Kontrak Nikah Sang Presdir

Kontrak Nikah Sang Presdir
BAB. 29


__ADS_3

kelanjutannya


Bachri terbangun dari tidurnya.. Samar samar ia melihat sesuatu yang aneh. Kulit halus nan lembut itu menyadarkannya akan sesuatu.


" Astaga,,,!! pekik Bachri dalam hatinya..


" Ini tidak mungkin,,!! kenapa dia tidur telanjang denganku..? Pikirnya gusar, ia mengingat ingat tentang hal apa yang sudah terjadi. Tapi nihil, tidak ada satu kejadianpun yang diingatnya.


Pria itu mendongakkan kepalanya untuk melihat wajah istrinya yang sedang tertidur.


Terlihat cantik dan masih muda. Betapa beruntung dirinya mempunyai istri lagi yang terbilang cukup jauh jarak umurnya dengan dirinya.


Lalu ia meraba raba gundukkan kulit halus didepannya..


" Ahhh tapi ini terlalu indah dan nyaman untuk di abaikan.. Batinnya seraya tersenyum mesum.


Dia seperti bayi besar sekarang. Wajahnya ia selundupkan lebih dalam kearah bongkahan dada Andara yang tampak besar dan kencang. Pria itu mencari kesenangannya sendiri dengan bibir yang mendekat kearah pucuk dada Andara. Ia tidak ingin melewatkan kesempatan baik ini. Apalagi dengan kondisi nya yang sekarang. Seperti biasa hormon laki laki akan naik saat waktu pagi.


Andara yang merasa kegelian segera menghempaskan kepala suaminya menjauh dari tubuhnya dengan reflek. Wanita itu tidak menyadari jika semalam dirinya tidur setengah telanjang bersama suaminya. Ia pikir itu hanya sebuah guling.


"Akhhh,,, pekik Bachri setelah tubuhnya menghantam lantai yang kerass.


Andara langsung terhenyak kaget, dan berusaha untuk duduk setelah mendengar teriakan dari suaminya.


"Tuann,,!! seru Andara setelah melihat suaminya terjengkang sambil memegangi bokongnya yang terlihat kesakitan..


Ia langsung berlari menghampiri suaminya yang dari tadi terus meringis tanpa menjawab seruan dari Andara.


Wanita itu belum sadar jika dirinya tidak memakai baju untuk menutupi tubuhnya bagian atas. Dan itu membuat Bachri yang melihatnya menjadi kesusahan dalam menelan salivannya..


" Apa yang sakit,,? ujar Andara khawatir. wanita itu meraih pinggang suaminya untuk membantunya berdiri.


Namun Bachri hanya terdiam sambil matanya terus menatap kearah dada Andara. Sedangkan Andara yang merasa suaminya mengabaikannya dan malah fokus ke hal lain membuat dirinya kebingungan. Apa yang sebenarnya yang sedang dilihat suaminya.


Dan ya, wanita itu langsung terkejut setelah dirinya sadar bahwa sekarang dia tidak memakai baju untuk menutupi tubuhnya bagian atas.


"hwaaaaa,,,!! teriak Andara sambil menutupi dadanya yang terekpose dengan menyilangkan ke dua tangannya .!!

__ADS_1


" Tuann,, tuann,,, tutup matamu,,!! ucapnya dengan sedikit terbata bata..Ia terlihat sangat malu sekarang. Wajah putihnya itu berubah menjadi merah seperti tomat.


Bachri yang melihat kelakuan Andara hanya terkekeh geli.


" Aku sudah melihatnya,, ujarnya santai.


"Tidak usah ditutup tutupi lagi..lanjutnya seraya berdiri dan kembali duduk di tepi ranjang..


Andara yang malu langsung mengambil selimut untuk menutupi tubuhnya. Wanita itu memberengut kesal setelah mengingat kejadian semalam yang membuat dirinya harus menahan malu dengan bangun setengah telanjang..


" Duduklah disini,, ucap Bachri lembut. Untuk pertama kalinya dia berkata seperti itu kepada istrinya yang ia nikahi 2 bulan terakhir ini.


Andara yang melihat suaminya menepuk nepuk pahanya hanya mampu menelan salivanya dengan kasar.


"Tidak mungkin kan dia mau meminta haknya sekarang.. Pikirnya bingung..


"Andara Bachri,,,,,!! aku memintamu untuk duduk disini, Titah suaminya yang mirip sekali dengan titah sang raja yang tidak bisa di ganggu gugat.


Wanita itu hanya terdiam dan berjalan kearah Bachri dengan menahan malu. Didudukkan nya tubuh itu pelan pelan. Ia merasakan sesuatu yang keras setelah bokongnya menyentuh paha suaminya..


" Tuann,,, aku ingin mandi,, rengek Andara dengan malu malu. Dia yakin jika suaminya saat ini sedang ingin melakukan hubungan yang seharusnya. Ia tidak percaya diri dengan penampilannya yang sekarang. Dia sangat takut jika dirinya terlihat jelek Dimata suaminya.


Tangannya ia gunakan untuk membelai rambut istrinya yang harum kemudian beralih kearah dagu dan pipinya. Bibirnya sibuk menciumi punggung Andara yang terekpose dan lidahnya menjalar menyelusuri leher jenjang miliknya.


" Ehhmmm.. tuann,,, desah Andara karena ke gelian. Wanita itu hanya mampu memejamkan mata menikmati sensasi yang di berikan suaminya. Ia takut jika menolak keinginan Bachri maka pria itu akan semakin menjauhinya.


"Tidak apa apa kan seperti ini, meski dia belum mencintaiku, aku akan membuatnya terjerat dengan pesonaku dulu.. pikir Andara konyol.


Bachri yang mendengar desahan Andara semakin semangat melancarkan aksinya. Pria itu membalikkan tubuh istrinya dengan cepat, dan dalam satu kali gerakan posisi Andara telah menghadap kearah Bachri..


"Ahhh tuann,,, Andara berteriak kaget.. Namun itu tak berlangsung lama karena Bachri telah membungkam bibir milik Andara dengan bibirnya yang hangat..


Pria itu ******* bibir istrinya dengan sangat rakus seakan akan bibir Andara adalah oase yang menghilangkannya dari rasa haus selama ini.


Lidah mereka bertautan, saling mengulum, menjilat dan menyesapi satu sama lain.


Tangan Bachri tidak tinggal diam, di tanggalkannya selimut yang menutupi tubuh istrinya.

__ADS_1


Dan ia langsung membungkam mulutnya dengan dada Andara.


Ia menyesapi gundukkan itu dengan kuat seperti bayi yang sedang kehausan. Dan tangan satunya sibuk memilin pucuk dada Andara yang lainnya.


Wanita itu menggigit bibir bawahnya dengan pasrah ,menikmati semua sentuhan yang diberikan suaminya. Dia tidak lagi bisa berfikir jernih.


Desahan demi desahan keluar dari bibir sexynya..


Bachri yang mendengar desahan istrinya semakin tidak bisa mengontrol lagi nafsunya. Dengan sekali sentakan tubuh Andara telah berada di bawah kungkungannya. Cukup lama pria itu menatap wajah istrinya dengan intens..


Andra yang diperhatikan dari jarak sedekat itu menjadi salah tingkah.


Mata birunya itu semakin membuat suaminya terjerembab dalam jebakan cinta Andara. Apa lagi dengan wajah Andara yang memerah dan tersipu malu, membuat istrinya itu terlihat semakin menggairahkan.


Bachri semakin tak kuasa menahannya lagi, ia ingin segera meluapkan hasrat dengan membenahmkan tubuhnya kedalam milik Andara. Dan menghujaninya dengan benih benih berkualitas darinya.


Namun tiba tiba suara ketok an pintu membuyarkan segala imajinasi liar dari otaknya.


"Tokkk,, tokkk,, tok,,,


mam,, mami,, wake up please .... Mammm....!! suara ayumi terdengar nyaring..


Gadis itu mengendor gendor pintu kamar maminya yang masih terkunci padahal ini sudah pagi.


Andara yang mendengar suara putrinya mau tidak mau melepaskan diri dari Kungkungan Bachri. Dirinya mengabaikan tatapan membunuh dari suaminya . Ia berjalan kearah kamar mandi dan mengambil bathrobe untuk dikenakan. Setelah itu ia membuka pintu untuk melihat Ayumi.


" Sayang ada apa,,? tanya Andara dengan lembut. Ia menatap putrinya yang sudah cantik dengan memakai seragam sekolah..


" Kamu sekolah hari ini,,? tanyanya lagi. Ya Tuhan,, maafkan mami ya, mami lupa...


Pertanyaan sendiri dan dijawab sendiri.


Ayumi hanya memutar bola matanya malas. Ia ingin masuk kedalam kamar, namun segera di cegah oleh maminya..


" Tunggu mami di meja makan ya, nanti mami akan menyusulmu.. Ucap Andara dengan tangan yang segera menutup ganggang pintu, tanpa menunggu jawaban dari putrinya..


Ayumi yang berada didepan pintu kamar maminya hanya terbengong tak percaya. Dia heran dengan sikap maminya yang tidak seperti biasanya.

__ADS_1


" Apa yang sudah terjadi,, pikirnya penasaran.


- Bersambung- Up lagi sore ya.


__ADS_2