Kontrak Nikah Sang Presdir

Kontrak Nikah Sang Presdir
BAB 51


__ADS_3

Kelanjutannya


Malam ini Andara sudah diperbolehkan pulang. Dokter menyarankan agar dirinya melakukan bedrest dirumah dan tidak mengerjakan pekerjaan apapun yang membebaninya.


Bachri yang sudah bersiap siap menjemput istrinya itu di kejutkan dengan kedatangan Laura yang datang ke mansionnya tiba tiba.


" Selamat malam Ryu,,, sapa wanita itu tersenyum ramah.


Bachri yang akan turun dari tangga itu menghentikan langkahnya. Matanya menatap ke arah Laura, seakan tidak percaya jika mantan istrinya itu mau pulang ke rumah nya lagi.


" Kau kembali Laura....!! Serunya bahagia. Ia segera berlari menuju arah wanita tersebut, dan meraih tubuh Laura untuk dipeluknya.


Laura yang mendapat perlakuan seperti itu menjadi sangat risih, tangannya berusaha untuk melepaskan dirinya dari pelukan bachri.


" Lepaskan, seru Laura canggung.Dia tidak menyangka jika Pria itu akan memperlakukannya seperti dulu. Ia tidak mau diperlakukan sedekat ini. Perasaannya pada pria itu saat ini sudah menghilang tak tersisa, tergantikan dengan kenangan manis yang diciptakan oleh Osman selama ini


" Aku kesini ingin bertemu dengan Ayumi. Dia ada dimana? tanya Laura yang sedari tidak menemukan sosok putrinya..


Bachri yang mengerti akan maksud Laura hanya bisa tersenyum masam.


" Dia sedang menemani Andara dirumah sakit.. ujar nya.


" Andara istrimu itu, ada apa dengannya? tanya Laura penasaran. Dia khawatir akan terjadi hal hal yang tak diinginkan.


" Sudahlah jangan membahasnya lagi. Ucap Bachri yang tidak ingin mengatakan bahwa Andara saat ini tengah hamil anaknya.


" Apa kedatanganmu sekarang hanya untuk menemui Ayumi? Apa kau tidak merindukan aku? tanya Bachri bertubi tubi. Ia seakan lupa jika saat ini istrinya sedang menunggunya dirumah sakit untuk segera menjemputnya pulang.


"Aku sedang tidak berminat membahas tentang hubungan kita. Bukannya kita sudah sama sama menikah . Kenapa juga aku harus merindukanmu. Sengit Laura tidak suka dengan pertanyaan Bachri.


"Laura, kau bahkan tahu jika aku selama ini menikah bukan atas dasar cinta. Putrimu yang memaksaku untuk menikahi wanita itu, sedangkan aku hanya mengikutinya karena aku tidak ingin melihatnya bersedih. jelas Bachri.


"Tak bisakah kau kembali kepadaku, dan kita akan bersama sama lagi seperti dulu. Ujar Bachri memelas.

__ADS_1


"Jangan konyol Bachri,,! Aku tidak akan pernah masuk ke kehidupan mu lagi. Tolak Laura mentah mentah.


" Kau egois Laura, kau meninggalkan kami sangat lama. Dan sekarang kau mengatakan tidak mau kembali.


"Apakah kau pergi hanya untuk menikahi pria itu? tanya Bachri yang mulai berapi api.


"Aku tidak seperti itu, terang Laura tidak terima..


"Kau yang memulai semuanya Bachri, aku hanya mengikuti takdir saja. Lanjutnya.


"Ceh,,,,


" Katakan saja jika kau tidak setia. Bachri mulai memprovokasi Laura.


" Terserah apa yang kau katakan.. jawab Laura enggan menanggapi pertanyaan Bachri.


Tanpa mereka sadari jika perdebatan mereka didengarkan langsung oleh telinga Andara dan Ayumi yang tengah berdiri di depan pintu utama. Wanita itu enggan sekali untuk masuk kedalam. Hatinya sangat terluka dengan semua yang diucapkan oleh suaminya.


Ayumi yang melihat maminya yang akan menangis itu segera menautkan tangan mereka. Menyalurkan kekuatan agar Andara tegar menghadapi ini semua.


" Aku akan menemanimu disini.


Andara yang melihat putrinya yang juga enggan untuk masuk itu hanya mampu mengulas senyumnya pilu. Bagaimana bisa dia membiarkan Ayumi tidak mau menemui ibunya. Padahal ia sangat tahu jika Laura saat ini sangat merindukannya.


Sebagai seseorang yang akan menjadi ibu, dia bisa merasakan apa yang akan Laura rasakan. Itu sangat menyakitkan.


" Ayumi,, masuklah dulu, temui mereka.. titah Andara.


Ayumi yang mendengar ucapan maminya menggelengkan kepalanya singkat. Dengan wajah yang memelas dia berkata,


" Mam aku tidak ingin melihat mami sendirian disini.. ujarnya sendu.


"Apa kau tidak merindukan ibumu nak,, ? Tanya Andara.

__ADS_1


" Masuklah, mami akan baik baik saja disini.


"Tapi mam...


" Masuklah,, pinta Andara sekali lagi dengan wajah yang memohon.


Ayumi yang melihatnya jadi tidak tega. Ia menurut saja apa yang disuruh maminya. Kemudian gadis kecil itu berjalan masuk ke ruang tamu tempat dimana ayah dan ibunya sedang berbincang.


" Ayumi,, seru Laura setengah berteriak. Wanita itu segera berlari kecil menjemput putrinya dan membawa kedalam pelukannya.


" Ibu sangat merindukanmu, ucapnya disela tangisannya..


" Aku juga merindukanmu Bu,,,, kata Ayumi yang juga menangis. Ia mengeratkan pelukannya


Bachri yang melihat hal itu pun cukup bahagia. Akhirnya Ayumi bisa bertemu dengan ibunya yang selama ini telah menghilang.


Rasa haru biru itu menyelimuti ruangan tersebut. Tanpa mereka sadari jika Andara saat ini sedang mengendap endap masuk kerumah agar tidak ketahuan. Ia tidak ingin membuat suasana nya menjadi akward jika dirinya tiba tiba masuk kedalam dan menyapa mereka.


Biarkan dirinya yang mengalah. Dia tidak ingin merusak kebahagiaan mereka. Wanita itu menaiki tangga secara perlahan lahan tanpa menimbulkan suara. Tak lama kemudian ia sudah sampai didepan pintu kamarnya. Pelayan yang melihat Andara mengendap endap seperti pencuri membuatnya ingin menyapa nyonya nya.


" Nyonya,, ap .....!! sebelum pertanyaannya dilontarkan, Andara segera memberinya kode untuk menutup mulutnya.


Pelayan yang mengerti maksud Andara hanya terdiam , kemudian ia segera pergi meninggalkan nyonyanya dengan segunung pertanyaan yang ada dipikirannya.


Andara segera merebahkan tubuhnya setelah ia sampai di ranjang kamarnya.


" Ahhh ini melelahkan, Aku berharap hari ini akan segera berakhir. batinya bermonolog.


Disandarkan tubuhnya agar sedikit tegak. Mencari kenyaman lewat bantal yang empuk dan nuansa kamar yang dingin.


Ia segera menidurkan tubuhnya yang lelah, tanpa harus pusing pusing memikirkan masalah percintaannya.


"Semuanya sudah berakhir, cintaku sudah diambang batas.. Ucapnya pelan. Kemudian ia mulai memejamkan matanya dengan telinga yang disumpal oleh ear pods dan mendengarkan musik lewat aplikasi kesukaannya. Itu sedikit membuatnya rileks.

__ADS_1


_Bersambung_


__ADS_2