Kisah Cinta Si Gadis Cupu

Kisah Cinta Si Gadis Cupu
Hari Weekend


__ADS_3

karna hari ini adalah weekend jadi tina hanya bermalas malasan di kamar dan berencana menghabiskan waktunya hanya di kamar karna dia merasa lelah sudah beberapa hari ini dia bekerja keras walaupun di sisi lain dia sangat merasa senang karna bisa membantu orang tua nya


"huhh.. ternyata sudah jam 09.00 karna hari ini weekend aku mau di kamar aja lahh kan nggak ada kerjaan" dia merasa senang karna setelah beberapa hari bekerja akhirnya dia bisa beristirahat dan dia pun tidak ada rencana apa apa untuk hari ini


dia hanya melakukan hal yang dia sukai di saat weeken seperti ini yaitu dengan menonton DRAKOR atau yang biasa orang sebut DRAMA KOREA tina termasuk penggemar korea semua yang berbau korea dia tau karna memang dari kecil dia sangat senang sekali dengan itu


namun di tengah asyik nya dia nonton drama kesukaan nya tiba tiba hp nya pun berdering menandakan ada panggilan masuk untuk nya


"kring kring"


"huhh .. siapa sih ganggu aja orang lagi asyik asyik nonton" dan ternyata yang menelfon nya adalah ayahnya


"hah.. ayah" lalu dia pun bergegas untuk mengangkat telfon tersebut dia sangat senang ayah nya telfon karna beberapa hari ini mereka tidak pernah komunikasi karna tina terlalu sibuk dengan pekerjaan nya


"hallo .. ayah"


"iya anak ku, gimana kabar mu nak sehat ??"


"sehat yah bahkan sangat sangat sehat, ayah sendiri gimana ??"


"ayah juga sehat nak" mereka mengobrol sangat lama untuk menumpahkan rasa rindu diantara ayah dengan putri nya


Epiologg....


"ayah udah dulu ya tina mau ke mini market dulu mau beli keperluan tina yang habis"

__ADS_1


"iya sayang .. hati hati di jalan ya nak" tina pun menutup telfon itu dia sebenarnya tidak ingin pergi kemana mana dia hanya tidak ingin ayah nya tau kalau dia sedang menangis karna merindukan ayahnya


"ayah maafin tina sudah bohong sama ayah, tina cuma tidak pengin ayah dengar kalau aku lagi nangis" tina berusaha menghentikan tangis nya namun tidak bisa karna dia begitu sangat merindukan kedua orangtua nya namun karna keadaan dia harus rela berpisah dengan keluarga nya


tina masih terus menangis sampai dia benar benar lega karna hanya dengan nangis dia bisa merasa lega meluapkan semua perasaan nya yang saat ini sedang dia rasakan tiba tiba ketukan pintu pun terdengar "tok tok tok, tin??"


"ihh.. siapa sih ganggu orang aja" tina beranjak dari duduk nya menuju pintu dan mebuka pintu "jeglek" dia kaget karna orang yang berada di depan pintu kamar kos nya adalah fery teman lama nya yang kemarin sore sempat nyamperin dia saat pulang kerja


"hah.. fery ngapain sih kesini lagi kan aku udah bilang jangan pernah kesini lagi"


"keluar sih tin, aku pengen bicara sama kamu"


"males lohh, aku tuh capek tau fer"


"ya udah aku masuk aja ke kamar kamu ya"


tak perlu waktu lama tina pun sudah siap dengan dandan.an nya yang super simple dan dia pun keluar untuk menemui fery yang sedang menunggu nya


"hey fer, ada apa kamu kesini ?? tumben banget kamu mau bergaul sama aku" tina merasa heran dengan sikap fery yang berubah dari yang sebelum nya dia sering membully dirinya dan sekarang dia baik terhadapnya


"nggak apa apa kok tin, cuma mau bilang kalau aku mau minta maaf atas perlakuan ku pas masih sekolah dulu sama kamu"


"nggak apa apa kok aku juga udah maafin kamu dan juga teman teman kamu" tina pun merasa kaget dengan omongan fery yang barusan karna dia tau betul sifat fery pas dulu masih sekolah


"nggak ada lagi yang mau di bicarain kan fer ya udah ya nggak enak sama yang lain aku terima tamu sendiri"

__ADS_1


"nggak ada kok tin, tapi..." fery pun menghentikan bicara nya karna dia masih merasa nggak enak dengan tina ya walaupun dia tau kalau tina sudah memaafkan nya tapi dia belum berani untuk mengajak nya keluar jalan jalan, ya niat nya memang itu selain mau minta maaf dia sebenarnya juga pengen ngajak tina jalan jalan keluar


"tapi kenapa fer ??"


"nggak apa apa kok tin, ya udah ya aku pulang dulu sampai ketemu besok lagi ya" fery tersenyum tipis kepada tina yang kini sedang keheranan dengan sikap fery kepadanya


"mimpi apa aku semalam ya ?? kok tiba tiba fery datang dan minta maaf sama aku"


"tau lah mending sekarang aku siap siap buat pergi ya sesekali lahhh lihat suasana kota juga daripada di kos gabut"


tina masuk kamar dan bersiap untuk pergi sebelum pergi dia pun berpapasan dengan senior nya . "hey kak, aku mau pergi keluar kaka mau ikut nggak ??" tina hanya iseng saja ngajak senior nya itu


"boleh juga tuh tin, tunggu bentar ya aku siap siap dulu"


"oke kak" tina pun menunggu seniornya di ruang tamu tak selang berapa lama seniornya pun keluar dan memanggil dirinya


"ayo tin, aku udah siap nih"


" yok kak" tina merasa bahagia walaupun dia orang baru namun dia langsung bisa akrap dengan senior senior nya dia senang bisa pergi di weekend pertama nya itu karna sudah lama dia ingin bisa menikmati suasana kota itu


Bersambungg...


hay gaes dukung terus karya ku ya supaya aku bisa menyelesaikan karya ku ini dengan baik dan rapi .. jangan lupa like dan coment di setiap episode episode nya ya


Terimakasih semua

__ADS_1


salam dari aku tinok 😊😊😘


__ADS_2