Kisah Cinta Si Gadis Cupu

Kisah Cinta Si Gadis Cupu
Mimpi Indah


__ADS_3

pagi pun datang dan kini sudah menunjukkan pukul 07.00 tina pun terbangun lebih dulu di banding satria lalu dia pun membuka korden yang ada di jendela ruang kerja satria


"huh.. ternyata sudah pagi" satria pun terganggu oleh sinar matahari yang menerangi dirinya dia pun langsung membuka mata dan melihat wanita berdiri di depan jendela refleks dia pun langsung bangkit dari tidurnya entah dalam keadaan sadar atau masih setengah sadar dia pun langsung menyusul wanita itu dan memeluknya dari belakang sambil dia berbisik di telinga sang wanita


"selamat pagi sayang, makasih ya sudah jadi istri terbaikku aku sayang kamu" satria pun mencium pipi sang wanita tanpa dia sadari siapa wanita yang di peluk nya itu ternyata dia masih dalam keadaan setengah sadar dari mimpinya


"eh.. satria lepasin kenapa kamu meluk aku sih lepasin sat" tina memukul tangan satria sambil sesekali dia mencubit tangan nya yang bermaksud supaya satria sadar dari mimpinya namun ternyata usahanya gagal


satria terus memeluk nya dan sambil sesekali mencium nya tina yang merasa risih dia pun membalikkan badan dan refleks langsung menampar pipi satria "dasar otak mesum"


tina merasa kesal dia pun marah terhadap kelakuan satria ya walaupun dia sadar kalau satria masih dalam keadaan setengah sadar


"aww. sakit tau" satria pun langsung tersadar dari tidur nya itu


"ya habis siapa suruh meluk meluk aku . iya itu rasain" tina kesal dan lalu meninggalkan satria kini tina ada di depan pintu dia pun menggedor gedor pintu itu berharap sudah ada orang yang datang ke Coffe Shop


"ohh.. iya mending aku hubungin saja tuh pak adit" tina langsung meraih hp nya namun setelah dia lihat ternyata hp nya mati karna kehabisan baterai dia merasa kesal sekali sudah tidak bisa keluar dan kini hp nya pun mati di saat genting genting nya


"ih. daasar hp goblok lagi posisi genting gini ngapain harus mati sih" tina terus berusaha menghidupkan hp nya namun semua itu hanya sia sia dan dia sempat berfikir untuk meminjam hp nya satria namun dia urungkan niat nya itu


akhirnya dia hanya terdiam sambil melihat ke arah jendela dan berharap sudah ada orang yang berangkat ke Coffe Shop itu di saat dia tengah melihat ke arah luar suara pintu terbuka pun terdengar di telinga tina langsung dia pun menoleh dan ternyata benar saja pintu itu sudah terbuka dengan berdirinya laki laki yang tak lain itu adalah meneger nya sendiri

__ADS_1


"pak adit, terimakasih pak sudah membukakan pintu ini saya pamit pulang dulu ya pak"


"ohh.. jadi kalian terkunci di sini ya ?? pantas saya cari satria tidak ada di rumah" adit menahan tangan tina yang ingin pergi pulang


"kamu jangan pulang dulu, ada yang mau saya omongin sama kamu"


"baik pak" tina pun langsung duduk kembali ke sofa di susul adit yang mengikuti di belakang nya


"saya mau nanya, semalam kalian ngapain disini kenapa nggak pulang ??" adit menatap tajam tina yang sedang kebingungan untuk menjawab pertanyaan dari menejer nya itu


"saya nggak ngapa ngapain kok pak .. saya dan satria hanya terjebak disini pintunya ke kunci dari depan jadi kami tidak bisa keluar"


"oke. apa benar seperti itu sat ??" adit bergantian menanyai satria


"iya bro benar kok apa kata dia" satria pun membenarkan ucapan tina karna dia tidak ingin membuat tina mendapat masalah di tempat kerja nya itu


"oke. hari ini kamu nggak usah kerja ya tin semua karyawan juga sudah saya beritahu kalau hari ini libur"


"baik pak, kalau begitu saya pulang dulu ya pak permisi" tina pun beranjak dari tempat dia duduk dan menuju pintu keluar dan pulang meninggalkan adit dan juga satria di dalam sana


Epiologgg....

__ADS_1


sedangkan dua orang yang masih di dalam ruangan tersebut sedang bercengkrama satu sama lain mereka sedang asyik membahas soal terkunci nya satria dan juga tina di dalam satu ruangan


"eh.. sat kenapa sih kamu nggak jujur aja sama dia tentang perasaan luu"


"aku belum berani bro, ini masih terlalu cepat buat nyatain perasaan ku ini aku takut dia bakal nolak dan marah sama aku bro"


"oke lah, oh iya aku mau nunjukin kamu sesuatu"


"apaan bro coba aku lihat" satria sangat antusias tentang apa yang mau di perlihatkan oleh adit kepadanya


"ini dia bro coba deh kamu lihat dengan seksama" satria pun melihat apa yang di tunjukkan oleh adit dan dia pun kaget ternyata vidio yang di tunjukkan kepadanya adalah sebuah rekaman CCTV dirinya dan juga tina malam itu


"gila lu bro, bisa bisanya kamu copy rekaman ini" satria meninju pelan bahu teman nya itu dan sedikit merasa malu karna adit teman nya ternyata menonton moment saat dia bersama tina di dalam satu ruangan


satria terus menonton vidio itu sampai habis dan tiba di waktu pas tina lagi ketakutan karna mendengar suara yang tak tau darimana asalnya


"haha, lucu juga ya pas dia lagi ketakutan gini" satria tertawa saat melihat ekspresi tina pas lagi ketakutan itu terlihat sangat menggemaskan dan sangat lucu


Bersambungg...


hay gaes dukung terus karya ku ya supaya aku bisa menyelesaikan karya ku ini dengan baik dan rapi .. jangan lupa like dan coment di setiap episode episode nya ya

__ADS_1


Terimakasih semua


salam dari aku tinok 😊😊😘


__ADS_2