
" Wow,, ini cake yg sangat lezat yg pernah aku cicipi kak,,?! Seru Ayumi dengan mata yg berbinar binar. Di sendoknya lagi, dan lagi,, hingga kue itu tandas. Kemudian gadis kecil itu menyeruput es coklat nya, namun sebelum benar benar habis, Andara merebutnya dari tangan Ayumi..
"Berhentilah,, kau akan kena diabetes jika mengkonsumsi gula berlebihan, ujar Andara menasehati,.
"kakakk.... kau jangan berlebihan memberikan yumi makanan yg terlalu manis seperti ini. Kasihan tubuh kecilnya,,, Andara menghampiri anoki dan menepuk ujung kepala kakaknya dengan sedikit kasar. Dia jengkel dengan kelakuan kakaknya yg terlalu memanjakan Ayumi, padahal dia sendiripun demikian. kadang dia tidak tega jika Ayumi mulai merengek rengek dengan wajah yg memelas.
" Kak anoki, buatkan lagi yg Pakek wipe cream banyak, ujar Ayumi mengabaikan sikap Andara ... Gadis itu hanya tersenyum kecil seakan mengejek perlakuan Andara kepadanya. ...
" Heii,, berhenti berhenti.. jika tidak, kau akan menyesalinya... Andara mulai mengeluarkan ancaman mematikan, kemudian dia berkata.. "kau tau poster V yg terpajang dengan ukuran besar di kamarmu itu, jika ku adukan dengan tuan Bachri , Akan seperti apa ya?🤔🤔🤔
"Tidakk,, tidakk,, tidakk,,, jangan lakukan. ( Ayumi mulai takut)
" Oke baiklah, kau menang Andara Bachri,,, ujar Ayumi dengan mengulum bibirnya menyembunyikan senyuman yg dari tadi akan keluar , mengingat perhatian yg diberikan Andara kepadanya..
"Andara? Bachri?.. Kau bisa aja,, seru Ayumi dengan wajah yg mulai merona karena malu..
" Bachri,,? Bukan kan itu nama ayahmu? tanya anoki kepada Ayumi,
"Ada apa ini? "Apa hubungannya dengan Andara? ( anoki tampak penasaran, tangannya disibukkan dengan mengetuk ketuk ujung pipinya dengan jari jari).
"Tolong jelaskan, lanjutnya...
"Kak Andara menyukainya,,,,!! jawab Ayumi dengan polos, gadis itu kemudian berdiri dari duduknya dan menghampiri anoki yg masih berada di dapur.
Andara hanya menyaksikan ke duanya dengan mulut yg terkatup. Dia hanya diam membisu karena tidak tahu akan berkata seperti apa. jantungnya berdetak kencang ketika memikirkan pendapat anoki tentang ayah yumi. Dia takut kakaknya itu tidak akan menyetujuinya..
__ADS_1
"Apa kak anoki setuju jika kak Andara bisa menjadi ibuku? Tanya Ayumi dengan mata yg mengeluarkan binar harapan disertai senyum lebarnya.
" Ah itu,, bukankah dia pria yg berumur? ( anoki tampak ragu akan mengatakan iya)
"iya, 40 th,, tapi dia masih tampan tentunya... Saut Andara yg dihadiahi sorotan tajam dari anoki..
" Kau,, ( geram anoki kesal) ahh sudahlah,, terserah apapun maumu.. Aku bisa apa jika kau benar benar menyukainya.. saut anoki dengan nada pasrah. Anoki tidak habis pikir, adiknya itu terlihat sangat cantik dan masih muda, kenapa seleranya bapak bapak yg punya anak 1 sih..
" Apakah ini berarti kau menyetujuinya,,,! seru Andara girang, kemudian dia berlari menghampiri Ayumi dan memeluknya..
" Kau dengar itu, kakakku menyetujuinya... ujar Andara.. lagi dan lagi gadis itu tertawa dengan lebar, nampak gigi putih yg menambah kecantikannya..
" Ya, itu baru kak anoki, bagaimana dengan ayahku? kata Ayumi pelan..
" Ah, aku lupa,, dia bahkan tidak pernah merseponku.. ( Andara mendudukkan tubuhnya dengan lesu seakan kebahagiaannya tadi yg terpancar telah memudar setelah mendengarkan ucapan dari Ayumi.
"Bahkan kau belum berhubungan dengannya,? ucap anoki disela sela tawanya ...
" Berhenti menggodaku kak,, aku hanya tidak seberuntung itu untuk SAAT INI,, ( Andara menekan kata katanya)..
" Ya ya ya,,, sudah,,!! menyerahlah,, Tuan Bachri itu pemilik Vendor smartphone yg terkemuka saat ini,, jika dilihat juga,, dengan umurnya yg ke 40th pun banyak wanita yg masih mengejar ngejar dia.. Bagaimanapun, pria itu memiliki kharisma , yaaaa yg terbilang kuat lah.. jelas anoki dengan panjang lebar..
Andara semakin menundukkan kepala nya.. tampak gadis itu sedikit frustasi.. bagaimana tidak,,? bayangan akan Bachri yg dikelilingi wanita cantik dan sexy menyesakkan dadanya..
Andara mulai menangis tidak jelas,, dan anoki tampak takut dibuatnya .
__ADS_1
"Heii,,, heii,, sudahlah,,, jangan insecure seperti itu. kau juga cantik,, mana bisa kau menyerah sebelum maju.. itu bukan gaya adikq ya... kata anoki menasehati andara.
Gadis itu kemudian mengangguk dan menyeka sisa lelehan air matanya. Di lihatlah Ayumi yg sedari tadi memperhatikannya. Dia mulai tersenyum dan berkata, Izinkan aku jadi ibu yg terbaik untukmu,, ucapnya dengan sesenggukan..
"Aku akan mendukungmu, apapun yg terjadi..!! balas Ayumi dengan senyum lembut dan tangannya sibuk membelai ujung kepala Andara , menepuk nepuk punggungnya dengan pelan agar dia berhenti menangis..
" Apakah dramanya sudah berakhir? tanya anoki sangsi,, Dia tidak kuat melihat adiknya yg sedikit sedikit menangis. menurut anoki itu hal yg berlebihan, mengingat dulu Andara seperti gadis tomboy yg tidak berminat menjalin hubungan dengan laki laki manapun. Dan dia sekarang terliat seperti Bucin nya Bachri..
"Ayah dan ibu akan datang berkunjung 2 Minggu lagi. pastikan kau sudah berhubungan dengan tuan Bachri jika tidak ingin dijodohkan dengan anak koleganya..
" Selalu saja, itu dan itu lagi,, aku tidak akan menikah dengan mereka,,, kata Andara murung..
" Kau tidak bisa menolaknya sekarang.. batas umurmu untuk bermain main telah habis... jelas anoki dengan tegas disertai sorot mata tajam dan dingin..
" Jika aku gagal dengan Tuan Bachri, aku tidak akan menolak dijodohkan dengan siapapun. aku pasrah saja kak,,,!! saut Andara dengan tubuh yg melemas..
"Ayumi, tapi aku takkan bisa jauh darimu. jika nanti kau tidak menjadi anakq, bisakah kau tetap menganggapku kakak, bahkan aku sangat bahagia jika kamu mau menganggapku sebagai ibumu...!! ( Andara memegang kedua tangan Ayumi dan menggenggamnya erat. matanya lurus melihat kearah yumi dengan penuh harap)
" Selalu,, kau wanita ke dua yg terbaik setelah ibuku.. ujar Ayumi..
" Dan kak,, apakah kita akan menginap disini untuk semalam?
" Iya menginaplah, aku akan menyiapkan kamar untuk kalian... kata anoki dengan senang..
" Iya untuk malam ini saja, tapi sebelum itu, izinlah kepada ayahmu dahulu, aku tidak ingin dia khawatir.. jelas Andara dengan lembut
__ADS_1
" Okeyy,,!! ( Ayumi hanya mengacungkan jempolnya dan bergegas mengambil benda pipih itu untuk menelpon ayahnya)
Tapi telponnya tidak bisa tersambung. Dia mencobanya berkali kali dan akhirnya gadis kecil itu menyerah. akhirnya benda pipih itu di letakkan dimeja makan. dan dia bergegas pergi ke kamar untuk tidur karena lelah habis bekerja.