
Kelanjutannya
Paginya Louis terbangun karena merasa terganggu dengan suara samar samar dari seseorang yang tengah bertelepon diruang rawatnya.
Bau disinfektan itu menyeruak memenuhi Indra penciuman Louis, membuat pria itu mendongak kearah samping memastikan dirinya tengah berada dimana.
"Astaga rumah sakit, batinnya terkejut. "Kenapa sampai dibawa kesini sih, ujarnya dalam hati sembari terus saja menggerutu. Ia berusaha menggerakkan tubuhnya untuk duduk bersenderan dibantal.
Ayumi yang tadi sedang telfon dengan maminya itu segera membalikkan badan karena mendengar suara decit an ranjang disampingnya. Gadis itu menatap tubuh pria yang berada didepannya yang nampak sedikit kesusahan dengan pergerakannya.
" Kau sudah bangun kak,,? Ujar Ayumi basa basi seraya berjalan cepat menghampiri Louis dan membantu pria tersebut duduk bersenderan diatas kasur.
Pria itu tidak bergeming malah sekarang tangannya berusaha meraih gelas yang berada diatas nakas.
"Aww...!! seru Louis saat bibirnya yang lebam menyentuh ujung gelas yang akan diminumnya.. Sangat sakit
" Pelan pelan kak, kalo masih sakit aku bisa meminta sedotan.. Ayumi meraih gelas tersebut dan menaruhnya lagi ditempatnya. Ia melirik jam yang berada di tangannya. Sudah menunjukkan pukul 8 pagi. Waktunya untuk sarapan.
"Apa kau lapar? tawar Ayumi.
" Aku akan meminta managerku untuk memesankan nya. Ucapnya lagi seraya melangkahkan kakinya akan pergi keluar.
Louis yang melihat Ayumi akan pergi malah mencekal tangan gadis tersebut..
Ayumi yang merasa tangannya di pegang kemudian membalikkan badannya dan bertanya.
" Iya kak,, apa kau ingin makan sesuatu yang lebih spesifik, aku tidak tahu apa kesukaanmu. . jelasnya lagi.
Louis hanya menggeleng pelan, tangannya menepuk nepuk bagian ranjang yang kosong agar Ayumi mau duduk disampingnya.
__ADS_1
Ayumi mengangguk dan kembali duduk disebelah pria tersebut.
" Apa yang terjadi semalam? Tanya Louis setelah melihat Ayumi berada disampingnya. Ia sangat penasaran atas apa yang terjadi. Kenapa tiba tiba Ayumi diseret dengan paksa, bahkan akan mengalami pelecehan dengan seorang pria.
" Tidak ada apa apa.. sangkal Ayumi cepat, berusaha menyembunyikan kebenaran tentang kejadian semalam. Gadis itu sedikit menundukkan pandangannya agar Louis tidak melihat raut wajahnya yang sedang berbohong.
" Itu hanya masalah anak muda.. jelasnya lagi dengan senyum yang dipaksakan.
"Dia kekasihmu? tanya Louis
"My best friend, Jawab Ayumi singkat.
"Oh" Louis hanya menanggapi dengan ber oh ria, dia tidak jadi menanyakan semuanya karena ia melihat Ayumi enggan untuk bercerita. Akan sangat keterlaluan jika dirinya tiba tiba datang dan mengorek semua kisah tentang gadis yang dulu pernah ia temui 12 tahun yang lalu.
"Tapi kak,, kenapa tiba tiba kau ada disana?
" Apa kakak tinggal di apartemen itu? Tanya Ayumi yang mencoba mengalihkan perhatian Louis karena sedari tadi pria itu terus saja menatapnya.
"Kau benar benar Ayumi? tanya Louis tiba tiba dengan sorot mata yang tidak berpaling menatap gadis cantik yang berada didepannya. Pria itu malah mengabaikan pertanyaan ayumi barusan.
"Iya dong, siapa lagi!! Ketus Ayumi heran. Bisa bisanya dia tidak mengenali dirinya, bahkan mengacuhkan pertanyaannya tadi. Ya memang sangat mungkin jika Louis lupa karena mereka tidak bertemu sangat lama. Tapi entahlah, Ayumi terlihat kesal dengan reaksi pria tersebut.
"Kau sudah tumbuh besar.. ucap Louis lagi. Kali ini dia menatap Ayumi dengan pandangan memuja. Pria itu sangat mengagumi Ayumi yang semakin mempesona saja. Ia tidak menyangka gadis bar bar dan menyebalkan itu bisa tubuh menjadi bunga yang semanis dan menarik seperti ini.
" Kak... woee...! jadi makan gak sih..!! tukas Ayumi ketus.
Buru buru Louis meralat pemikirannya.
"Ashhaahh.... Ternyata dia masih menyebalkan.. Pikirnya bermonolog.
__ADS_1
Suara ayumi tadi membuyarkan segala lamunan dalam otak Louis. Gadis itu tidak ingin berbasa basi lagi.Perutnya sudah sangat lapar karena sejak semalam dirinya belum sempat makan. Bahkan dia terpaksa tidur dirumah sakit karena khawatir dengan kondisi Louis. Dan untungnya pagi itu managernya tahu dan segera datang kerumah sakit tersebut untuk membawakan baju gantinya.
Namun Louis Hanya terdiam dan sedari tadi terus saja memperhatikannya. Ayumi sudah tidak sabar lagi. Dia ingin segera pergi ke kantin.
"Kakkkk... woyyy...!! You're still here right?.. Ujar Ayumi dengan sedikit berteriak karena sedari tadi Louis tidak menjawab pertanyaannya.
Louis terkesiap lagi dengan teriakan singkat Ayumi.. Ia mulai menormalkan debaran jantungnya yang entah tiba tiba berdetak dengan cepat, dengan kondisi yang dirasa tidak jelas seperti ini.
"Pesan kan aku milkshake saja aku tidak suka makan berat saat pagi.. ucap Louis dengan nada memerintah.
Ayumi yang melihat gaya bicara Louis yang kembali arogan itu mencibir dengan mulut yang berkomat Kamit seperti dukun.
" Baiklahh Baginda, akan saya pesankan.. ucap Ayumi kemudian. Ia kembali berjalan keluar untuk memesankan milkshake di kantin rumah sakit, serta mencari sarapan untuk dirinya yang sudah sangat kelaparan seperti mau meninggal. 😄😂
Louis menatap kepergian Ayumi dengan bibir yang tersenyum. Entah apa yang sedang dipikirkannya.
Sementara itu
Apartemen Chello mendadak seperti kapal pecah. Barang barang berserakan dimana mana. Bahkan TV LCD diruang tengah pun menjadi sasaran amuk annya tadi malam. Benda itu tergeletak dengan pecahan yang memenuhi ruangan tersebut.
Sedangkan pria itu nampak terlelap diranjangnya. Tubuhnya merasa tidak berdaya karena abis minum minum tadi malam. Ia enggan membuka matanya, bahkan untuk pergi kekamar mandipun dirinya merasa tidak sanggup.
Hatinya merasa hancur jika mengingat perbuatannya tadi malam. Ia yakin jika Ayumi akan marah dan tidak ingin menemuinya lagi.
Dan jika benar itu terjadi, maka dia tidak akan mau lagi hidup didunia ini. Baginya Ayumi adalah kehidupannya. Cintanya. Dan juga wanita yang mendominasi hatinya selama ini. Dia tidak mudah berganti dengan siapapun.
" Ayumi... aku bersalah.. gumam nya dalam lelap. Bahkan dimimpi pun dia masih merasakan tatapan tajam dari Ayumi yang begitu membencinya.
" Maafkan aku sayang, maafkan aku..
__ADS_1
" Daddy,, aku ingin pulang , nikahkan aku dengan Ayumi segera.
Bersambung