
mereka berdua telihat sangat bahagia karna memang hari ini adalah hari bahagia buat mereka berdua, karna mereka telah meresmikan status nya yang dulunya adalah karyawan dan juga bos sekarang menjadi sepasang kekasih yang sangat serasi
mereka terus berpegangan tangan dan terus saling pandang pandangan di tengah keromantisan mereka ternyata hari pun mulai gelap dan udara disana pun mulai dingin tina yang hanya mengenakan mini dress sekarang pun merasa kedingingan
"sat, kita pulang ya dingin tau udara disini kamu kan lihat sendiri aku pake baju yang kurang bahan.. hehe"
"iya ayo pulang" satria pun langsung mengajak tina pulang setelah mereka keluar dari tempat itu satria pun bertanya kembali kepada tina
"kita mau kemana lagi sayang" sengaja satria memanggil tina dengan sebutan sayang
"hah.. sayang ihh apaan sih sat kenapa harus manggil aku pake sebutan itu sih" tina yang merasa malu langsung saja membuat pipinya menjadi merona
"kan itu sebutan saat kita lagi burdua sayang nggak apa apa kok tenang aja hanya kita berdua yang tau ini kok"
"iya deh iya" lalu mereka berdua pun masuk kedalam mobil tina menaruh buket bungan di jog belakang karna dia tidak ingin kalau buket itu sampai rusak
"kita pergi cari makan dulu ya sayang, kamu pasti lapar kan" sambil sedikit meledek wanita kesayangan nya itu
"iya aku mah ikut aja sama kamu" lalu mereka pun pergi meninggalkan tempat itu dan tina yang sedang di mabuk asmara dia pun terlihat bahagia dengan penuh senyuman begitu pun sebalik nya dengan satria
satria melajukan mobil nya dengan kecepatan yang sedang karna dia tidak ingin cepat sampai di tempat tujuan supaya dia bisa lebih lama berduaan dengan kekasih nya itu
dan tak berapa lama kemudian mereka pun sampai di sebuah resto steak mereka pun mampir kesana untuk makan karna memang dari tadi mereka sudah merasa lapar
mereka pun menuju tempat yang kosong dan hanya ada satu tapi menurut tina tempat itu lain dari yang lain, ya memang lain dari yang lain karna tempat itu sudah di booking oleh satria untuk makan malam romantis dengan tina
"sat, ini tempat nya kok beda ya sama yang lain nya ??"
__ADS_1
"udah gapapa kok, ini tempat udah aku booking tadi jadi memang tempat ini buat kita berdua khusus"
mereka pun duduk berhadapan sambil menunggu makanan datang mereka pun bercanda untuk mencairkan suasana tegang diantara mereka dan tak lama makanan pun datang tina pun kaget bukan kepayang dengan semua pesanan yang datang
karna yang makan hanya dua orang dan makanan yang datang adalah satu meja full "yakin ini kita makan sebanyak ini ??"
"yakin lah, kamu kan biar sehat sayang" tina terkejut dengan jawaban satria ternyata dia sangat peduli dengan keadaan nya namun dia berfikir apa mungkin dia bakal terima kalau tau aku udah nggak suci
netra bening itu pun berkaca kaca setelah memikirkan itu dan satria mengetahui nya "hey sayang kenapa kamu nangis, kamu nggak suka sama makanan nya ya ??"
"nggak kok sayang, aku hanya ingat sama orang tua ku di kampung apa mereka juga makan enak seperti aku gini ??" satria pun bangkit dari duduk nya dan menghampiri tina lalu memeluk nya erat
"sudah ya sayang jangan nangis, aku yakin ayah ibu kamu pasti bahagia kok disana" satria berusaha menenangkan pacarnya itu dan mengajak nya makan karna sedari tadi mereka jalan mereka belum makan sama sekali
"jangan nangis lagi ya sayang, sekarang makan giih biar ini perut kamu ada isi nya" satria reflek mengelus perut pacar nya itu lalu satria pun duduk kembali
"iya sayang" mereka pun duduk berhadapan sambil menikmati makanan yang ada di atas meja mereka terlihat sangat serasi sekali banyak pengunjung yang melihat kemesraan mereka
dan setelah selesai membayar mereka pun keluar dari resto tersebut tina sangat senang karna baru sekali ini dia makan di sebuah resto yang sangat mewah
"makasih ya sayang udah mau ngajakin aku jalan jalan hari ini, ya tapi besok aku lembur 2 hari dong gapapa wis yang penting bisa bareng kamu.. ohh iya sayang aku mau ngomong sama kamu nanti kalau aku kerja jangan kamu beda bedain sama karyawan lain ya karna aku nggak pengen ada yang iri sama aku"
"tapi kamu kan pacar aku sayang masak ya iya aku mau marahin kamu"
"kalau aku salah ya di marahin lah sayang"
"oke deh aku nurut sama kamu wis"
__ADS_1
"makasih sayang" tina pun menggelendot di tangan satria sambil sedikit manja sama satria
mereka pun berjalan menuju parkiran namun di tengah jalan tina di kagetkan dengan kedatangan sahabatnya silvi "woy.. ketahuan pacaran nih yee"
"kurang ajar kamu ya vi.. ngagetin orang aja"
"akhirnya kamu mau juga makai baju itu tin, aku suka sama penampilan kamu sekarang di pertahanin ya" silvi tersenyum kepada sahabatnya itu karna tina mau ngerubah penampilan nya
"ya lagi coba coba sih vi.. ya udah aku duluan ya vi tuh orang nya udah nungguin di mobil"
"ok.. hati hati di jalan ya" silvi melambaikan tangan nya dan pergi meninggalkan tina
tina pun masuk kedalam mobil dan di kejutkan oleh tingkat satria yang tiba tiba mau mencium nya "ehh.. pak bapak kenapa ya ??"
"tuhkan bapak lagi, ya udah lah ayo pulang" satria merasa kesal kepada tina karna sudah memanggil nya dengan sebutan pak lagi
karna mengetahui satria kesal tina pun berusaha membujuk nya " sayang jangan ngambek dong tadi aku kan cuma kaget abis aku baru masuk kamu sudah mau nyosor aja kayak bebek.. hehe"
"iya nggak apa kok kita pulang ya sayang"
"iya sayang" satria pun melajukan kendaraan nya pelan karna memang dia tidak ingin cepat cepat berpisah dengan pacarnya itu dia masih ingin bareng terus
dan tak lama mereka pun sampai di kos.an tina dan mereka pun turun dari mobil lalu masuk kedalam kamar mereka berdua sudah berada dalam satu ruangan yang tertutup
Bersambungg....
hay gaes dukung terus karya ku ya supaya aku bisa menyelesaikan karya ku ini dengan baik dan rapi .. jangan lupa like dan coment di setiap episode episode nya ya
__ADS_1
Terimakasih semua
salam dari aku tinok 😊😊😘