Kisah Cinta Si Gadis Cupu

Kisah Cinta Si Gadis Cupu
Eps 55


__ADS_3

tina yang pulang kampung tanpa mengabari terlebih dahulu membuat kedua orang tua nya kaget dengan kedatangan nya dia menenteng tas dan barang yang cukup banyak lalu mengetuk pintu rumah orang tua nya


"tok tok tok, ayah ibu ?"


"iya tunggu sebentar, siapa ya sore sore begini bertamu ??" ibunya membuka pintu rumah


"ibu tina pulang bu"


"anak ku syukurlah kamu baik baik saja tadi teman mu silvi mengabari ibu katanya kamu pergi dari kost dan resign dari kerjaan kamu, kamu kenapa sayang ??"


"nggak apa apa kok bu aku baik baik saja"


"ayo masuk dulu sayang pasti kamu capek banget kan ??"


"iya bu capek banget makasih ya bu udah sambut aku pulang dengan baik"


"apaan sih kamu sayang kan kamu anak kesayangan ayah ibu masak iya ibu mau marah marah kamu pulang ?? kangen di marahin apa ?? hehe"


"hehehe ibu ini bisa aja bercanda nya, oh iya ayah kemana bu kok nggak ada di rumah udah jam segini ??"


"oh ayah kamu masih di sawah biasa ngurusin pertanian nya"


"di sawah ?? emang di tanami apa bu di sawah ??"


"di tanami padi terus pinggir pinggir nya di kasih jagung biasa lah nak petani ya kayak begitu"


"iya bu faham kok aku, maafin aku ya bu udah buat sussah ibu"


"apaan sih kamu nak, ya udah kamu istirahat dulu ya pasti capek kan"


"iya bu aku ke kamar dulu ya, oh iya bu tolong nomornya silvi hapus aja syukur syukur ibu blokir biar nggak bisa hubungi ibu lagi" tina berjalan menuju ke arah kamar


"dan satu lagi bu, jangan kasih tau silvi kalau aku pulang"


"iya nak" tanpa tau apa sebab nya ibunya hanya bisa menuruti perkataan putrinya itu namun dia sedikit keheranan dengan tingkah putri nya yang baru saja pulang namun tanpa ada nya senyum bahagia di bibir mungil nya itu


"semoga tidak ada apa apa ya nak ibu sangat khawatir denganmu"


sebagai seorang ibu dia sangat menghawatirkan tentang keadaan tina yang tidak seperti biasanya dia melihat putri kecil nya yang dulu selalu ceria dan kini dia harus melihat kalau putri nya sedang tidak baik baik saja .


"lebih baik aku ke sawah nyusulin ayah dan memberitau kan kalau tina pulang dan sudah ada di rumah" ia bergegas jalan menuju sawah menyusul suami nya yang masih berada disana


tak perlu waktu lama ibunya pun sampai dan duduk di tepi sambil menunggu sang suami selesai dengan pekerjaan nya karna tak ingin membuat suami nya kaget dirinya pun secara perlahan memanggil suami nya

__ADS_1


"ayah yah" sang ibu memanggil ayah


"iya bu ada apa ??" ayah menjawap panggilan istri nya


"kesini bentar yah, sudah selesai kan ini juga sudah sore apa nggak lebih baik pulang saja yah ??"


"sedikit lagi bu, nanggung soalnya"


"baiklah yah, ibu tunggi disini ya"


"iya bu tunggu sebentar" sang ayah meneruskan pekerjaan nya sampai selesai


karna pekerjaan nya tinggal sedikit jadi tidak perlu lama sang ayah pun selesai dan beberes untuk menepi dan menghampiri sang istri yang sudah menunggu nya dari tadi


ayah pun berjalan menuju ibu yang sedang duduk di pinggir sambil memandang suami nya berjalan menuju ke tempatnya


"bu tumben kesini nyusulin ayah ada apa bu ??"


"itu yah anak kamu tina sudah pulang"


"iya terus kenapa ibu malah begitu ekspresi nya ??"


"nggak papa yah ayo kita pulang, biar nanti ayah lihat sendiri keadaan putri kecil kita yah"


sepasang suami istri yang terlihat begitu mesra dalam keadaan apapun, mereka memang bukanlah dari keluarga yang berada sang suami yang hanya berprofesi sebagai petani dan ibu sebagai ibu rumah tangga saja


namun keluarga mereka begitu harmonis meskipun salah satu putri mereka memiliki sifat yang angkuh terhadap orang lain namun mereka tetap menyayangi kedua putri nya dengan kasih sayang yang sama besar nya dan tanpa membeda bedakan


"memang nya ada apa sih bu sampai sampai ibu nyusulin ayah ??"


"kan biar ayah cepat pulang, katanya sudah kangen banget sama putri kecil ayah"


"iya kangen sih bu"


"iya makanya ibu susulin biar ayah cepet pulang gitu"


"benar nggak ada apa apa ini bu ??" merasa heran dengan sikap istrinya


"benar yah nggak ada apa apa kok"


mereka berjalan menuju rumah dengan kecepatan berjalan mereka yang begitu cepat, karna sang suami baru saja dari sawah ibu nya menyuruh suaminya untuk bersih bersih terlebih dulu agar saat masuk rumah sudah bersih badan nya dari lumpur


setelah selesai bersih bersih si suami pun masuk kedalam rumah dan bertanya lagi kepada istri nya

__ADS_1


"bu ada apa ?? tina pulang kenapa ??"


"gini loh yah ibu mau ngomong tina tadi pulang dengan wajah yang muram nggak seceria biasa nya yah kira kira kenapa ya yah ??"


"coba deh nanti ayah tanyain ya bu, siapa tau dia hanya capek perjalanan jauh kan"


"oh gitu ya yah, semoga aja nggak ada apa apa yah ibu takut kalau dia sakit"


"doain yang terbaik aja bu jangan berfikir yang nggak nggak"


"iya ayah"


mereka bercengkrama cukup lama membicarakan soal kepulangan tina yang dengan wajah muram tidak seceria biasanya


keluarga itu memang lah keluarga yang serba berkecukupan namun keharmonisan dan kerukunan keluarga itu membuat semua orang iri karna tidak pernah ada kata berantem di keluarga itu kecuali dengan putri pertama nya yang sangatlah angkuh


tina sekarang adalah tulang punggung keluarga nya sambil membantu biaya kuliah kakaknya tina juga mencukupi keuangan keluarga agar tidak kekurangan, namun kini tina sedang di rumah dia tidak bekerja lagi


"aku gimana ya, nanti kalau kak aurel nagih uang gimana ya soalnya ini udah waktunya buat dia bayar kuliah deh tapi aku kan lagi nganggur kira kira dia marah nggak ya sama aku dan juga ayah ibu ??"


tina berbicara pada dirinya sendiri yang merasa menyesal sudah resign dari kerjaan nya karna masalah pribadi nya dengan satria


"tau lah biar nanti aku usahain buat nyari uang nya aku pengen istirahat dulu nenangin hati dan juga fikiran yang lagi kacau pake banget .. ih kenapa sih itu ibu nya satria nyebelin banget" tina marah marah dengan dirinya sendiri


sampai sampai tak dia sadari sudah teriak keras dan terdengar suaranya dari luar yang mengagetkan kedua orang tua nya


"hahh .. dasar bodoh" tina berteriak


orang tuanya yang kaget langsung menghampiri ke arah kamar nya namun karna di kunci mereka hanya bisa menanyai dari luar


"sayang tina kamu kenapa nak ??" tanya sang ibu khawatir


"nggak apa apa kok bu, aku baik baik saja maaf kalau sudah ganggu ketenangan ibu dan juga ayah" tina mencoba meredam kekesalan nya meskipun sakit hanya itu yang bisa dia perbuat agar kedua orang tua nya tidak khawatir


dia hanya terdiam di dalam kamar cukup lama tina tidak keluar karna dia benar benar ingin menenangkan dirinya agar hati dan juga fikiran nya bisa singkron lagi


Bersambungg....


hay gaes dukung terus karya ku ya supaya aku bisa menyelesaikan karya ku ini dengan baik dan rapi .. jangan lupa like dan coment di setiap episode episode nya ya dan jangan lupa pula buat vote novel ku ya gaes . 😊


Terimakasih semua


salam dari aku tinok 😊😊😘

__ADS_1


__ADS_2