Kisah Cinta Si Gadis Cupu

Kisah Cinta Si Gadis Cupu
Suasana Horror


__ADS_3

tina pun melepaskan pelukan nya itu dan melihat ke arah satria yang hanya tersenyum senang


"ehh.. maaf ya sat aku sudah lancang meluk meluk kamu" tina langsung tersimpul malu karna sudah memeluk laki laki yang tak lain adalah bos nya sendiri


"nggak apa apa kok tin, di peluk lagi juga mau aku kok"


"ihh.. apaan sih kamu sat tadi aku meluk kamu kan juga nggak sengaja karna aku beneran takut kalau tadi itu suara hantu yang mau nangkap kita" tina merasa merinding tapi dia berusaha tenang karna tidak ingin satria melihat kalau dirinya sedang ketakutan lagi


tiba tiba ada suara dari luar yang meronta ronta seperti orang minta tolong namun hanya samar samar dan hanya tina yang mendengar nya dan satria pun tidak mendengar apapun "sat ada suara orang minta tolong kamu dengar kan ??"


"apaan aku nggak dengar apapun kok, kamu kebanyakan nonton horror sih jadi kebawa kan sampai parno gini . udah kamu tenang ya" karna satria tidak percaya dengan omongan nya tina pun memilih diam dan berusaha menenangkan dirinya supaya tidak panik


tina terus merasa merinding dan bulu kuduk nya pun berdiri semua karna suara yang di dengar nya tadi yang orang lain tidak dengar, namun memang dari kecil dia tercipta sebagai seorang yang mempunyai kemampuan melihat dimensi lain jadi memang sudah makanan sehari hari soal dengar suara suara seperti itu namun walaupun begitu dia selalu merasa takut


tapi dia berusaha untuk bisa mengontrol emosi nya jadi walaupun dia dengar suara suara aneh dia berusaha untuk tetap tenang dan enjoy dia sebenarnya merasa horror dengan semua nya tapi dia hanya bisa menerima kenyataan karna dia memang di ciptakan untuk menjadi orang yang spesial dengan kemampuan nya itu


tina terus mendengar suara suara yang entah dari mana sumber suara itu datang tina berusaha tenang dan mengontrol dirinya supaya tidak terlihat ketakutan

__ADS_1


"tenang tin itu hanya ilusi mu saja, tenang tin tenang" tina berbicara dalam hati sambil menarik nafasnya dalam supaya bisa rileks hati dan fikiran


"hey, kenapa kamu sperti itu tin ??"


"sat aku mau ngomong boleh kan ??"


"silahkan memang nya mau ngomong apa ??"


"sat kalau boleh aku jangan di kasih sift sore ya, aku beneran takut karna memang aku nggak bisa kalau harus mendengar suara suara aneh ini aku takut" dengan ragu tina pun mengungkapkan apa yang ingin dia ungkapkan karna memang dia paling pobia dengan suasana suasana yang berbau horror


"tapi kamu tenang saja kalau saat kamu dapat sift sore aku janji bakal nemenin kamu sampai jam pulang kok" satria berusaha menenangkan tina supaya dia tidak merasa takut lagi saat dia dapat sift sore


karna tina merasa takut tina pun tidak bisa untuk memejamkan matanya karna dia terus mendengar suara suara aneh dari dalam Coffe Shop itu ya walaupun sebenarnya dia merasa ngantuk dia berusaha untuk terus tidak tertidur karna dia merasa bosan akhirnya tina pun inisiatif mengambil hp nya dan memutar drama kesukaaan nya


tina sibuk dengan tontonan nya sedangkan satria sibuk dengan melihat tina tanpa berkedip sekalipun dia terus memandang tina dengan sesekali tersenyum sembari berkata dalam hati "kamu begitu istimewa bagiku tin, kapan aku bisa memilikimu"


satria terus memandang tina dengan perasaan yang begitu sangat senang bak menemukan jarum di tumpukan jerami dia terus memandangi wanita yang kini tengah sibuk menonton drama kesukaan nya itu sesekali tina pun juga melirik ke arah satria namun satria berusaha untuk memalingkan wajahnya agar tidak ketahuan oleh tina kalau dirinya sedang memandanginya

__ADS_1


di tengah asyiknya tina menonton drama kesukaan nya itu satria pun berinisiatif mengerjai tina "ehh.. tin tin itu ada kecoa di belakang mu"


"mana mana" tina langsung lari ketakutan dan menaikan tubuhnya ke atas sofa di sampingnya dia begitu panik saat tau ada kecoa


namun di tengah kepanikan tina satria tertawa lepas "hahaha lucu kali kau ini tin, padahal aku cuma bercanda loh"


"tau lah sat, bete aku sama kamu udah lah aku mau tidur dah" tina menyenderkan badan nya ke sofa dan berusaha untuk memejamkan matanya karna sekarang sudah memasuki jam 03.00 pagi namun mereka pun belum kunjung tidur


akhirnya mereka sibuk dengan mencari kenyamanan masing masing dan berusaha untuk mengistirahatkan badan dan juga fikiran mereka akhirnya merekapun tertidur lelap dengan mimpi masing masing


Bersambungg....


hay gaes dukung terus karya ku ya supaya aku bisa menyelesaikan karya ku ini dengan baik dan rapi .. jangan lupa like dan coment di setiap episode episode nya ya


Terimakasih semua


salam dari aku tinok 😊😊😘

__ADS_1


__ADS_2