
karna dia sudah sampai di kos tina pun langsung menghubungi sahabat nya itu yang bernama silvi dia menyuruhnya untuk segera datang ke kos.an nya
"vi ini aku sudah di kos, kamu kesini ya"
"iya nanti aku kesana setelah selesai jam kuliah aku ya tin" silvi pun meng iyakan permintaan sahabat nya itu namun karna dia masih ada kelas silvi pun memutuskan untuk menyelesaikan nya terlebih dulu
setelah beberapa jam berlalu silvi pun tak kunjung datang tina yang masih berdua dengan satria merasa sangat gelisah karna dia takut kejadian yang kemarin terulang lagi
"sayang.. kamu suruh pak adit kesini sih ini silvi udah aku suruh kesini lohh, siapa tau kita bisa bikin mereka jadian kan yang"
"yang bener kamu sayang ?? silvi mau kesini kalau begitu aku kirim pesan dulu ke adit ya biar dia kesini juga" satria pun langsung mengeluarkan hp nya untuk menghubungi teman nya itu untuk datang ke kos.an tina
karna satria tau kalau adit suka sama silvi jadi dia berniat untuk membuat dua orang ini supaya bisa meresmikan hubungan mereka, karna satria takut kalau adit sampai terlambat untuk menyampaikan nya
"bro kesini sih, silvi mau kesini lohh"
"yang bener bro silvi mau kesana ?? kalo bener aku bakal ke kos.an sekarang juga"
"gua tunggu loo bro" satria pun menjawab pesan nya singkat dan dia merencanakan sesuatu buat adit dan silvi
tak berapa lama silvi pun datang terlebih dulu, dia langsung masuk kedalam kos untuk menemui sahabatnya itu dan dia pun kaget karna ternyata disana sudah ada satria yang menemani tina
"hay silvi, akhirnya kamu datang juga sini sini duduk di sebelahku" tina pun menyuruh silvi untuk duduk di sebelah nya karna ada sesuatu yang ingin dia katakan kepada silvi sahabatnya
"ehh. iya tin maaf ya aku baru datang, aku juga baru selesai kelas sih.. kamu sebenarnya kenapa sih kok bisa bisa nya kamu di bawa ke klinik ??" silvi menanyakan keadaan tina karna dia merasa khawatir terhadap sahabatnya itu
"hehe.. nggak apa kok vi ini aku juga baik baik aja kan" tina berusaha untuk tidak membuat silvi khawatir tentang keadaan nya itu
"ohh.. iya vi nanti adit juga mau kesini lohh"
__ADS_1
"ihh.. yakin kamu tin ?? kenapa nggak bilang sih kalau bilang tadi aku kan bisa ke salon dulu biar kelihatan cantik di depan adit.. hehe"
"hehe.. maaf ya vi ya udah sih kamu pake aja dulu dress yang ada di lemari ku kamu pilih giih, sama make up juga ada ya walaupun nggak semahal seperti yang kamu punya sih"
"oke nggak apa kok tin yang penting aku bisa terlihat cantik itu udah cukup buat aku kok"
akhirnya silvi pun masuk kedalam kamar tina untuk mengganti pakaian nya dan juga untuk dandan supaya lebih terlihat cantik di hadapan laki laki pujaan nya itu, dia begitu kebingungan dengan apa yang harus dia pakai untuk menemui pangeran nya
dia terus memilih dress dress yang ada di lemari tina, karna memang ukuran pakaian mereka sama jadi tidak terlalu pusing buat gonta ganti kalau mereka ingin ganti pakaian nya,
silvi terus mencoba satu persatu dress yang ada dan sampailah dia menemukan dress yang begitu pas di badan nya yaitu dress yang paling di sukai oleh tina, dia ingin memakainya namun di sisi lain dirinya tidak ingin membuat tina sedih karna dress yang paling dia suka sudah dirinya pakai terlebih dulu
akhirnya silvi pun mengganti dress itu dengan dress yang berwarna merah yang begitu anggun saat dia kenakan, dia begitu cantik dengan dress itu setelah dia merasa cocok dia pun langsung memoles riasan wajah nya bisa terlihat mecing dengan balutan dress nya itu
"aku harus cepat cepat nih dandan nya biar adit nggak nunggu lama" dia berceloteh sambil mendandani dirinya dan memoles wajah nya agar terlihat lebih anggun
dia bersiap dan sampai lah di waktu dirinya sudah selesai dengan semua keributan yang dia bikin di kamar tina dan membuat berantakan semua nya
"hey vi.. sampai nggak kedip gitu ngelihatin adit" satria mengagetkan silvi dengan bicara nya yang sedikit membuat silvi terkejut
"hih.. apaan sih sat, biarin ngapa sih kamu" tanpa menoleh silvi terus memandangi adit yang berada tepat di hadapan nya itu dia terus melihat pahatan sempurna yang tuhan ciptakan
"woyy woyy bangun.. terus aja pandang pandangan, mbok.an ndang di mulai ngomong nya sih dit" satria mengagetkan kedua nya agar sadar dari lamunan mereka masing masing
akhirnya adit pun tersadar dari lamunan itu dan memulai percakapan agar mencairkan suasana tegang di antara mereka berdua adit "hey vi, gue adit temen kampus loo"
"hehe.. iya dit aku kenal kok sama kamu"
"lah kamu disini emang nggak ada jam kuliah ??"
__ADS_1
"udah selesai kok, aku juga baru pulang langsung kesini"
"ehh.. iya vi mending kita pergi jalan sendiri yok biar mereka berdua menikmati kebersamaan nya dari pada kita jadi obat nyamuk.. hehe" adit pun mengajak silvi untuk pergi karna dia ingin mengungkapkan perasaan nya terhadap silvi dan juga tidak ingin mengganggu teman nya
karna silvi juga ingin berduaan dengan pria idaman nya dia pun meng iya kan ajakan dari adit yang mengajak nya pergi keluar "ayo dit"
silvi sangat senang sekali karna bisa berduaan dengan pria idaman nya itu karna waktu yang dia tunggu tunggu pun akhirnya terwujud juga
"asyik aku di ajakin adit jalan bareng nih" silvi berbicara dalam hatinya karna tidak ingin adit dan juga kedua teman nya itu mengetahui apa yang dirinya impikan
dan akhirnya mereka berdua pun pergi meninggal tina dan juga satria untuk memberi mereka waktu untuk bisa berduaan, akhirnya mereka berdua pun berada di kos.an hanya berdua satria pun memutuskan untuk pergi ke Coffe Shop karna disana tidak ada yang nungguin
"ohh . iya sayang ini adit kan pergi aku harus kembali ke Coffe Shop nggak apa kan ??"
"hehe.. nggak apa kok sayang kalo boleh sih aku juga mau ikut ke Coffe Shop"
"kamu di rumah aja ya sayang istirahat" satria melarang tina untuk bekerja dan akhirnya tina pun mengikuti kemauan satria
"iya deh sayang aku di kos aja" tina begitu kecewa karna dia nggak bisa keluar
satria pun berpamitan untuk pergi dan tina mengijinkan nya dan mengantarkan satria sampai teras "kamu hati hati ya sayang, dahh"
"dahh sayang, love you" satria memberi kiss bye untuk pacarnya itu dan pergi meninggalkan nya di kos sedangkan tina hanya menanggapi nya dengan senyuman manisnya
Bersambungg...
hay gaes dukung terus karya ku ya supaya aku bisa menyelesaikan karya ku ini dengan baik dan rapi .. jangan lupa like dan coment di setiap episode episode nya ya
Terimakasih semua
__ADS_1
salam dari aku tinok 😊😊😘