Kontrak Nikah Sang Presdir

Kontrak Nikah Sang Presdir
BAB 37


__ADS_3

kelanjutannya


"Anakmu,,,,? Apa ini benar,,??, teriak seorang pria dengan umur diatas 55 tahunan. Dia adalah Daichi ayah dari Andara. Usianya yang sudah separuh abad itu tidak membuatnya menjadi seorang yang lemah. Ia masih terlihat bugar meski keriput ada disudut mata dan beberapa garis di keningnya.


"Ahhh,, Andara putriku, apa yang kau lakukan disana nak, sampai mempunyai putri sebesar ini,,? ujar salah satu wanita yang bernama naomi ibu dari Andara. Dia sangat shock mendapati putrinya telah memiliki anak yang berumur sekitar 10 tahunan.


"Mam.. ini tidak seperti yang kau pikirkan,, jelas Andara dengan cepat. Dia tidak ingin keluarganya salah paham dan berfikir yang tidak tidak mengenai dirinya..


"Dia putri sambungku, namanya ayumi mam..


"Astaga astagaa,,, Tuhann apa lagi ini,,, kau menikah dengan seorang duda dan tidak mengabari keluargamu dulu.. ucap Naomi dengan nada terkejut. Wanita tua itu tidak menyangka jika putrinya telah menikah. Ia mencengkeram sudut kursi yang tadi dudukinya dan salah satu tangannya yang memegang kepalanya yang tiba tiba sedikit pusing.


"Andara kau sungguh mengecewakan mami mu ini.. hiks hiks hiks... tangisannya mulai pecah'...


"Mam... aku sudah memberitahu kalian bukan? tapi kalian malah menertawakanku.. Sungut Andara tidak terima. Lalu wanita itu menghempaskan tubuhnya di sofa keluarga. Dan melanjutkan lagi kata katanya.


"Jelas jelas waktu itu kalian tidak mempercayai perkataanku, untung kak Naoki datang menemaniku sampai kepelaminan. ucapnya lagi dengan nada kecewa.


"Ohhh,, astaga,,, jadi dulu itu kau benar benar meminta restu kepada kami untuk menikah? Tanya Naomi sedikit tidak percaya..

__ADS_1


"Tapi kenapa suamimu tidak datang kesini dan meminta restu kepada orang tuamu? lanjutnya dengan heran.


" Ceritanya panjang mam,, apa mami akan terus bertanya seperti ini dan tidak membiarkan kita masuk. Kasihan Ayumi dia pasti sangat lelah. Biarkan kami istirahat mam, nanti kita lanjutkan lagi perdebatannya.


Ayumi yang sedari tadi hanya diam saja melihat perdebatan maminya dengan Grandma nya hanya bisa menghela nafas kasar. Dia tidak menyangka kejadiannya akan serumit ini. Memang benar yang dikatakan Naomi jika pernikahan itu harusnya pihak laki laki akan datang dan meminta restu dulu.


Sedangkan sedari tadi mata Daichi tidak lepas memperhatikan Ayumi yang terlihat tidak nyaman dan wajahnya pucat sangat lelah. Perjalanan dari Jakarta ke Jepang telah menguras habis tenaganya..


"Kau masuklah dulu,, titah Daichi kepada Ayumi.


"Ruang tamu ada disebelah kiri dekat dengan vas besar warna gold... ujarnya dingin.


Gadis itu menutup pintu setelah memasuki kamarnya dan menghempaskan tubuhnya di ranjang tidur.


"Papi,, dia anakku sekarang. Bersikaplah selayaknya seorang kakek, tegur Andara yang tidak terima atas sikap dingin ayahnya..


"Aku hanya belum terbiasa.. jawab Daichi sekenanya.. "Suamimu itu sungguh tidak bertanggung jawab. Kau kesini membawa putrinya sedangkan dia tidak ikut datang.. ketusnya seraya membenarkan kaca matanya yang sedikit melorot.


Pria itu mendudukkan tubuhnya di sofa sebelah kiri Andara dan tangannya mengambil koran yang sedang dibacanya tadi sebelum tiba tiba Andara pulang dengan membawa gadis kecil yang sedikit membuatnya terkejut.

__ADS_1


"Dia sibuk bekerja pa,!! nanti dia akan menyusul kami.. ucap Andara pelan. Wanita itu tampak lelah tapi dia tidak ingin mengistirahatkan tubuhnya. Ia masih ingin menikmati momen berkumpul dengan keluarganya. Kemudian Kaki nya diangkat naik kesofa dan diselonjorkan berharap rasa penatnya sedikit menghilang.


"Apa pekerjaannya,,? saut naomi yang mulai tertarik dengan pembicaraan putrinya. Wanita paruh baya itu mendudukkan tubuhnya lagi dengan tangan yang meraih cangkir teh dan diteguknya pelan pelan.


"Pemilik perusahaan dibidang IT mam,, "SunFlower.corp".. Mami pernah mendengarnya tidak,,,? ucap Andara bangga. Ia melebarkan senyumnya menyeringai.


"Kau menikah dengannya,,? sentak Daichi yang tiba tiba mengeraskan suaranya dan itu membuat anak dan istrinya terkejut.


" Iyy,,, iyaaa ayahh,, what Happened? ujar Andara terbata bata. Ia melihat ayahnya tampak berfikir keras sebelum melanjutkan pembicaraan nya..


"Dia masih beristri bukan,,? Laura namanya..


"Dia sudah meninggal ayah.. dia duda sekarang.. jelas Andara.


" Belum bisa dipastikan karena mayat istrinya itu belum pernah ditemukan..


"Kau tau, bahkan kejadian itu pernah menggemparkan seluruh dunia. Segala cara Bachri lakukan agar menemukan istrinya meski hanya mayat. Tapi sayangnya setelah beberapa hari, mereka menemukan korban dengan luka bakar yang cukup parah. Namun wajahnya tidak dikenali, hanya saja ada kalung milik istrinya berada di tubuh wanita tersebut. Dan Bachri beranggapan jika istrinya itu benar benar meninggal. Padahal hasil forensik tidak menunjukkan DNA yang sama di tubuh mayat itu. Jelas Daichi panjang lebar. Pria itu tidak ingin putrinya terlibat masalah dengan menikahi suami orang, karena itu bisa merusak citra keluarganya.


"Apakah papi tau banyak tentang hal itu,,? tanya Andara penasaran. Ia berdiri mendekati Daichi seraya memasang telinganya lebar lebar.

__ADS_1


-Bersambung-


__ADS_2