
Kelanjutannya
"Mamii,, tolonglah anakmu yang cantik ini. Suamimu yang kejam itu telah menukarkan ku dengan sertifikat tanah Vila...
Gadis itu segera menghampiri Andara yang tadi telah mengalihkan pembicaraan mereka.
"Apa kau bilang? Sentak Bachri tidak terima. "Aku sudah cukup dan sangat kaya nak kau tahu itu, dan kenapa aku harus menukarkan mu dengan sebuah Vila... sinis Bachri yang mulai terbawa emosi melihat kelakuan anaknya yang menyebalkan.
"Dia dulu yang menginginkan pernikahan, kenapa sekarang malah aku yang dituduh menjadi yang kejam. Batin Bachri jengkel.
"Jadi lupakan tentang perjodohan itu ayah, aku sungguh tidak setuju, dan kau si Paman pedofil.. Ucapan Ayumi terputus saat melihat Louis terbatuk batuk karena tersedak minuman saat mendengar gadis itu mengatainya seorang Pedofil.
"Aku tidak mau menikah dengan orang yang sangat tua umurnya dibanding denganku, meskipun kau tampan dan kaya.. lanjut Ayumi lagi dengan senyum smirk nya.
"Ehemmm... Louis berdehem untuk menstabilkan kerongkongannya yang sedikit sakit.
"Aku tidak peduli, acara itu akan berlangsung satu Minggu lagi. Jadi persiapkan dirimu Nona Labil. Kata Louis seraya berdiri dari duduknya. Pria itu menatap jengah dengan gadis ababil yang tengah berdiri menjulang dengan angkuhnya.
"Saya pulang dulu Paman, dan bibi. Terima kasih atas perjamuan hangatnya. Ucapnya sarkas kemudian berlalu pergi saat Bachri hanya bisa mengangguk dan memijat batang hidungnya yang nyeri karena terlalu banyak berfikir. Sedangkan Andara hanya tersenyum masam melihat Ayumi yang acuh sekali dengan kepergian calon tunangannya.
"Pergilah Paman pedofil. Atau aku akan memakanmu hidup hidup sekarang.. Gumam Ayumi pelan yang hanya mampu didengar oleh telinga nya sendiri.
Sedangkan Dave dan Rayna yang baru saja pulang Les itu terkejut saat melihat mobil asing yang mewah terparkir dihalaman mansionnya.
__ADS_1
" Kau kenal pria itu,,? tanya Rayna yang melihat Louis memasuki mobilnya.
" Tidak,, sepertinya dia teman kakakku...!! jawab Dave sekenanya. Pria remaja itu ingin masuk kedalam rumah namun malah terkejut saat Rayna berteriak.
"Apa kak Ayumi pulang.. Aku ingin menemuinya.. ucapnya tidak sabaran..
" Jangan dulu, sepertinya mereka ada masalah.. Ucap Dave yang berhasil menghentikan senyuman Rayna.
" Memang masalah apa? tanya Rayna penasaran.
" Kita masih kecil, sebaiknya lewat lorong ini saja dan tidak usah ikut campur masalah mereka.. ucapnya seraya menggandeng tangan Rayna untuk menuju kamar belajar khusus mereka yang sudah disiapkan sejak dulu oleh Andara.
Hubungan nya dengan Laura yang semakin dekat membuatnya seperti mempunyai saudara wanita . Laura yang lebih dewasa darinya itu terlihat seperti seorang kakak yang selalu memberikan kasih sayang bahkan nasehat nasehat penting dalam menghadapi Bachri mantan suami Laura dulu. Tidak ada rasa cemburu di hati Andara saat Laura menceritakan semua kisah Bachri. Yang ada dia malah lebih bersyukur, dengan seperti itu secara tidak langsung dirinya lebih mengenal Bachri lebih dalam.
Rayna hanya menurut saja semua perkataan Dave. Ia mengikuti laki laki itu yang membawanya ketempat yang biasanya mereka gunakan untuk belajar dan terkadang untuk istirahat saat lelah.
"Oppa, kau tidak turun? tanya Eren saat mobil yang mereka tumpangi sudah berada di tepi jalan berdekatan dengan gerbang mansion Mark.
" Apa kau mengusirku? tanya Chello yang enggan sekali untuk melangkahkan kakinya keluar. Entah apa yang ada dipikiran dan hatinya. Perasaan ini sungguh tidak enak sama sekali.
Eren yang melihat itu hanya mendengus kesal.
Ia meraih ganggang pintu mobil yang berada disampingnya dan keluar serta membukakan pintu belakang tempat Chello duduk.
__ADS_1
"Keluarlah, kau sudah sampai rumah mu sekarang oppa.. jelas Eren yang sedikit bingung dengan sikap Chello yang tiba tiba ketus dengannya tapi dengan nada lain, yang tidak seperti biasanya.
Lucio melirik Chello dari kaca spion. Ia bisa menyaksikan jika saat ini pria angkuh yang duduk dibelakang itu sebenarnya tidak mau meninggalkan Eren berduaan dengannya.
"Apa kau bisa keluar sekarang Mr. Marcello?
"Waktuku tidak banyak.. Ucap Lucio yang mulai jengkel karena pria angkuh itu tidak mau keluar dari mobilnya.
"Jika kau tidak punya waktu yang banyak. Pulanglah sendiri. Biar aku yang mengantar Eren pulang.. saut Chello tidak suka dengan kata kata Lucio.
"Tidak bisa oppa, aku masih ada urusan dengan kak Lucio.. sanggah Eren cepat. Kemudian wanita itu menarik tubuh Chello keluar dan kemudian ia masuk kedalam mobil Lucio lagi.
Chello yang diperlakukan seperti itu terkejut karena untuk pertama kalinya Eren wanita yang mengejar ngejarnya itu malah bersikap dingin dengannya saat ia bersama dengan Lucio. Dan itu sedikit membuat hatinya terusik.
"Jalan kak... Ucap Eren setelah masuk kedalam mobil dan mengaitkan seat belt nya agar aman.
"Apa tidak apa apa kau bersikap seperti ini dengannya? tanya Lucio yang juga heran kenapa tiba tiba Eren menjadi bersikap dingin dengan seseorang. Padahal dia selalu terlihat semangat dan ceria dengan siapapun.
Eren yang ditanya seperti itu memalingkan wajahnya kearah Lucio.
"Aku kebelet pup anjirrr..!! cepet an pulangnya...!! kata Eren sambil meringis kesakitan memegangi perutnya.
Lucio yang melihat itu malah shock berat. "Jadi dari tadi dia bergaya sok dingin itu karena bahan Pup.. batin Lucio tidak percaya..
__ADS_1
Pria itu tidak lagi menyanggah perkataan Eren. Ia langsung menancap gas dengan kecepatan tinggi agar mobil nya baik baik saja dan tidak terkontaminasi dengan kotoran yang dihasilkan wanita cantik yang tidak ada manis manisnya sedang duduk di kursi sebelahnya itu.
Sedangkan Chello yang melihat mobil Lucio pergi meninggalkan nya sendirian didepan mansionnya itu hanya mampu menghembuskan nafas berat. Entah apa yang ada dipikirannya saat ini. Dia tidak menyukai jika Eren berdekatan dengan pria lain. Dan dia juga tidak memungkiri perasaannya pada Ayumi.