Kisah Cinta Si Gadis Cupu

Kisah Cinta Si Gadis Cupu
Eps 52


__ADS_3

di sisi lain yang terlihat silvi dan juga adit sedang pusing mencari tina dan juga satria ada dimana, satria yang gagal menahan kekasihnya untuk tidak pergi pun hanya bisa duduk sambil melihat ke arah taxi yang semakin lama semakin menjauh dari nya


"tina kamu kenapa setega ini meninggalkan aku" satria duduk tersungkur di atas tanah taman yang biasa satria datangi bersama tina


"aku salah apa katakan lah tin kenapa kamu harus seperti ini sama aku kenapa kamu menerima lamaran ku kemarin kalau hanya akan meninggalkan ku hari ini !!"


satria semakin merana karna merasa alasan tina meninggalkan nya bukan lah alasan yang masuk di akal baginya


dia terus duduk di tanah sambil menatap keadaan taman yang terlihat ramai dia tidak peduli walaupun dia di pandangi semua orang yang berada di sana dia hanya menyesali apa yang sudah terjadi pada hubungan nya itu


"satria aku harap kamu bisa mengerti, kalaupun kita berjodoh kita bakal di pertemukan kembali di suatu saat nanti" tina bergumam dalam hati nya meskipun perih dia harus melakukan ini mau tidak mau dia harus mengalah kepada ibu satria


"sat semoga suatu saat nanti jika kita di pertemukan kamu sudah bahagia dengan yang lain, aku akan berusaha untuk ihklas melepasmu"


disaat tina yang sedang menangis di dalam taxi sambil memikirkan tentang hubungan nya yang sekarang menjadi berantakan, tak di sangka sahabatnya dialah silvi terus menghubungi nya lewat sambungan telepon


hp nya pun berdering sedari tadi namun tidak dia tanggapi sama sekali


"pak kalau ada konter kita berenti bentar ya saya mau beli sesuatu dulu"


"baik mbak"


"terimakasih pak" tina menyuruh sopir taxi itu untuk mencarikan konter


entah apa yang akan tina lakukan di konter itu namun dia benar benar menyuruh sopir itu untuk berenti sejenak, tak selang berapa lama taxi itu pun berenti di depan konter


"mbak ini sudah sampai di konter"


"oh. iya pak tunggu sebentar ya pak"


"baik mbak"


tina pun turun dari taxi tersebut lalu masuk kedalam konter tersebut, dan ternyata tina ingin mencari kartu baru untuk menggantikan kartu lama nya dia benar benar ingin lost kontek dari orang orang yang pernah dekat dengan dirinya


cukup lama sih tina berada di konter tersebut namun tak tau apa yang ingin dia beli selain kartu perdana, lumayan lama dia berfikir dan ternyata tina juga membeli cassing untuk hp nya buat menggantikan cassing couple yang pernah di beli nya bersama satria


"syukur deh sudah dapat semua, sekarang waktunya lanjut deh buat pulang"

__ADS_1


tina berjalan menuju taxi tersebut lalu naik kedalam taxi dan menyuruh sopir taxi itu untuk segera jalan


"pak jalan pak"


"baik mbak"


taxi itu pun berjalan memecah keramaian kota semarang dan di tengah perjalanan menuju pulang ternyata dia terkena macet cukup lama mobil mobil di sana terkena macet namun apa boleh buat itu adalah jalan satu satunya untuk pulang


"maaf ya mbak ini macet nya panjang banget"


"eh iya pak nggak apa apa kok pak maklumin aja ya pak"


"oh iya mbak"


cukup lama taxi itu berada disana karna memang macet disana sangatlah macet macet beneran bahkan bisa sampai berjam jam jika terkena macet disana


1 jam berlalu namun macet itu pun tak kunjung berkurang malah nambah numpuk numpuk lagi tapi apa lah boleh buat untuk menghancurkan kemacetan di jalur ini


"kenapa harus macet lama sih kapan sampai rumah nya kalau gini caranya"


"iya pak, maaf loh pak malah tak ajakin macet macet.an disini nanti tak tambahin ongkos nya kok pak"


"eh nggak usah mbak ikutin argo nya aja mbak kan emang udah tanggung jawab saya kalau emang harus macet macetan ataupun berlama lama di jalan karna kepuasan penumpang bagi saya itu no.1 mbak"


"iya pak makasih" karna merasa bete tina pun menggunakan earphone untuk mendengarkan musik agar fikiran nya pun juga merasa tenang


"hanya dengan ini yang bisa membuat aku sedikit lega dan melupakan sejenak masalah yang ada" tina berbicara dalam hati nya


cukup lama taxi berada di sana dan akhirnya macet itu pun reda dan taxi itu pun bisa melanjutkan perjalanan nya untuk mengantarkan tina pulang


taxi berjalan dengan kecepatan sedang karna masih sedikit ramai di jalan itu jadi harus berhati hati dalam melajukan kendaraan nya dan di tengah tina yang menuju pulang silvi sahabat tina terus menghubungi nya namun tidak akan pernah di terima oleh tina karna memang nomor tersebut telah di buang


"ini anak kemana sih tadi nggak di angkat sekarang nomornya nggak aktif" silvi merasa sebal karna tidak bisa mendapatkan info apa apa tentang tina


"sabar sayang jangan emosi dong ntar cantik nya ilang loh" adit mencoba merayu kekasih nya agar tidak marah marah lagi


"apaan sih kamu dit, aku lagi khawatir tau kamu malah bercanda coba deh kamu hubungi satria tanya dia dimana dan apakah dia juga lagi bareng sama tina"

__ADS_1


"itu hp nya coba kamu hubungi, ini kan aku lagi nyetir sayangku"


"iya iya deh"


silvi membuka hp kekasih nya dan mencari kontak satria untuk dihubungi nya dia terus menghubungi satria sampai benar benar di jawab oleh satria


"ini anak juga sama aja nggak di angkat"


"coba aja terus siapa tau nanti di angkat"


"iya deh" silvi mencoba terus untuk menghubungi satria dia terus menghubunginya dan pada akhirnya telfon itu pun di terima oleh satria


"hallo dasar bocah di telfon dari tadi nggak di angkat kemana aja sih luu ??" silvi langsung marah marah dengan satria karna tidak mau menjawab telfon dari tadi


"gua lagi di kota lama"


"ngapain luu disana ? lu sama tina kan ??"


"tina sudah pulang meninggalkan aku disini sendiri"


"emang lu kenapa sama tina lu berantem ??" telfon itu pun terputus karna hp satria sudah low.bat jadi silvi pun tidak bisa menghubungi nya


"dit kita ke kota lama ya katanya tadi satria ada disana tapi sama tina atau nggak belum di jawab sama dia keburu mati hp nya"


"oh iya aku tau tepat nya dimana sayang karna aku faham tempat itu adalah tempat kali pertama satria nyatain perasaan nya sama tina sekarang kita menuju kesana"


"syukur deh kamu tau cepat sayang"


silvi menyuruh adit untuk menambah kecepatan kendara nya agar mereka segera sampai ke tempat itu karna silvi sudah benar benar cemas dengan keadaan tina sekarang


Bersambungg....


hay gaes dukung terus karya ku ya supaya aku bisa menyelesaikan karya ku ini dengan baik dan rapi .. jangan lupa like dan coment di setiap episode episode nya ya dan jangan lupa pula buat vote novel ku ya gaes . 😊


Terimakasih semua


salam dari aku tinok 😊😊😘

__ADS_1


__ADS_2