Kontrak Nikah Sang Presdir

Kontrak Nikah Sang Presdir
Pagi Yang Manis


__ADS_3

Selanjutnya


Matahari mulai meninggi. Sinarnya sedari tadi masuk melalui celah celah kecil kamar Ayumi namun tak membuat wanita itu segera bangun. Tubuhnya yang lemas tak berdaya akibat ulah suaminya semalaman kini hanya teronggok diatas tempat tidur seperti barang mudah rapuh.


"Aku sangat lelah,, keluhnya sembari menggerakkan matanya secara terpaksa. Tubuhnya yang lemas berusaha mengumpulkan secercah tenaga agar dirinya bisa duduk meski hanya di atas ranjang.


"Siluman Harimau itu benar benar telah memporak porandakan badanku yang cantik ini, awas saja jika aku melihatmu hari ini. Aku tidak akan segan segan untuk memukul badannya itu. Kenapa pria bisa sekuat itu sih...!! Erangannya tertahan karena tiba tiba ia mendengar suara pria yang membuatnya lemah itu sedang ber dehem.


"Ehemmm.. Sampai kapan kamu akan tidur sayang? Suara mendayun lembut itu seketika membuat Ayumi merinding.


"Saa... sayanggg.. iyuhhh.. aku masih tidak bisa menerima panggilan pasangan yang seperti itu. Batinnya geli sendiri. Wanita itu belum terbiasa dengan seorang Pria yang telah menjadi suaminya kemarin.


"Bangunlah,, ini sudah waktunya makan siang. Tubuhmu itu juga perlu nutrisi agar kembali fit lagi.. Jelas Louis selembut mungkin seraya mendekatkan tubuhnya dan tangannya meraih badan istrinya itu untuk digendong.


"Akkkhhppp.. Ayumi terlonjak kaget..


"Tu,, turunkan aku kak... ini memalukan.. Tolaknya sambil menggoyang goyangkan badannya agar suaminya itu menurunkan tubuhnya yang tengah telanjang bulat itu.


Namun Louis tak bergeming sedikitpun.Pria itu tetap saja berjalan menuju ke kamar mandi dan merebahkan tubuh istrinya di bath up dengan pelan.

__ADS_1


"Mandilah dan segera turun kebawah untuk makan siang.. titahnya seperti seorang kaisar yang tidak ingin dibantah.


"Tapi kakiku lemas, dann..dannn ituu... tiba tiba Ayumi menghentikan kata katanya. Ia sangat malu jika harus menjelaskannya lebih terperinci. Namun sikapnya itu membuat suaminya tersenyum. Dia sangat paham dengan kondisi tubuh istrinya saat ini. Pasti masih sakit.


"Ya sudah,, aku akan membawakan makananmu ke atas saja.. Ucapnya cepat kemudian tubuhnya itu menghilang di balik pintu kamar mandi sebelum Ayumi sempat berargumen lagi.


" Hahhhh,, selalu saja dia bertidak semaunya sendiri.. Ucap Ayumi bermonolog. Lalu wanita itu tidak mau ambil pusing , ia mulai membersikan tubuhnya. Rasa hangat yang menjalar karena airnya yang hangat sedikit demi sedikit merilekskan otot ototnya yang kaku karena aktifitas malam yang panas . Dan saat teringat hal itu, wanita yang sekarang sudah tidak gadis lagi itu kembali tersipu malu dengan wajah memerah seperti kepiting rebus.


"Dia sangat keren,, pujinya tulus..


"Bahkan anu nya . ah sudahlah.....


"Katanya kemarin nolak nikah, kok malah menikmati. Huh... husss husss lupakan pikiran kotor ini sebelum jadi bencana.. Ucapnya berapi api..


Tak lama kemudian ia sudah selesai mandi. Dan mulai merebahkan tubuhnya lagi di ranjang tidurnya. Benar benar hari yang melelahkan. Kakinya yang jenjang seperti wanita di karakter Donghua *Anime China* terlihat sedikit bengkak diujung pangkalnya karena acara pernikahan itu mengharuskan dirinya berdiri ber jam jam untuk bersalaman dengan seluruh tamu undangan kolega dari mertua dan ayahnya.


"Ceklekkk... suara pintu terbuka dari luar. Sosok tinggi menjulang itu membawakan nampan berisi makan siang istrinya. Ia langsung meletakkan benda itu setelah tidak sengaja matanya menangkap kaki telanjang istrinya yang bengkak dan sedikit memerah.


"Kakimu bengkak, sini akan aku pijat...

__ADS_1


"Kenapa suara pria itu bisa jadi semanis ini sih.. batin Ayumi bertanya tanya.


"Kamu pasti lelah karena kemarin terlalu lama berdiri sayang.. Ucapnya sambil meraih kaki Ayumi dan meletakkannya di pahanya yang padat dan keras.


Ayumi yang melihat hal itu mengangguk ke enakkan.. Pijat an lembut dan monoton itu membuat kakinya sedikit rileks, meski ada rasa perih dan nyeri. Mungkin karena kulit nya sedikit terkelupas.


"Aku bahkan harus menandatangani merch para petinggi perusahaan mu gara gara mereka tahu jika anaknya fans beratku.. sahutnya menanggapi.


"Pftttt... kau mau saja..


"Memang seharusnya aku segera membawamu pergi dari tempat itu, tapi ayahmu melarang ku karena malu dengan tamu yang datang masih banyak. Ucap Louis dengan tangan yang mulai menggerayang ke atas pangkal paha Ayumi.


"Tidak lagi ya, Kau bisa membunuhku jika melakukan sekarang. Itu ku masih sakit kak.. Sentak Ayumi dingin. Dia masih tidak suka melakukan hal itu lagi. Rasa perih dimana mana akibat tanda yang dibuat suaminya membuat wanita itu sedikit trauma. Malam pertama yang terlalu panas untuk Gadis yang masih perawan.


Louis langsung angkat tangan tak berdaya. Lalu ia melanjutkan pijatannya di kaki Ayumi lagi. Sedikit merasa bersalah dengan perlakuan nya semalam yang seperti binatang buas.


Andaikan waktu bisa diputar kembali. Dia akan memperlakukan istrinya selembut mungkin. Wajahnya terlihat khawatir melihat keadaan istri kecilnya. Harusnya dia tidak se bar bar itu. Melihat kulit mulus istrinya yang bengkak dan merah dimana mana telah menyakiti perasaannya ..


"Maafkan aku, aku yang tidak sabaran ini. Ucapnya tulus.

__ADS_1


Namun orang yang diajaknya bicara malah asik ketiduran lagi karena terlalu menikmati pijatan Louis.


__ADS_2