
tina terlihat begitu kaget setelah melihat isi pesan masuk barusan ternyata itu adalah pesan dari ayah satria entah darimana ayah satria mengetahui nomor baru nya namun apa isi pesan tersebut sampai sampai mengagetkan tina yang membaca nya
dan ternyata isi pesan tersebut adalah memberitau nya akan keadaan satria saat ini
"nak ini saya ayah nya satria, ayah cuma mau bilang sama kamu kalau satria keadaan nya makin menurun tolong ya kamu sesekali tengok dia siapa tau dia bisa bertahan hidup lebih lama lagi" isi pesan dari ayah satria
tina bingung harus jawab gimana di satu sisi dia begitu ingin melupakan satria namun di sisi lain ternyata sang ayah menginginkan tina untuk sekedar menjenguk satria
"maaf ya yah tina nggak bisa untuk kesana takut sama ibu kalau ibu sampai tau tina masih mengusik hidup satria apalagi sekarang satria dalam keadaan koma, ayah tau sendiri kemarin pas tina kesana gimana sikap ibu ke tina kan jadi tina memilih untuk menghindari itu yah, sekali lagi maafkan tina" balas pesan ke ayah satria
namun di dalam hati nya tina masih ingin melihat satria meskipun hanya sekali namun keadaan lah yang membuat nya harus bisa melupakan semua nya itu
cukup lama tina berfikir memikirkan akan pesan ayah satria yang meminta nya untuk menjenguk satria meskipun hanya sebentar saja namun karna keadaan lah yang membuat nya bimbang
"aku harus gimana ya ??"
"apa aku harus juga menjenguk itu satria tapi kan ibunya satria nggak ngebolehin aku buat dekat dekat lagi sama satria"
"tapi ini kan yang minta ayahnya satria masak aku beneran nggak mau bantu ya, jahat banget dong aku"
tina terus berfikir memutar otak nya memikirkan apa yang harus dia lakukan karna memang dia nggak pengen kalau sampai perasaan yang ada dalam hati nya makin menjadi, memang dia masih mencintai satria namun restu orang tua itu lebih penting
"tina" panggil sang ibu namun tidak ada sahutan
"tina kamu dimana, sudah selesai belum sayang ??" tanya ibu kembali
namun masih belum juga ada jawaban tina yang ada di dalam dapur hanya terdiam di depan semua adonan yang sudah jadi dia terlihat melamun dengan tatapan kosong
"hey sayang" sambil memanggil sang ibu pun memegang pundak nya
"hah" tina kaget
"hey kamu kenapa kok kaget gitu ibu panggil ??"
"eh ibu, nggak ada apa apa kok bu"
"beneran ??"
"iya bu, oh iya ada bu ??"
"sudah selesai belum bikin pesanan nya sayang"
__ADS_1
"sudah kok bu ini tinggal ngegoreng aja kok"
"ya syukurlah kalau gitu, ya udah ibu aja ya yang goreng ini semua sekarang kamu istirahat aja dan jaga di depan"
"iya ibu ku sayang"
tina pun berjalan keluar untuk jaga warung di depan rumah dia begitu senang dengan rutinitas nya sekarang meskipun hasil tidak seberapa namun semua dia syukuri
sambil berjalan tina terus memikirkan pesan singkat yang ayah nya satria kirim untuk nya dia begitu bingung dan bimbang dengan keadaan yang membuat dirinya tertekan
tina terus melihat hp nya melihat pesan yang ayah satria kirim untuk nya dia masih memikirkan apa yang terbaik yang harus dia lakukan saat ini
"apa yang harus aku lakuin ya ??" sambil duduk tina pun kembali melamun
"mbak"
"mbak mbak tina"
"eh adek ada apa sayang ??"
"mbak aku mau beli jajan nya dong tapi uang ku cuma 2000 doang boleh nggak ??"
"mau beli nasi mbak sama gorengan nya boleh nggak mbak ??"
"iya boleh kok, kamu duduk disini dulu ya biar mbak siapin dulu"
"iya mbak"
tina memang terkenal baik terhadap semua orang dia pun tidak tegaan dengan keadaan orang yang lebih susah darinya dia selalu menerima semua orang yang mau beli meskipun hanya dengan uang 2000 saja
"dek ini mbak udah bikinin, ini ada nasi sama lauk juga ada gorengan di makan ya"
"ini mbak uang nya, terimakasih ya mbak"
"iya sama sama adek, ini uang nya mbak terima ya" tina mengambil uang yang di berikan oleh adik kecil itu
dan sang adik kecil itu pun pergi, tina begitu kasihan dengan adik itu dia pun akhirnya mempunyai ide yang begitu menyentuh hati semua orang
"gimana ya kalau aku buka warung gratis untuk kaum duafa dan orang orang yang kurang mampu biar mereka juga ngerasain gitu makan enak"
"hemmm aku tanyain ke ibu dulu deh" tina berjalan ke dalam untuk mencari ibu nya
__ADS_1
"bu ibu"
"iya sayang ada apa ??"
"hey ibu, ibu masih ngegoreng itu ya belum selesai apa mau aku bantuin bu ??"
"eh nggak usah sayang kamu di luar aja jaga warung"
"gini loh bu aku kesini tuh mau bicara sama ibu tapi itu ya kalau ibu juga setuju sih sama pemikiran aku"
"ada apa sayang ??"
"gimana kalau kita kasih makan gratis untuk kaum duafa juga orang orang yang kurang mampu ?? kalau pun mereka mau bayar meskipun hanya dengan uang 2000 saja kita tetap terima gitu gimana bu ??"
"hemm . bagus juga ide kamu nak iya ibu setuju kok kalau emang itu bisa membuat hati kamu seneng"
"beneran nih bu ??"
"iya sayang, kita kan juga orang yang serba paspasan jadi kita juga tau kan rasa nya pas lagi benar benar di bawah dulu pernah nggak makan sama sekali"
"iya bu, aku juga bakal berusaha kok buat sukses dan bahagiain ibu dan juga ayah"
"iya sayang ibu percaya kok sama kalian berdua kamu juga kakak kamu, sekarang kelihatan nya kakak kamu juga sudah mulai lunak sikap nya sama kamu"
"iya bu aku ngeresa nya juga gitu kok dia sudah mulai nerima aku deh kayak nya"
"ya bersyukur aja lah nak akhirnya kakak kamu bisa nerima kamu dan mau baik baik sama kamu pokok nya ibu dukung kalian"
"makasih ya bu, meskipun dulu kakak nggak pernah mau akur sama aku tapi aku tetap menyayangi dia kok bahkan aku rela banting tulang buat dia asal dia bisa bahagia"
"kamu memang anak yang baik sayang" sambil mengelus kepala sang anak ibu pun mulai menangis melihat begitu tulus nya tina menyayangi sang kakak yang tak pernah menganggapnya ada
namun setelah melihat ketulusan tina ibu nya merasa bangga merasa sangat senang sekali karna bisa memiliki dua orang putri yang begitu cantik dan baik hati dia merasa sangat beruntung meskipun hidup serba berkecukupan namun keluarga nya begitu harmonis
Bersambungg....
hay gaes dukung terus karya ku ya supaya aku bisa menyelesaikan karya ku ini dengan baik dan rapi .. jangan lupa like dan coment di setiap episode episode nya ya dan jangan lupa pula buat vote novel ku ya gaes . 😊
Terimakasih semua
salam dari aku tinok 😊😊😘
__ADS_1