Kisah Cinta Si Gadis Cupu

Kisah Cinta Si Gadis Cupu
Eps 66


__ADS_3

adit dan silvi masih menunggu di rumah sakit mereka pun kaget ternyata ibu dari satria tidak setuju dengan hubungan satria dengan tina


"sayang ternyata benar kan apa kata aku tante yang nggak setuju dengan hubungan mereka"


"iya sayang tapi mau gimana lagi, biarlah semua berjalan dengan apa adanya hanya tuhan yang bisa membolak balikan hati manusia"


"semoga suatu saat nanti tante bisa merestui hubungan satria dan tina ya sayang"


"semoga ya"


mereka berdua adalah sahabat dari dua sejoli yang saat ini terpisah karna restu orangtua, mereka sangat mendukung hubungan itu namun kalau orang tua tak merestui mau gimana lagi hanya bisa pasrah


tina satria adalah dua hati dengan satu tujuan dua kaki dengan satu langkah dua kepala dengan satu pemikiran mereka benar benar sudah terikat dari segala hal mau fisik ataupun hati nya


mungkin saat ini mereka harus berpisah karna itu adalah jalan yang terbaik tapi takdir tuhan tidak ada yang tau biarkan semua berjalan dengan semestinya


"sayang coba deh kamu hubungi tina sekarang dia ada dimana" adit meminta silvi untuk menghubungi tina


"aku tuh nggak ada nomor nya sayang dia sudah ganti nomor dari kemarin pas dia resign dari coffe shop"


"coba deh tanya ibunya, pasti ibunya punya nomor barunya tina"


"tapi kalau aku telfon sekarang terus nanyain tina di rumah atau nggak kalau bikin panik mereka gimana, kan bisa aja tina sudah hubungi ibunya bilang nginep sini gitu iya nggak ??"


"iya juga ya bisa jadi seperti itu, ya udah deh besok aja"


mereka mencemaskan keadaan tina karna tadi dia benar benar di rendahkan oleh ibunya satria silvi merasa takut kalau tina sampai nekat seperti dulu


"kalian boleh pulang kalau mau pulang makasih sudah mau bergantian menjaga satria" suara ibu satria terdengar


"eh tante, maaf tan kita malam ini disini aja ya lagian ini sudah larut banget dari pada pulang nggak ada yang bukain pintu mending kan kita bermalam disini"


"benar juga apa kata kamu dit" jawab ayah satria


"ya udah kalau itu mau kalian ya tante mah terserah kalian aja" tersenyum


sebenarnya orangtua satria itu baik hati namun karna sang ibu memandang kasta adalah hal yang harus di sejajarkan itu adalah syarat wajib untuk bisa bersama dengan satria


sebenarnya satria sudah pernah mempunyai hubungan dengan banyak wanita namun ibunya selalu melarang dan menolak semua wanita yang dekat dengan anak nya kecuali mereka dari keluarga yang berada

__ADS_1


"bu ayah pergi kesana dulu ya, ibu kalau mau masuk masuk aja dulu nanti ayah nyusul"


"baiklah yah, ibu masuk dulu ya"


"iya bu"


ibu satria pun masuk kedalam ruang ICU untuk melihat dan menjaga anak nya di dalam sana karna memang anak satu satunya jadi ibunya pun sangat menyayangi dan sangat memanjakan nya


namun berbeda dengan sang ayah yang mendidik anak nya untuk bisa saling menghargai sesama meskipun itu adalah seorang pengemis sekalipun


"silvi om mau nanya sama kamu boleh ??"


"boleh om, om mau nanya apa sama silvi ??"


"kamu punya kontak nya tina nggak ??"


"waduh om tina udah ganti nomor aku pun juga nggak punya nomor barunya"


"ya udah kalau gitu, tadi tina sudah masuk lihat satria kan ??"


"sudah om kami yang menyaksikan saja ikut sedih lihat nya, sebenarnya mereka masih saling mencintai dan menyayangi om tapi tante nggak ada restu buat hubungan mereka jadi tina memilih untuk mengalah"


"sebenarnya om setuju banget kalau satria sama tina tapi om juga nggak bisa ngelarang tante mu itu buat nggak suka sama tina, kamu tau sendiri kan gimana tante mu itu"


"iya udah kalau gitu om masuk dulu ya"


"iya om"


kedua orangtua satria pun masuk dan menunggu di dalam mereka sangat sayang dengan satria semua apa yang satria mau pun pasti terpenuhi namun tidak dengan cinta nya kali ini


cinta nya kali ini benar benar di tentang oleh sang ibu karna ibunya tidak ingin satria hidup susah


Epiologg...


di rumah sakit sedang tegang tegang nya sementara di kost kostan tina merasa sangat kecewa dan sedih mendapatkan perlakuan dari ibu satria yang begitu membencinya


"kenapa ya aku bisa seperti ini, kenapa di saat aku sudah yakin dengan perasaan ku dan cinta ku kali ini tapi masih ada aja halangan" di tengah melamun nya tina terdengar suara ketukan pintu


"tok tok tok, tin"

__ADS_1


"iya siapa ya ??"


"ini aku mbak lila"


"oh iya masuk aja mbak"


"ceklek" suara pintu terbuka terdengar jelas


lila pun berjalan menghampiri tina yang terbaring di atas kasur yang ada di kamar melihat tina yang begitu nampak sedih lila hanya bisa menghibur nya


"hey, kamu kenapa ??"


"nggak kenapa napa kok mbak, cuma capek aja"


"nggak mungkin kamu cuma capek, pasti ada hal lain kan ?? coba kamu cerita sama mbak"


"iya mbak sebenarnya aku capek sama semua ini sama hubungan ku dengan satria yang aku tinggal begitu saja tanpa memberi satria kepastian" tina pun mulai menangis dia menangis di pelukan lila yang ada di samping nya


"kenapa tin dengan hubungan kamu ??"


"sebenarnya aku masih sayang dan cinta sama satria mbak tapi ibunya nggak suka sama aku gara gara aku bukan orang kaya, dia bilang aku nggak pantes buat dia" menangis sambil sedikit sesegukan


"bahkan dia juga merendahkan aku di depan adit dan silvi, memang nya orang miskin juga nggak boleh ya mbak ngerasain cinta yang tulus dari pasangan nya ??"


"terus kalau ayah nya satria juga nggak setuju gitu ??"


"kalau ayah nya sih setuju mbak tapi walaupun dia setuju kalau sang ibu nggak mau gimana coba ?? dan ibunya pun tadi nyalahin aku katanya aku jadi penyebab satria kecelakaan dan koma sampai sekarang"


"itu ibu nya satria ternyata benar benar kejam ya tin, kamu harus sabar ya semoga suatu saat dia bisa menerima kamu dan mau menerima kamu sebagai menantunya"


"semoga ya mbak"


tina masih terus menangis di pelukan lila dia bahkan nggak segan memeluk erat lila karna memang lila sudah di anggapnya seperti kakaknya sendiri, tina memang mempunyai kakak namun tidak seperhatian seperti lila


kakaknya pun bahkan memusuhi nya karna menurutnya kasih sayang dari kedua orangtua mereka hanya untuk tina itulah alasan kenapa aurel terus mendesak dan menindasnya dengan semena mena


Bersambungg....


hay gaes dukung terus karya ku ya supaya aku bisa menyelesaikan karya ku ini dengan baik dan rapi .. jangan lupa like dan coment di setiap episode episode nya ya dan jangan lupa pula buat vote novel ku ya gaes . 😊

__ADS_1


Terimakasih semua


salam dari aku tinok 😊😊😘


__ADS_2