
mereka terlihat sangat bahagia nampak dari raut wajah mereka kalau ayah dan juga ibu nya begitu merindukan tina duduk bersama di rumah dan saling bergurau
"ayah kak aurel nggak pernah pulang ya ??"
"kakak kamu itu setelah masuk kuliah dia nggak pernah pulang dia hanya bercakap lewat sambungan telepon saja itupun hanya satu minggu sekali kalau dia ingat mungkin"
"keterlaluan banget itu kakak, dia tuh sering banget dateng ke kost.an ku ya buat minta uang kuliah padahal belum lama udah tak kasih tapi masih aja minta kata nya buat ini itu alasan nya suka nggak masuk akal"
"jadi selama kamu kerja semua gaji mu kamu kasih ke kakak kamu iya ??"
"iya yah abis dia kalau minta suka maksa sih sampai risih aku di lihatin sama temen temen kerja aku yah"
"keterlaluan banget itu anak, udah nanti biar ayah tegor dia"
"eh nggak usah yah lagian aku juga nggak kenapa napa loh aku juga ihklas kok malah seneng bisa bantuin ayah ibu buat biaya.in kakak kuliah"
"kamu memang anak yang baik sayang" sang ayah memeluk putri nya dengan dekapan yang sangat hangat
mereka terlihat saling meneteskan air mata mungkin karna sudah lama mereka tidak bertemu dan kali ini adalah kesempatan buat mereka bisa bersama lagi
"tina ayah" panggil sang ibu dari dalam rumah
"iya bu" sahut tina
"ayo masuk sudah sore waktunya buat istirahat lanjut di dalam aja kangen kangenan nya ya" sambil tersenyum menatap putri nya itu
"iya ibu ku sayang" tina beranjak dari duduk nya dan menggandeng tangan sang ibu
mereka bertiga berjalan bersamaan dan saling melepas rindu satu sama lain mereka terlihat sangat ceria dan bahagia
karena memang sudah lama mereka tidak bertemu dan kali ini tina sedang di rumah jadi kedua orangtua nya tidak akan menyianyiakan waktu untuk tidak bersama dengan putri kesayangan itu
"ayah ibu kenapa kak aurel nggak pernah pulang sih memang nya dia nggak kangen apa sama ayah ibu ??"
"udah ya sayang nggak usah di fikirin kakak kamu itu mungkin masih sibuk kuliah dia kan mau ngejar cita cita nya" sang ayah mencoba untuk menenang kan putri nya dengan jawaban yang masuk akal
"tapi yah"
__ADS_1
"udah jangan pake tapi tapi ya, ini kan sudah waktunya buat makan memang nya kalian nggak laper apa malah ngobrol terus ??" ibu menyela pembicaraan tina
"laper dong bu" jawab sang ayah
karna tina melihat antusias nya ayah yang ingin segera makan akhirnya dia mengurungkan niat nya untuk bertanya kembali karna dia yakin pasti tidak akan di jawab
akhirnya mereka pun menikmati makanan yang ada dan saling tersenyum bahagia terlihat dari raut wajah mereka kalau mereka begitu bahagia sang ayah yang begitu merindukan putri kecil nya akhirnya sekarang terobati juga kerinduan nya
suasana di meja makan pun terlihat begitu hangat begitu romantis diantara orang tua dan juga putri nya namun suasana itu masih kurang untuk tina yang menginginkan sang kakak untuk bisa kumpul kembali seperti dulu lagi
"andai kakak ada disini, lengkap sudah rasa rindu ku kepada keluarga kita yang lengkap ini" batin tina
"sayang kamu kenapa ? kok bengong ??"
"ehh.. nggak apa apa kok bu cuma radak capek aja ini badan kayaknya perlu sedikit di pijit, oh iya bu aku ke kamar dulu ya"
"iya sayang, istirahat ya"
"iya bu" tersenyum
tina pun berjalan menuju kamar nya lalu dia pun membaringkan tubuh mungil nya ke atas ranjang yang empuk sambil menatap langit langit kamar dia berfikir tentang kehidupan nya yang begitu rumit
"kenapa harus seperti ini sih, aku capek tau" saking capek nya tina pun tertidur lelap saat itu juga
dan di luar ayah serta ibunya masih terlihat berbincang sambil sedikit candaan mereka begitu so sweet dan terlihat seperti pengantin baru yang sedang menikmati waktu berduaan
"yah ibu mau nanya nih boleh ??"
"mau tanya apa bu ??"
"anak kita tina kenapa ya yah sedari tadi pulang dia terlihat lesu dan nggak bersemangat, apa lagi ada masalah di kerjaan nya ya yah ??"
"ayah juga kurang tau bu, ya mudah mudahan dia nggak kenapa napa ya bu kalau pun ada masalah semoga bisa cepet selesai"
"ya semoga aja yah"
"oh iya bu tadi ayah mau berangkat ke sawah berpapasan sama bu RT kampung sebelah katanya dia mau pesan keripik singkong buatan ibu buat acara hajatan gitu bu"
__ADS_1
"oh iya yah ?? ya udah besok biar ibu kesana aja buat mastiin nya yah"
"iya bu, do.a ayah semoga kita di mudahkan dalam mencari rejeki ya bu dan maafkan ayah karna ayah belum bisa menjadi suami yang baik"
"ayah ini ngomong apa sih, ayah itu segala galanya buat ibu dan juga anak anak yah jadi ibu harap ayah tidak ngomong seperti itu lagi ya ibu nggak suka"
"maafin ayah ya bu"
mereka pun terlihat berpelukan sambil sedikit menyeka airmata karna merasa bangga bisa saling melengkapi satu sama lain, biarpun mereka bukan dari kalangan orang yang kaya tapi mereka pantang untuk meminta minta selagi masih bisa mencari rejeki dengan halal mereka akan tetap berusaha meskipun harus panas panasan serta hujan hujanan
mereka pun bersyukur atas kehadiran anak bungsu mereka yang begitu menyayangi orangtua serta mengerti keadaan orang tua namun meski begitu anak sulung nya kurang suka dengan sikap dari adiknya yang selalu menjadi no.1 dari kedua orangtua nya
"oh iya bu coba kamu telfon aurel tanyain mau pulang kapan sudah lama juga dia nggak pulang"
"iya ayah nanti biar ibu telfon dia, ini ibu mau beresin dapur dulu terus nanti baru deh telfon aurel"
"mau ayah bantuin bu ??"
"nggak usah ayah, ayah kan capek dari sawah tadi"
"beneran bu ??"
"iya ayah beneran, sekarang ayah istirahat aja nanti kalau ibu sudah selesai beberesnya ibu langsung telfon aurel"
"baiklah bu, maaf ya nggak bisa bantuin"
"iya ayah nggak apa apa kok" sambil tersenyum kepada sang suami
suaminya pun beranjak dari duduk nya dan pindah di ruang depan untuk mencari suasana segar dan merelaxkan badan nya sambil berbaring
meskipun serba berkecukupan mereka begitu bahagia tanpa harus kaya mereka masih bisa merasakan apa itu hidup dengan aman dan damai
Bersambungg.....
hay gaes dukung terus karya ku ya supaya aku bisa menyelesaikan karya ku ini dengan baik dan rapi .. jangan lupa like dan coment di setiap episode episode nya ya dan jangan lupa pula buat vote novel ku ya gaes . 😊
Terimakasih semua
__ADS_1
salam dari aku tinok 😊😊😘