Kontrak Nikah Sang Presdir

Kontrak Nikah Sang Presdir
BAB. 55


__ADS_3

Kelanjutannya


"Waaaww ayah,, kau hebat sekali seperti bad man. Seru ayumi saat melihat ayah dan maminya berjalan menuruni tangga.


"Dengan jarak Indonesia dan Jepang yang begitu jauh, kau mampu menempuhnya dengan waktu yang tidak lebih dari 30 menit.. Kata Ayumi sembari menyembunyikan tawanya. Gadis itu benar benar merasa bahagia karena telah berhasil mengerjai ayahnya yang plin plan.


" Batman bukan badman ya,, jelas Bachri meralat ucapan anaknya. Kalau nada bicaramu seperti itu ayah terlihat menjadi seorang laki laki brengsek saja.. ketus Bachri yang masih terbawa perasaan jengkel dengan kelakuan putrinya yang konyol dan sekarang dengan berani dia mengatai ayahnya.


" Batman itu kan manusia kelelawar ayah, dan yang ku maksud bukan seperti itu. Kali ini Ayumi tertawa sampai terpingkal pingkal melihat ayahnya membalas nya dengan sorot mata yang tajam menatap Ayumi. Andara yang melihat kelakuan ayah dan putrinya hanya bisa menggelengkan kepala.


" Mereka sama saja seperti bocah, batinnya jengah ..


" Ctakkkk,, satu jitakan keras mendarat di kening ayumi dengan sempurna .


" Awww... Awwww. sakitttt. keluhnya dibuat buat.


"Mami.. lihatlah,,!! suamimu yang kejam ini telah menyiksa putrinya yang cantik.. seru Ayumi berusaha mengadu pada Andara agar mendapat dukungan. Gadis itu menampilkan puppy eyes yang dibuat buat agar Andara luluh dan mau membelanya.


Andara hanya menghela nafas pelan saat melihat gaya akting anaknya. Wanita itu meninggalkan mereka berdua dan mencari sosok Laura yang akan ditemuinya..


" Dimana ibumu? tanya Andara yang tidak menemukan Laura.


" Sudah pulang mam,,!! jawab ayumi singkat.


" Kenapa? padahal mami masih ingin berbicara...


" Ibu sedang ada urusan mendesak, dia ada jadwal check up kehamilannya malam ini. jawab Ayumi sembari melirik ke arah ayahnya yang terus saja melihatnya dengan sorot mata yang tajam.

__ADS_1


" Apa,,? ibumu juga hamil.. seru Andara tidak percaya namun terlihat wajahnya tampak bahagia.


" 3 months mam,,, akhirnya aku akan mempunyai dua adik.. ujar Ayumi seraya tersenyum melihat maminya bahagia mendengar kabar bahwa ibunya juga hamil.


" Mami turut bahagia sayang,, saut Andara dan tangannya meraih tubuh Ayumi dan dipeluknya.


" Semoga kau juga bisa menyayangi mereka.. lanjutnya..


" Sure mam,,!! aku pasti akan menyayangi mereka, karena mereka juga calon adik adikku . Pasti menggemaskan jika aku bisa bermain dengan mereka. kata Ayumi sembari melepaskan pelukan maminya.


Sedangkan Bachri terus saja melayangkan tatapan tajam ke arah Ayumi seakan menjelaskan jika gadisnya itu melakukan kesalahan dan harusnya meminta maaf. Namun Ayumi tidak menggubris pelotot an ayahnya. Gadis itu malah membalasnya dengan tersenyum mengejek.


Andara yang melihat anak dan ayah yang masih saja berseteru itu hanya mampu menggelengkan kepalanya.


" Bisakah kalian akhiri pertengkaran unfaedahnya. Mami mau istirahat, kata Andara seraya pergi meninggalkan mereka berdua dan kembali ke kamarnya. Rasa lelah membuatnya ingin segera beristirahat dan tidak mau berdiri terlalu lama.


" Tidak bisa, malam ini ayah mau tidur dengan Mami mu.. teriak Bachri tak mau kalah dengan anaknya. Pria itu telah berlari juga dan menghampiri istrinya. Lalu segera membopong tubuh istrinya tanpa persetujuan dari empu nya.


" Apa yang kau lakukan....!! seru Andara terkejut dengan mata yang melotot melihat wajah suaminya yang hanya cengengesan membalas tatapan dari Andara.


" Ayah kau jahat,,!! kata Ayumi jengkel karena dia kalah start dengan ayahnya. Kakinya ia hentak hentakkan ke lantai tanda protes dan wajahnya cemberut.


Bachri hanya tersenyum mengejek melihat tingkah anaknya. Kemudian segera pergi meninggalkan Ayumi yang masih berdiri dengan wajah yang terlihat emosi.


*****************


Paginya Bachri sudah berangkat ke kantor terburu buru. Ayumi yang masih mengoleskan selai ke atas rotinya, terkejut melihat maminya yang menangis sambil menuruni tangga.

__ADS_1


" Mami ada apa? tanya Ayumi yang khwatir melihat maminya dengan mata yang sembab penuh dengan air yang masih menggenang.


Andara hanya menangis tanpa mau menjawab pertanyaan putrinya.


"Mami kenapa? Apa ayah menyakitimu lagi?


Tanya Ayumi dengan wajah yang terlihat khawatir karena melihat maminya Yang sedari tadi menangis tanpa memberikan penjelasan.


"Hiksss,, Hiksss, pria tua itu tidak ada ditempat tidur saat aku bangun tadi? ujar Andara disela tangisannya..


" Lalu,,? tanya Ayumi yang terlihat kebingungan dengan ucapan maminya.


" Aku merindukannya tau,,!! Padahal mami ingin di manja saat bangun tidur.. Kata Andara sambil menyeka air matanya yang saat ini agak mulai mengering.


Ayumi yang melihat tingkah maminya hanya mampu menggelengkan kepalanya seperti tidak percaya dengan apa yang dilihatnya saat ini.


" Terus mami ingin aku melakukan apa? tanya Ayumi setelah dirasa Andara sudah mulai berhenti menangis. Gadis itu memutar otaknya berusaha berfikir bagaimana memenuhi keinginan maminya yang sedang hamil muda.


" Kau sekolah saja,, mami akan tidur.. ucapnya seraya pergi meninggalkan Ayumi dengan raut wajah yang terlihat heran.


" Whatttt,,,? teriakk Ayumi tidak percaya dengan apa yang dikatakan maminya.


" Apa memang seperti itu mood ibu hamil.


" Sangat membingungkan. Batinnya bertanya tanya


_ Bersambung_

__ADS_1


__ADS_2