
betapa indah nya hari ini bisa menyaksikan dua sejoli yang terpisah bersatu kembali meski dalam keadaan yang tidak baik baik saja
"maafkan aku yang udah lancang mencium mu ya sat, meskipun kini kamu hilang ingatan aku harap di hati mu masih ada sedikit harapan untuk bisa sembuh, aku yakin kamu akan pulih kembali"
"oh iya aku pulang ya takut nanti kalau ibu kamu lihat aku disini dia marah lagi sama aku, hehehe"
tina beranjak dari tempat duduk nya dan berjalan ke arah pintu namun tanpa di sadari jari tangan dari satria bergerak meskipun hanya sesekali saja
mungkin dia bisa merasakan akan kehadiran tina disana namun semua belum bisa membuat satria sadar dari koma nya
"ceklek" suara pintu ICU terbuka
"tin sini sini duduk dulu, aku tau kamu pasti terpukul kan dengan keadaan satria saat ini ??" silvi menyuruhnya untuk duduk terlebih dulu
"vi gimana bisa satria kecelakaan vi ??"
"pokok nya panjang lah critanya yang terpenting sekarang aku harap kamu mau nemenin satria meskipun hanya sebentar, dia sangat membutuhkan kamu"
"tapi vi aku takut kalau sampai orangtua satria tau kalau aku kesini pasti ibunya marah sama aku nanti"
"nggak bakal hari ini kan aku sama adit yang jaga nanti malam baru deh ayah dan juga ibu nya satria kita bergantian jagain satria"
"ini semua pasti gara gara aku ya vi satria bisa begini ??"
"iya .. ini semua gara gara kamu pengacau hidup satria" sahutan keras dari kejauhan
ternyata itu adalah ibu satria yang datang dia nggak suka kalau sampai tina ada disana
"hey ngapain kamu kesini mau bikin hidup anak ku kacau lagi iya ??"
"tante maafin aku tan aku nggak bermaksud seperti itu aku kesini cuma .... "
"cuma cuma apa ?? cuma mau bikin anak kesayangan ku tambah sekarat iya, kamu lihat itu gara gara kamu anak ku jadi seperti itu"
"tante stop tan" adit mencoba menengahi percakapan tina dan orangtua satria
"kamu diam saja ya dit nggak usah ikut campur ini urusan tante dan juga gadis nggak ada guna ini"
"tapi tante ini rumah sakit jangan bikin keributan"
__ADS_1
"saya nggak peduli yang terpenting sekarang adalah saya ingin memberi gadis ini pelajaran yang setimpal karna sudah membuat anak saya jadi seperti ini"
ibu satria melayangkan tangan nya dan menampar tina, tina hanya bisa menangis tanpa kata kata
"tante ini sahabat saya ya tan jangan sampai saya juga melaporkan tante kepolisi atas tindakan ini"
"siapa kamu berani sama saya heh ??"
"sudah vi nggak apa apa aku kok" tina mencoba menenangkan silvi yang mulai emosi
"tan saya benar benar minta maaf kalau saya ada salah namun saya dan juga satria itu saling cinta tan, apa tante tega lihat anak tante nggak bahagia ??"
"tau apa kamu dengan kebahagiaan anak saya, asal kamu tau saya akan menjodohkan anak saya dengan orang yang sepadan bukan kayak kamu cuma seorang gadis anak dari seorang petani yang nggak ada apa apa nya dengan saya"
"tan asal tante tau biarpun saya anak dari seorang petani namun saya sangat bersyukur, hidup sederhana lebih mulai di banding orang mengemis"
"terserah kamu yang saya mau sekarang adalah kamu pergi dari sini dan jangan pernah lagi menemui anak saya"
"ok saya akan pergi namun jika ada apa apa dengan satria jangan pernah kait kaitkan saya lagi"
"pergi yang jauh dan jangan kembali lagi kamu gadis bodoh"
tanpa menjawab tina pun meninggalkan tiga orang yang ada disana dia benar benar di permalukan di hadapan sahabat sahabat nya namun apalah daya nya dia hanya orang bawah yang nggak bisa melawan
tina menangis di sepanjang jalan lorong rumah sakit dia benar benar tersakiti saat ini namun di jalan dia tak sengaja berpapasan dengan ayah satria
"nak kamu tina kan ?? pacar nya satria ??"
"om" tina pun mengusap airmatanya
"kamu nangis kenapa nak ??"
"nggak apa apa kok om, cuma kelilipan aja"
"kamu udah jenguk satria ya ??"
"iya om tadi aku jenguk satria ternyata parah juga ya om keadaan nya"
"iya nak, oh iya sini duduk dulu om mau bicara sama kamu"
__ADS_1
"iya om ada apa ya ??"
"kamu kenapa jauhin satria nak ??"
"aku sebenarnya sayang banget sama dia om tapi tante nggak ngasih restu buat kita jadi apalah daya ku om aku cuma orang tak punya dan nggak sederajat dengan kalian"
"om nggak pernah mandang harta nak, yang terpenting itu satria bahagia itu udah cukup buat om"
"tapi om, tante benar benar menentang hubungan ini"
"urusan ibu nya satria biar om yang urus yang penting om ingin kamu terus bersama dengan satria"
"maaf om aku nggak bisa, kalau memang tante nggak ijinin aku juga nggak bakal ngemis restu kok om aku pasrah kan sama yang di atas biar yang di atas yang menjawab semua"
"ayah ngapain kamu belain gadis itu" suara perempuan terdengar dari kejauhan
"eh ibu, bukan ayah belain bu tapi ini semua buat kebaikan nya anak kita bu satria bisa bahagia karna tina bu"
"ibu nggak mau tau ya yah, gadis itu tidak pantas buat anak kita paham dia yang udah buat satria seperti ini dia juga yang sudah merusak masa depan satria"
tina hanya bisa diam karna sekalipun dia menjawab juga nggak akan di dengar oleh ibu satria karna memang dia nggak pernah suka kalau anak nya bersama tina
"hey gadis tak berguna saya harap kamu faham ucapan saya, saya nggak ingin anak saya bersama dengan kamu lagi apalagi sampai menikah dengan mu"
"bu, ibu benar benar keterlaluan ayah benar benar kecewa dengan ibu ibu hanya mikirin ego nya ibu nggak pernah mikirin perasaan satria"
"ayah bicara apa sih"
"ibu apa pernah melihat satria sebahagia saat bersama tina senyum yang begitu lepas dari satria saat bersama tina kalau setau ayah satria itu begitu mencintai tina dan nggak ingin kehilangan nya, kalaupun ibu melarang ayah yang akan bertindak"
"sampai kapan pun ibu nggak setuju satria bersama gadis ini"
"sudah om tante biar aku saja yang mengalah mungkin ini semua memang sudah jadi takdir untuk aku dan satria semesta tidak menginginkan kita untuk bersama"
tina pun menengahi perdebatan suami istri itu lalu dia memilih untuk pergi dari sana dan menjauh dari semua yang berhubungan dengan satria, tina pun langsung berjalan menuju lobby rumah sakit dan memutuskan untuk pulang
Bersambungg....
hay gaes dukung terus karya ku ya supaya aku bisa menyelesaikan karya ku ini dengan baik dan rapi .. jangan lupa like dan coment di setiap episode episode nya ya dan jangan lupa pula buat vote novel ku ya gaes . 😊
__ADS_1
Terimakasih semua
salam dari aku tinok 😊😊😘