
satria pergi untuk menenangkan dirinya dan memikirkan langkah apa yang akan dia lakukan agar ibu nya mau merestui hubungan nya dengan tina karna satria sangatlah ingin selalu bersama tina
satria pergi ke suatu tempat yang biasa dia datangin ketika dirinya sedang banyak pikiran dan merasa tidak nyaman dengan dirinya
"apa yang harus aku lakuin agar aku tetap selalu bersama tina dan ibu merestui hubungan kita ini" satria terus berpikir dengan keras apa yang akan dia lakukan nanti
namun pemikiran nya terbuntu karna dia masih belum bisa berpikir dengan jernih dan untuk bisa menenangkan hanyalah tina karna memang mereka sudah begitu terikat dalam lahir maupun batin
"kenapa aku pergi sih, harusnya aku nemenin tina agar dia bisa tenang ya udahlah aku pulang nanti di jalan sambil aku cari butik buat beliin tina baju" akhirnya satria pun memutuskan untuk pulang namun di tengah jalan dia terhenti di sebuat butik yang udah terkenal di satu kota itu
"wah aku cariin baju dulu deh buat tina biar ada baju ganti buat dia pakai nanti kasihan juga lihat dia pakai baju kedodoran kayak tadi" satria sedikit tertawa sambil membayangkan kalau tina berada di depan nya
satria pun turun dari mobil kemudian dia masuk ke butik tersebut satria memilih milih pakaian apa yang akan cocok di pakai buat kekasih nya itu
Epiologg...
weni dan juga ahmad kedua orangtua satria itu terus berpikir gimana caranya memberikan pengertian untuk putra tunggal nya itu karna kedua orangtua nya tidak ingin jika satria salah memilih wanita (calon istri)
"gimana ya yah caranya biar satria tau apa yang kita maksud itu buat kebaikan dia ?" weni bertanya kepada suami nya karna dia memang sudah bingung memikirkan anak nya itu
"bu udah lah biarkan satria memilih kebahagiaan nya sendiri kita tinggal mendukung mereka aja kita jangan ikut campur takut nya mereka ngerasa keganggu sama campuran kita nanti, udah ya bu biarkan aja ya" Ahmad berusaha menenangkan istri nya itu
tak terasa hari pun mulai siang dan juga matahari mulai terik tina yang masih berada dalam kamar tak kunjung keluar dia takut kalau sampai kedua orangtua satria akan mencaci nya
tina masih bertahan di dalam kamar walaupun dia merasakan lapar namun dia tetap tidak ingin keluar jika bukan satria yang mengajak nya, namun karna satria pergi tina akan tetap di dalam kamar sebelum kekasih nya itu pulang
dan tak lama suara mobil satria pun terdengar sudah memasuki pagar rumah nya tina yang sadar akan hal itu dia lalu mengintip lewat jendela kamar
__ADS_1
"hah.. akhirnya kamu pulang juga sayang" tina bergumam sendiri sambil melihat satria turun dari mobil dengan membawa beberapa paperbag di tangan nya
"itu satria bawa apaan sih kok banyak banget kayaknya, ada paperbag dan juga bawa kantong plastik bertulisan indomart ??" tina begitu penasaran akan hal apa yang di bawa kekasih nya itu
karna tina sudah melihat satria memasuki rumah dia pun memutuskan untuk membaringkan tubuh nya di atas ranjang big size itu dan pura pura tidur dan akhirnya satria pun masuk ke dalam kamar karna melihat kekasih nya tidur dia tidak berani untuk membangunkan nya
"sayang ternyata kamu tidur ya, pasti kamu kecewa ya sama ucapan ibu tadi pagi ya udah tenang aja ya sayang" satria mengusap kening tina dengan lembutnya lalu menciumnya dan setelah mencium kekasih nya itu dia berniat untuk keluar kamar lagi namun tangan nya di cegah oleh tina
"sayang mau kemana ??" tina menanyakan akan kekasih nya yang ingin meninggalkan nya lagi
"nggak sayang aku cuma mau keluar aja takut ganggu kamu tidur, tadi kan kamu tidur" tina hanya tersenyum melihat reaksi dari kekasih nya itu dengan begitu lembutnya dia menjawab
"makasih ya sayang sudah mencintaiku apa adanya"
"iya sayang, ya udah kamu mandi gih ini udah aku beliin kaos dan juga celana pasti kamu suka kan itu fashion kamu sayang"
"hehe.. makasih sayang" tina bangun dan mencium pipi satria seraya dia mengambil salah satu paperbag yang berisi baju, namun tangan nya tertahan karna satria memegang nya
dan mereka pun berciuman dengan begitu lama tangan satria pun berjalan dan menuju di tempat yang dia sukai satria terus menyesap bibir tipis tina mereka begitu menikmati ciuman itu
setelah lamanya mereka berciuman tina pun tersadar dan melepaskan ciuman itu "udah ah sayang, aku mandi dulu ya" tina pergi menuju kamar mandi sambil tersenyum manis kepada satria kekasih nya itu
karna satria masih belum puas menikmati kekasih nya itu dia pun menunggu tina dan duduk di sofa yang ada di kamar nya sambil bermain hp dan menyalakan tv dan tak lama kemudian tina pun keluar dan sudah berganti gaya dengan gaya nya sendiri
"hah.. sayang kamu masih di kamar rupanya ya"
__ADS_1
"hehe.. iya sayang aku tuh masih kangen sama kamu sayang"
"alah, orang ya ketemu terus kok kangen" tina pun tau arah pembicaraan satria kalau dia ingin melanjutkan adegan yang barusan tadi namun tina memilih untuk tidak mendekati kekasihnya itu
"sayang sini loh duduk di samping ku"
"iya sayang sebentar ya, aku mau ngambil hp ku dulu" tina berusaha untuk menolak keinginan satria dengan halus lalu setelah tina mendapatkan hp nya dia pun langsung duduk di ranjang yang ukuran nya big size itu
dan tanpa sadar kalau satria sudah mulai mendekati nya dari belakang lalu satria pun memeluk tina dan tak ingin melepaskan pelukan nya itu "sayang lepasin sih ah"
"aku nggak mau lepasin kamu sebelum kamu menuruti kemauan aku"
"iya sayang kamu mau apa ??" tanya tina dengan ragu
"aku mau di leher kamu ada tanda kepemilikan ku sayang"
"ihh.. kamu gila ya sayang mabok ya ?? nanti kalo ada orang yang lihat gimana kan aku juga malu" tina mengungkapkan ketidak setujuan nya kepada permintaan satria barusan
"ya udah tapi aku pengen" satria pun langsung meraih bibir tina dengan sigap seakan akan mendapatkan makanan enak yang tak ingin di lewatkan
satria terus menyesap bibir tipis itu dan tina pun merespon ciuman dari kekasihnya mereka pun menikmati ciuman itu dengan begitu mesra seakan akan dunia hanya milik mereka berdua
satria terus menjajah setiap sudut bibir tina dan setelah puas dia pun berpindah di leher yang terlihat begitu putih dan mulus itu tangan yang tak ingin diam pun terus menjajah ke area yang dia suka
Bersambungg....
hay gaes dukung terus karya ku ya supaya aku bisa menyelesaikan karya ku ini dengan baik dan rapi .. jangan lupa like dan coment di setiap episode episode nya ya dan jangan lupa pula buat vote novel ku ya gaes . 😊
__ADS_1
Terimakasih semua
salam dari aku tinok 😊😊😘