalanya dia membiarkan tina terus tidur bersender di bahunya walaupun dia juga merasa pegal

__ADS_1


"dasar ini cewek tukang molor ya, tapi kalau di lihat lihat dia cantik juga ya walaupun lagi tidur gini dia tetap terlihat manis dan juga cantik" satria terus memandangi wajah wanita yang dia damba damba kan tanpa dia sadari tangan nya pun refleks menyentuh pipi tina yang terlihat merah merona itu


dia terus memandangi wajah tina yang sedang terlelap di bahunya sambil tersenyum bahagia satria terus memandangnya, tak lama kemudian satria pun merasa ngantuk dia pun juga ikut tertidur sambil menyenderkan kepalanya di atas kepala tina yang menyender di bahunya itu


mereka pun terbuai dalam mimpi masing masing dan terlihat sangat begitu menggemaskan ketika mereka tertidur bersama


Epiologg...


di tengah kedua orang yang di kunciin itu adit sibuk memikirkan hal apa yang di lakukan oleh satria ketika berduaan dengan wanita yang dia cinta


"kira kira itu anak sudah ngomong belum ya ?? kalau dia suka sama tina, jadi penasaran coba deh aku cek CCTV di ruangan nya satria" adit pun mengecek rekaman CCTV yang berada di dalam ruangan satria dan Boom dia terkagetkan dengan pemandangan indah dari kedua orang yang dia jebak dalam satu ruangan


"wahh gila ini orang dua .. itu satria juga di suruh ngungkapin perasaan nya malah enak enakan ikutan tidur dasar bodoh" adit merasa kesal karna dia tidak berhasil membuat satria untuk mengungkapkan perasaan nya kepada tina padahal dia sangat mendukung akan hubungan mereka


"wah kayaknya ini rekaman kalau di tunjuk.in sama satria dan tina cocok nih, hahaha" adit tertawa bahagia dan merasa menang karna sudah berhasil mendapatkan senjata untuk mempersatukan mereka adit pun mengcopy rekaman itu dan menyimpan di hp nya


"akhirnya aku dapat senjata juga, kalau ini rekaman sampai di lihat mereka berdua pasti mereka langsung merasa malu apalagi kalau sampai semua karyawan pada tau, haha" setelah puas tertawa adit pun mencoba mengamati rekaman CCTV yang lain lagi dan tanpa di sadari dia melihat kejadian aneh di ruangan yang biasanya di buat adit bekerja ada sesuatu yang janggal di ruangan tersebut


di ruangan tersebut terekam kejadian di luar nalar yang mengejutkan adit yaitu barang barang yang semula di atas meja sekarang berpindah berserakan di bawah sampai gelas pun jatuh tanpa ada yang menyenggol nya padahal letak gelas tersebut ada di tengah dan nggak pinggir sekali tapi kenapa bisa tiba tiba jatuh dengan sendiri nya

__ADS_1


ketika gelas itu jatuh suara nya mengagetkan kedua orang yang sedang tertidur lelap sontak mereka pun langsung terbangun dari tidur nya sampai kening mereka berpentok.an


"aduhh" tina merasakan kesakitan saat keningnya bertatapan dengan satria


"sat itu tadi suara apa ya ?? apa kamu menjatuhkan sesuatu ??" tina bertanya kepada adit yang kini sedang kebingungan mencari sumber suara tadi


"aku aja nggak tau, malah kamu tanyain tapi kayaknya itu suara dari ruangan adit deh soalnya disini nggak ada apa apa yang jatuh pun" satria mengira ngira dan mencoba menetralkan pikiran nya supaya tidak membuat tina panik


"atau jangan jangan itu suara di sebabkan sama makhluk gaib ya" wajah tina langsung terlihat pucat dan dia pun merasa ketakutan kalau memang dugaan nya itu benar dia tidak bisa mengira kalau sampai dia pingsan gara gara itu


"aku takut sat" sontak satria pun langsung memeluk gadis di depan nya yang sedang ketakutan itu


"nggak apa apa kok tin, tenang ya kan ada aku" satria mempererat pelukan nya tina pun merasa nyaman dengan pelukan itu dan tina tidak bisa mengendalikan detak jantung nya yang berdegub dengan kencang


"ini jantung kenapa sih kok kencang banget kayak mau copot aja dari tempat nya" tina bicara dalam hatinya sendiri dan terus memeluk laki laki yang sudah bisa membuatnya nyaman seketika dia pun sadar dan langsung melepaskan pelukan nya itu


Bersambungg....


hay gaes dukung terus karya ku ya supaya aku bisa menyelesaikan karya ku ini dengan baik dan rapi .. jangan lupa like dan coment di setiap episode episode nya ya

__ADS_1


Terimakasih semua


salam dari aku tinok 😊😊😘


__ADS_2