Kontrak Nikah Sang Presdir

Kontrak Nikah Sang Presdir
BAB. 33


__ADS_3

-kelanjutannya-


Bachri masuk ke mansion nya dengan kemarahan yang memuncak. meneriaki nama Andara yang sedari tadi membuatnya jengkel.


"Andaraaa,,, andaaraaaa,,,!! keluar kau,,!!


Para Pelayan yang melihat kemarahan Tuannya langsung bergegas pergi menjauh dari tempat itu untuk menyelamatkan dirinya. Mereka tidak ingin terlibat dalam masalah.


" Andaaraaaa,,,,, keluarrrr,,,!! teriaknya lagi dengan suara yang tajam..!!


Entah apa yang membuatnya marah, yang pasti saat ini Bachri pun juga bingung. Bukankah dia yang membuat kesalahan, kenapa dia juga yang harus marah?.


Andara yang ketiduran setelah menemani putrinya maraton melihat drakor. Merasa terganggu dengan suara teriakan yang memanggil namannya.


"Ada apa lagi ini,,? gumannya seraya duduk dan mematikan Tv yang sedari tadi menyala. Ia bergegas mencari cardigan untuk menutupi tubuhnya dan berlari dengan cepat setelah ia tau jika suaminya sedang berteriak memanggil namanya.


Bachri menatap istrinya yang sedang berlari menghampirinya..


"Ada apa tuan,,? tanya Andara yang bingung melihat ekspresi suaminya..


Wanita itu menatap suaminya yang terlihat marah. Tapi kenapa? bukankah dia tidak membuat kesalahan apapun, batinya bertanya tanya.


Bachri menarik tangan Andara dan membawanya kedalam ruangan keluarga.


Mendudukkan tubuh istrinya dimeja mini bar, dan menguncinya dengan kedua tangannya.


Andara semakin bingung atas perlakuan suaminya.


" Tuan,, apa anda baik baik saja?


"Aku tidak sedang baik baik saja,,, jelas Bachri dengan menundukkan kepalanya seakan ia sedang mengalami beban berat yang ditimbulkannya..

__ADS_1


" Sudah berapa lama kau tinggal disini? tanya Bachri dengan tangan yang menyelusuri wajah istrinya.. Melihat wanita itu yang semakin cantik saat wajahnya bersemu merah.


" Hampir 2 tahun Tuan,,, jawab Andara dengan menautkan kedua alisnya. Tidak mengerti apa maksud dari pertanyaan suaminya yang dirasa semakin tidak jelas ini....


" Kau datang kesini untuk menjadi manager anakku dan sekarang kau menjadi ibunya. Sebenarnya apa yang sedang kau rencanakan? cerca Bachri . Namun tangannya tidak lepas dari wajah istrinya.


" Banyak Tuan,, jawab Andara mantap. Sekarang dia semakin yakin jika suaminya ini sedang ada masalah dalam dirinya..


"Jelaskan..? "Apa kau sangat membutuhkan uang yang banyak,,? sehingga kau mendekati putriku dan mencoba masuk ke dalam kehidupan kami!!. ucap Bachri dengan tangan yang tiba tiba mencengkeram dagu Andara dengan kuat.


"Awww,,, sakit tuan,, rintih Andara saat Bachri dengan leluasanya ******* bibir Andara dengan rakus sehingga bibirnya berdarah dan sedikit bengkak.


" Aku bisa memberikanmu berapapun yang kau mau,,, ucap Bachri tidak menghiraukan istrinya yang sedang kesakitan.


"Tapi layani dulu aku,,,!!


Deg..deg..,,, seperti tersambar petir disiang hari. Tubuh Andara menegang mendengar uacapan yang keluar dari mulut suaminya..


" Baiklahh,,, tapi ada syarat dan pertanyaan yang ingin ku ajukan padamu tuan.... ucap Andara dengan senyum smrik nya..


" Katakan,,,!!


"Pertanyaan pertama untuk anda Tuanku,,,


Andara menghela nafas kasar saat ingin mengajukan pertanyaan.


" Apa arti saya bagi tuan?


" Kau hanya sebagai pengasuh anakku.. jawab Bachri dingin dengan mata yang tajam menatap kearah Andara.


" Baiklahh,,, Syarat ku hanya satu. Jika hubungan ini hanya sebatas Pengasuh, tolong akhiri saja pernikahan ini.. ucap Andara yakin. Baginya percuma berlarut ke dalam hubungan yang tak pasti, yang jelas untuk perasaan cintanya kepada suaminya itu tak bisa hilang begitu saja setelah berkali kali Bachri menyakitinya.

__ADS_1


"Kenapa? Pertanyaan Bachri membuat Andara tergelak dalam tawanya.


" Hei Tuan, apa kau lupa ingatan? kenapa aku harus menikah denganmu jika jadi jalangmu saja aku bisa menikmati uangmu,,, pungkas Andara dengan tawa yang di buat buat seolah olah itu bisa menutupi rasa sakitnya mengatakan dirinya sebagai seorang ******..


Hatinya sekarang seperti diremas dan ngilu dari dalam, ingin rasanya Andara menangis dan meneriaki suami konyolnya itu. Tapi mau bagaimana lagi, jika dia melakukan hal itu, Bachri akan semakin menganggapnya rendah dan tak punya kemampuan untuk bertindak.


"Jadi berapa bayaran ku untuk semalam tuan,,? Tanya Andara lagi dengan menampilkan senyumnya yang sensual dan menggoda. Ia menarik dasi yang masih bertengger di kemeja suaminya dan mendaratkan kecupan mesra di leher Bachri..


" Apa maksudmu Andara,,,!! sentak Bachri seraya menepis tangan Andara yang menjalar kedadanya dan sesekali menyentil ujung dadanya. Itu membuat hasrat Bachri menggebu gebu dan ingin segera menerkam istri cantik nya. Namun semua itu berusaha ia tahan. Dia ingin mendengarkan alasan istrinya tiba tiba melakukan hal ini.


" Cehhh,, decak Andara sebal.. Ia turun dari meja dan mendudukkan tubuhnya disofa dekat dengan Tv besar.


" Kau tau apa maksudku Tuan,,!! Aku hanya kau anggap pengasuh anakmu, kemudian kau tawarkan aku uang untuk menjadi jalangmu, dan sekarang aku telah menerima tawaranmu, Mengapa kau bertindak seolah olah tidak mengerti apa yang sedang kita bahas?.. kata Andara pelan namun menancap di hati dan pikiran Bachri.


" Sebegitu buruk kah aku di matamu Tuanku?


" Jika mencintaimu adalah sebuah kesalahan, aku akan rela mendapatkan hukuman darimu. Tapi tolong,, jika hubungan ini hanya menjadi toxic untuk kehidupan kita, maka akhiri saja..


jelas Andara lagi. Namun kali ini ia sudah tidak lagi bisa membendung air matanya. Ia mulai sesenggukan dan tangannya sibuk meremas ujung cardigan nya..


Bachri hanya terdiam, tidak tau harus berbuat apa sekarang. Dirinya yang tidak percaya diri, tapi dirinya juga yang membuat kesalahan sebesar ini. Menganggap istrinya hanya sebagai pengasuh, pdahal dia tau dengan jelas jika dia sangat menyayangi Ayumi. Dan dia juga tau, selama pernikahan pun tidak pernah satu sen pun dia sudah memberikan nafkah kepada istrinya. Dan ketika dia kekamar Andara dengan jelas ia melihat semua barang barang mewah ada disana. Dia jadi berfikir buruk, jika benda itu istrinya dapatkan dari suggar daddy-nya. Bukankah dia cantik? Dan selama ini pun dia tidak melihat istrinya bekerja lain selain menjadi manager anaknya. Memangnya hasil dari iklan dan pemotretan bisa mendanai untuk kehidupannya yang glamour. Bachri sibuk berkutat dengan pemikirannya.


Andara pergi keluar tanpa menoleh kebelakang. Dia sudah tidak sanggup menatap wajah suaminya yang menjengkelkan itu. Namun sebelum dia benar benar pergi. Ia menghentikan langkahnya di depan pintu sambil berkata


" Aku sangat mencintaimu, bahkan jika kau tak melihatku juga tidak apa apa. Aku bisa menutup rapat perasaan ini jika kau risih dicintai orang sepertiku. Tapi kumohon berhentilah berfikir buruk tentangku.. Ucapnya dengan nada berteriak.


Kemudian dengan langkah cepat Andara pergi dari ruangan tersebut dengan tangis yang membanjiri pipi mulusnya..


_happy reading gaes_


Kalo votenya kenceng bisa Up sering lo..

__ADS_1


__ADS_2