
Kelanjutannya
Hari ini adalah hari yang paling dinantikan Bachri, karena anak ke dua nya akan lahir. Sudah hampir 9 bulan lebih dia menunggu akhirnya istrinya itu berhasil melahirkan dengan selamat. Suatu keberkahan bagi Bachri karena ia mendapatkan seorang putra dari Andara.
Sementara itu diruang persalinan tampak Andara mem berengut kesal karena saat melahirkan bayi laki lakinya Bachri tidak bisa dihubungi.
" Kau darimana saja,,!! Tanyanya saat ia melihat Bachri tampak terengah-engah dengan wajah yang dipenuhi keringat hingga membasahi sekujur tubuhnya. Penampilan pria itu acak acak an seperti baru saja lari maraton antar kota. *Alay author*
Pria itu masih mengatur pernafasannya karena ia baru saja berlarian saat dirinya menerima kabar jika istrinya sudah melahirkan. Asistennya itu terkena murka Bachri karena telat memberitahukannya.
Dilihatnya Andara yang sedang terlentang dengan punggung yang sedikit tegak khas ibu ibu yang baru saja melahirkan. Wajah wanita itu cemberut seperti kesal dengan dirinya. Wajar saja jika saat ini istrinya itu marah dengannya karena ia sampai lupa ponsel nya mati sehingga Andara tidak bisa menghubungi nya saat membutuhkan. Dan sialnya asistennya itu malah lupa memberitahukan hal penting seperti itu karena kondisi kantornya sedang genting.
" Sayang maafkan aku,, ucap Bachri seraya menghampiri Andara dan mencoba memeluk wanita tersebut namun sudah di cegah dengan penolakan istrinya.
"Jangan sentuh aku, kau sungguh menyebalkan. Sunggut Andara kesal karena suaminya mengabaikan dirinya tadi.
Ia memalingkan mukanya kesamping, mencoba mengacuhkan suaminya yang tidak pengertian itu.
"Sumpah demi Tuhan, aku tidak sengaja sampai batrei ponselku habis tadi. Ada meeting para pemegang saham dan aku harus hadir, terang Bachri yang berusaha menjelaskan kepada istrinya bahwa dia memang tidak sengaja. Akan sangat susah melawan Andara yang akhir akhir ini terlihat semakin posesif dengan moodnya yang berubah ubah.
" Sudahlah,, aku mau tidur.. ucap Andara yang mulai menutup matanya dengan bantal berharap Bachri segera pergi dari ruangannya. Ia tidak ingin melihat wajah suaminya yang bisa membuatnya teringat akan kejadian tadi, saat dia harus berjuang sendirian dan tidak ada keluarga yang bisa menemani karena mereka baru akan sampai ke Indonesia besok pagi. Hanya ada Ayumi anak gadisnya itu yang menemaninya dan terpaksa harus membolos sekolah . Sungguh menyebalkan dan menjengkelkan.
" Sayangg,, forgive me please..!! i beg you..!! ini semuanya memang salahku, kumohon.. please.. give me one more chance. Pinta Bachri memelas. Tangannya meraih bantal yang menutupi mata istrinya dan menaruhnya asal.
Andara melihat raut wajah menyedihkan suaminya. Ia tidak tega jika melihat Bachri terus terus an seperti ini.
" Keluarlah,, temui anakmu diruang bayi..!! usir nya seketika, namun tiba tiba dua suster datang sambil menggendong putranya masuk keruangan inap Andara diikuti ayumi dari belakang.
" Maaf nyonya, waktunya Anda menyusui lagi.. ucap salah satu suster yang mulai mendekati Andara dan menyerahkan bayi yang belum diberi nama tersebut.
" Siapa namanya ayah? tanya Ayumi saat dirinya melihat Bachri tengah berdiri mematung melihat putra nya untuk pertama kali setelah dilahirkan beberapa jam yang lalu..
" Dia sangat tampan.. Ucap Bachri merasa takjub melihat putranya yang sangat menawan dengan mata yang biru seperti milik istrinya. Bibir pria itu melengkung sempurna sembari menampilkan deretan giginya.
" Aku tidak menyangka diusia ku yang tak lagi muda ini akan memiliki bayi lagi hikss Hiksss.. Pria itu mulai menangis ,
Air matanya sudah mengalir deras, perasaannya sungguh bahagia dengan apa yang dianugerahkan kepadanya. Tuhan sangat sangat menyayanginya.
__ADS_1
" Aku akan menamainya Dave Matthew Bachri ,, ujarnya lagi dengan tangan yang meraih bayi mungil itu dan dipeluknya.
" Kenapa harus anda Bachri nya sih ayah,,?? protes Ayumi tidak suka. Aku tidak mau jika adikku nanti menyebalkan seperti ayah. lanjutnya lagi.
" Bachri itu nama keluarga kita yang diturunkan. Jelas Bachri yang menangapi keluhan anaknya.
Suster yang melihat Andara tampak terganggu dengan perdebatan anak dan ayah itu akhirnya angkat bicara.
" Baiklah Tuan, tapi ini waktunya baby Dave menyusu. Ada baiknya anda menunggu dia selesai dulu, kata suster itu memperingatkan Bachri.
Pria itu mengangguk setuju lalu menyerahkan bayinya kepada Andara untuk disusui. Andara meraih bayinya dan mulai menyodorkan dadanya untuk menyusui anaknya.
Perasaan hangat mulai menyelimuti ibu muda tersebut, akhirnya dia mempunyai putra yang tampan dan putri yang cantik. Sangat lengkap kebahagiaan di kehidupannya.
" Sayang terima kasih, ucap Bachri sambil mengecup singkat bibir Andara yang disaksikan oleh dua suster dan anaknya yang tampak malu malu melihat kemesraan pasangan tersebut.
" Ayah mesum,,!! seru ayumi jengah melihat kelakuan ayahnya yang tidak melihat situasi dan kondisi saat ini.
" Hahahaha,, Tawa Bachri saat melihat putrinya mengerucutkan bibirnya yang kesal dengan kelakuannya.
"Ayo keluar... ajak Bachri dan tangannya menarik putrinya untuk memberikan ruang bagi Andara dan bayinya.
" Nanti ada saatnya kau yang merawat dia. ujar Bachri menasehati putrinya. Ia tidak mau jika Andara dan bayinya menjadi tidak nyaman karena terkadang putrinya itu bisa saja bertingkah konyol secara tiba tiba.
"Ada baiknya kau menghubungi kakekmu dulu.. saran Bachri. Ia tidak berani menelpon mertuanya sendiri, karena Daichi akan mengomelinya karena tidak bisa menjaga putrinya.
" Sudah ayah, kakek akan tiba besok pagi. jelasnya.
Kemudian Ayumi menurut untuk keluar saat maminya memberi kode lewat tatapan mata. Gadis kecil itu akhirnya pergi meninggalkan Andara di dalam sendirian diikuti dua suster yang sedari tadi ikut bahagia melihat kedekatan Keluarga tersebut.
****************
Tamat Season 1. Dilanjut Kisah cinta segitiga Antara Ayumi , Louis, dan Marchello.
*Tambahan Cerita Laura , Baby Rayna Dan Osman.*
" Astaga sayang, teriak Laura yang melihat Putrinya yang bernama Rayna tengah memuntahkan asi yang baru saja diminumnya..
__ADS_1
" Ada apa ?!! saut Osman dari kamar mandi karena terkejut dengan teriakkan istrinya. Pria itu buru buru menghampiri istrinya yang sedang duduk memangku bayi perempuan nya yang lahir 3 bulan yang lalu.
" Tidak ada, hanya saja Rayna sepertinya sudah kenyang.. ujar Laura dengan tangan yang mengelap bibir dan dagu anaknya yang basah kena muntahan.
" Oh syukurlah,, aku tadi sangat khawatir saat kau berteriak.. Ucap Omar sembari mengelus Elus rambut tebal putrinya dengan sayang.
" Dia mirip sekali denganmu dan sangat cantik . Tapi kenapa aku merasa dia seperti Ayumi versi mini ya? ujar Omar yang saat ini sedang memperhatikan putrinya.
" Iya,, dia secantik Kakaknya. saut Laura.
" Astaga,, Ayumi baru saja memberitahukan jika maminya telah melahirkan. Kita harus kesana sayang untuk menjenguknya.. Kata Laura yang baru saja teringat akan berita tersebut.
" Aku tidak mau bertemu Bachri, pria itu sangat menyebalkan.. huft... dengus Osman tidak suka.
" Apa kau cemburu, Goda Laura yang melihat suaminya cemberut kesal. Bibir pria itu mengerucut keatas, ingin rasanya Laura mengambil karet gelang untuk menguncirnya. Pasti sangat lucu.
" Mana Ada, aku tidak cemburu.. Lagian aku juga tidak kalah tampan dengannya.. kata Osman penuh percaya diri.
" Pftttt...!! Laura tertawa.
" Ya sudah kau memang paling tampan sayang.
" Jadi bisakah kita ke rumah sakit sekarang, aku ingin mengunjungi Andara . Pasti dia akan bahagia nanti dan terkejut dengan kedatangan kita.
" Baiklah,, aku menurut saja. Tapi bisakah aku berbuka puasa dulu. Sepertinya juniorku sudah lelah menunggu.. kata Osman dengan senyum smirk nya.
" Dasar mesum..!! kata Laura tersenyum malu.
" Setelah pulang dari rumah sakit kamu bisa berbuka. Tawar Laura.
" Benarkah...! teriak Osman senang. Pria itu berdiri dari duduknya.
" Apalagi yang kau tunggu, ayo kita mengunjungi Andara.. ajak Osman penuh semangat.
" Hah dasar laki laki mesum, kalo soal urusan ranjang dia bersemangat sekali.. batin Laura. Wanita itu beranjak dari duduknya dan menerima uluran tangan suaminya.
Akhirnya pasangan itu pergi ke rumah sakit dengan rasa senang di hati Osman akhirnya setelah sekian lama dia bisa berbuka puasa menurut versinya.
__ADS_1
-Bersambung-