
tokk tokkkk tok,,, terdengar suara pintu diketuk dari luar..
Sekarang pelayan itu telah berada didepan pintu kamar Ayumi
"Nona mudaa,, nonn,,, nonaa,,,!! teriak Sumiyati dari luar. majikannya itu belum terlihat batang hidungnya. Terpaksa Sumiyati menggedor ya dengan kencang,,
"Dorrr dorrr dorr. .. !!
Suara pintu digedor dengan sangat kuat
"Woahhh,,,, siapa yg berani mengganggu acara berhibernasi ku,, gerutunya. Gadis kecil itu turun dari ranjang dan berjalan dengan santai membuka pintu kamarnya. Sekarang tampak pelayannya telah berdiri didepannya dengan wajah yg sangat khawatir. Tampak keringat membasahi dahinya.
"Ada apa teriak teriak, bibi menggangguku saja,, ketus ayumi, Tangan mungil nya bersidekap didepan dada dengan tubuh disandarkan ke samping pintu kamarnya...
"Non,,, nona Andara ,, di,,, diaa,,, ujar Sumiyati dengan terbata bata, Namun ia bingung ingin menjelaskan seperti apa kondisi wanita itu sekarang.
" Ada apa dengan mami? teriak Ayumi yg sedikit kesal dengan perlakuan pelayannya.. "Jangan membuatku bingung, lanjutnya lagi .
"non,, nona Andara dia tidak sedang baik baik saja,, jelasnya..
" aishhhh,,,!! desah Ayumi yg terlihat mengerti dengan keadaan yg telah menimpa mami angkatnya..
Gadis kecil itu segera berlari menuruni tangga. Mencari sosok wanita cantik yg terdengar tangisannya. kemudian ia terlihat duduk di kursi taman. dengan kepala yg direbahkan di meja taman.
"Mami,,, !!! seru Ayumi dengan nada khawatir. Gadis kecil itu ketakutan ketika melihat kondisi Andara sekarang.
Lalu Wanita cantik itu mendongakkan kepalanya, matanya berusaha mencari darimana asal suara tersebut .
"Mami,, apakah mami baik baik saja, Tanya Ayumi pelan,, gadis kecil itu duduk disamping Andara dan mengelus wajah Andara yg dipenuhi air mata.. Dia sangat kasihan dengan kondisi maminya
"Mami,,,,,, ucapnya lagi, tapi lagi lagi Andara hanya mendiamkannya.
"Say something,,, jangan diemin Ayumi, aku tidak suka, protes gadis itu,,!!
"Mami,, come on,,!!...ujarnya frustasi, tangannya digunakan untuk menggerak gerakkan tubuh Andara yg membatu di tempat
__ADS_1
" Sayangg,,,,!! Andara berujar pelan,
"Yes mam,,,
"Mami lelah sekali,,,, jawab Andara lesu.
"Butuh istirahat,,? ayo kekamarku mam,,!! ajaknya..
Lalu Ayumi menarik tangan Andara tanpa menunggu persetujuan nya lebih dulu.
*******
Setelah memasuki kamar Ayumi, wanita itu merebahkan tubuhnya di kasur yg empuk.. sepatunya ia lepas terlebih dahulu dan wajah sendu nya ia benamkan di antara tumpuk an boneka dan bantal.
Ayumi mengambil botol minuman yg berada di atas nakas dan diberikan kepada maminya
"Mam,, minum dulu,,? titah Ayumi yg hanya di angguki oleh Andara. wanita itu mengambil botolnya kemudian meneguknya dalam sekali tegukkan..
"Ceritakan mam,, apa yg terjadi,,? ku kira mami tidak jadi mampir, dan berniat pulang.. ucap Ayumi bertubi tubi. gadis kecil itu penasaran dengan apa yg terjadi dengan maminya..
"Ayah,,?... seru Ayumi kaget
" Dia sudah tau maksud dan tujuanku kesini tanpa mendengar dulu penjelasan mami, dan dia menolaknya, kata Andara lesu.. wanita itu sekarang melorotkan tubuhnya dan membungkusnya dengan selimut tebal Ayumi .
"Yang sabar mam, mungkin ayah belum bisa move on dari mendiang ibuku,, tapi yg pasti. aku akan selalu menganggapmu sebagai mamiku,, tutur gadis kecil itu pelan. Tangannya digunakan untuk mengelus rambut Andara dan menciumnya..
" Mami tunggu disini dulu ya, istrihatlah...
Andara hanya mengangguk pelan dan merapatkan tubuhnya untuk memeluk boneka koala yg besar milik Ayumi..
" Ahhh,,, nyaman sekali... desahnya...
Kemudian setelah Andara terlelap, Ayumi Diam diam keluar kamar dan pergi menuju kamar ayahnya yg berada dilantai bawah
*********""
__ADS_1
"Ayah,,,, panggil gadis kecil itu dari luar kamar Bachri .
"Tokkk tokkk tok tok.. Buka pintunya yahh,,!! serunya lagi .
Cklekk... terdengar pintu dibuka dari dalam..
Ayumi langsung masuk tanpa izin dari ayahnya. Lalu dia mendudukkan tubuhnya ditepi ranjang Bachri. Sedangkan ayahnya berjalan mengekor dari belakang.
" Seperti ini ayah memperlakukan seorang wanita,, !!tukas Ayumi dengan garang. gadis kecil itu sangat marah untuk saat ini.
"Dia bukan wanita baik baik,, jelas Bachri pelan . terdengar nafas kasar yg keluar dari hidungnya..
" Bagaimana ayah tau dia bukan wanita baik baik? apakah ayah pernah mengenal dia sebelumnya, tanya Ayumi sangsi.. Bachri hanya terdiam berusaha menelaah kata kata anaknya.
" Ayah cobalah mengenal dia ,, kumohon ayah, aku juga membutuhkan kasih sayang seorang ibu,, jelas Ayumi. Matanya sudah berkaca kaca, dan sedetik kemudian terdengar isakan darinya..
"Hikss hikss...
"Mungkin ini terdengar sedikit egois, tapi ini permintaan ku yg harus ayah kabulkan, kumohonn ayah,, demi aku.. aku begitu menyayanginya.. kata Ayumi disela isakannya..
Bachri hanya terdiam membisu,, kemudian pria itu mendekati anaknya dan meraih tubuh mungil itu untuk dipeluknya..
Ayumi merapatkan pelukan ayahnya dan menyandarkan kepalanya di dada bidang Bachri..
"Untuk kali ini ayah, tolong dengarkan permintaanku, aku juga akan merubah sikapku seperti gadis kecil sperti yg ayah mau,, karena hanya dengan mami andara aku merasa nyaman.. ungkapnya disela tangisannya.
Bachri mengelus puncak kepala Ayumi dengan sayang. Dia merasa kasihan dengan anak gadisnya.. mungkin tidak apa dia mencoba mengabulkan permintaannya.. Hanya sebuah permintaan, tidak akan lebih pikir Bachri..
Namun tanpa Bachri ketahui, lembaran cerita tentangnya mulai terbuka dengan Andara sebagai alenia pertama.
"Akan ayah coba,, kata Bachri..
" Serius ayah,,,!! teriak Ayumi girang,, gadis itu mengusap air matanya dan tangannya meraih wajah Bachri dan mencium pipinya
Semoga ini pilihan yg tepat, batin bachri
__ADS_1