
mereka berdua pun membereskan barang barang yang mereka beli tadi mereka membuka satu persatu paperbag yang ada
"ohh.. iya sat kamu nggak pulang udah malam lohh" tina berusaha mengusir pacarnya dengan nada halus karna dia merasa tidak enak dengan semua penghuni kos disana
"ohh.. jadi kamu ngusir aku ya sayang"
"nggak sayang aku cuma nggak enak sama teman teman kos"
"gakpapa kok nanti aku tidur di sofa depan sana kamu tidur aja di kamar" karna satria masih merasa khawatir dengan keadaan tina dia berusaha menemani tina walaupun dia harus tidur di sofa
"kamu yakin sayang??"
"iya sayang gakpapa kok, kita buka buka belanjaan dulu nanti kalau udah selesai aku keluar"
"oke sayang" tina pun reflek mencium pipi pacarnya itu dan karna merasa malu tina pun langsung menutupi wajahnya dengan tangan
"kamu nakal ya sayang" satria pun membalas ciuman itu dengan gelitikan ke perut tina sehingga membuat tina merasa geli dan tertawa berbahak bahak
"stop sayang geli" satria pun menghentikan perbuatan nya dan mencoba membereskan rambut tina yang terlihat berantakan karna ulah nya
dan mereka pun duduk di pinggir ranjang tina yang masih memakai mini dress masih terlihat cantik dan manis di tambah dengan dress nya menambah keanggunan tina satria pun menatap lekat netra bening tina
dan akhirnya ciuman pertama yang di dapatkan oleh tina dari satria mereka berciuman sangat lama sampai membuat hasrat satria tidak bisa di benamkan lagi
dan akhirnya sampai di titik nafsu satria yang memuncak dan tak sehelai benang pun menempel di tubuh mereka kini mereka menikmati malam itu dengan keindahan asmara mereka yang masih meng api api
setelah puas dengan adegan nya satria pun tidur di sebelah tina dengan badan yang masih telanjang mereka terlelap dalam kemesraan dan saling memeluk satu sama lain
__ADS_1
di tengah malam satria pun terbangun karna mendengar dering hp nya berbunyi dan ternyata ada pesan masuk dari kawan nya adit "bro kamu ada dimana dari pagi aku nggak lihat kamu ??"
"besok aku critain bro" satria membalas pesan adit dengan singkat lalu menaruh hp nya di atas meja kembali
dia pun melihat seorang gadis yang berada dalam pelukan nya dialah gadis yang sudah dia ambil kesucian nya dan satria merasa bersalah hingga dia mengucapkan sumpah di dalam hatinya "aku bakal menikahimu sayang, i love you"
sumpah itu pun dia ucapkan di dalam hatinya dan hanya dirinya dan tuhan yang tau akan sumpah itu namun apapun yang terjadi keputusan nya sudah bulat kalau memang tina lah yang akan jadi ibu dari anak anak nya nanti
satria pun kembali memeluk wanita yang berada di samping nya itu dan sesekali dia mencium kening nya "maafin saya ya tin saya sudah mengambil paksa kesucian mu"
satria menyesali perbuatan nya dia takut kalau perbuatan nya nanti bakal berdampak buruk kepada mental tina, karna satria tau kalau tina adalah orang yang gampang mengingat semua kejadian yang sudah di lalui
namun dia tidak akan tinggal diam jika suatu saat tina meminta pertanggungjawaban nya karna memang dia sudah berniat untuk menikahi nya ..
dan sekitar jam sudah menunjukkan pukul 03.00 pagi tina pun terbangun karna mendengar suara yang mengganggu pendengaran nya "aduhh suara apa sih ini ganggu banget"
lalu tina pun menangis di sudut ranjang nya dan tangisan itu pun terdengar oleh satria dan membuat nya terbangun dari tidurnya
"kamu kenapa sayang ??" satria pun langsung menghampiri tina lalu memeluk erat dan berusaha menenangkan nya
"maafin aku ya sayang, maaf aku sudah mengambil kesucian mu aku janji aku bakal nikahin kamu kok sayang" satria pun mengecup kening tina sambil menghapus air matanya dan menenangkan tina supaya tidak menangis lagi karna satria tidak tega jika harus melihat orang yang dia cintai menangis
"aku bakal nikahin kamu sayang, aku nggak bakal lari dari tanggung jawab"
"kamu janji kan sayang ??"
"iya sayang aku janji" satria pun memeluk kembali tubuh wanita yang begitu dia cintai dan sesekali mengusap punggung nya
__ADS_1
"makasih ya sayang" tina pun mulai reda dari tangis nya dan mencoba meraih baju untuk di pakai nya karna dia malu jika harus lama lama telanjang di depan orang yang masih belum sah menjadi suami nya itu
dan akhirnya mereka pun sudah memakai pakaian masing masing dan kembali merapikan semua keadaan satria pun berpamitan untuk pulang "sayang aku pulang ya ??"
"sayang kenapa harus pulang sih" tina pun menarik tangan pria yang di cintainya dan memeluk erat badan nya dan kini badan mereka pun sudah menyatu dengan lembut nya mereka saling bertatap mata
" aku masih pengen kamu disini sayang" tina meminta satria agar dirinya tidak pergi pulang karna dia masih ingin di temani satria
"tapi sayang ini sudah mau pagi, nggak enak kalau ada yang lihat nanti pagi aku keluar dari kamar kamu"
"ehh.. iya juga ya hehe" tina pun akhirnya mengijinkan satria pergi untuk pulang karna dia tidak ingin ada orang yang tau kalau semalaman mereka bercinta dalam satu kamar
tina mengantarkan satria keluar dan setelah satria pergi tina pun kembali kedalam untuk istirahat kembali karna jam kerjanya pun masih lama "mending balik ke kamar tidur lagi deh"
tina masuk kamar dan merapikan keadaan kamar nya supaya enak di pandang mata biar nggak kayak kapal pecah setelah rapi dia pun membuka hp nya dan berniat untuk mengirim pesan kepada pacarnya itu
"sayang ati ati di jalan ya, i love you kalau sudah sampai jangan lupa kabarin ya sayang" dengan emoticon love tina pun mengirim pesan kepada satria dan terkirim
"iya sayang, i love you too" satria pun langsung menanggapi pesan dari kekasih nya dengan cepat
setelah melihat balasan pesan dari kekasih nya tina pun kembali menidurkan dirinya dengan lelap dia pun tertidur dengan keadaan masih mengenakan mini dress
Bersambungg...
hay gaes dukung terus karya ku ya supaya aku bisa menyelesaikan karya ku ini dengan baik dan rapi .. jangan lupa like dan coment di setiap episode episode nya ya
Terimakasih semua
__ADS_1
salam dari aku tinok 😊😊😘