Kontrak Nikah Sang Presdir

Kontrak Nikah Sang Presdir
Kencan Yang Gagal Lagi


__ADS_3

kelanjutannya


Deongsan Cafe tampak sepi pengunjung. Hanya ada beberapa pasang manusia yang sedang duduk menikmati secangkir coffe dan beberapa cake sebagai dessert. Mereka melakukan kegiatan seperti pada umumnya. Ada yang memadu kasih seperti dunia milik mereka berdua, dan ada juga yang ditemani secangkir coffe dengan berkas yang berada didepannya.


Gadis itu melebarkan pandangannya ke seluruh ruangan. Mencari seorang yang akan ia temui malam ini. Dia sudah tidak sabar ingin segera melihat setampan apa pria yang akan dijadikan kandidat teman kencannya itu. Dan akhirnya tatapannya berhenti saat melihat seorang pria sedang duduk didekat jendela dan sesekali melirik kearah luar. Senyumnya seketika mengembang, lalu ia berjalan menghampiri pria tersebut.


" Sudah lama..? tanya Ayumi kepada Lee Donghae dengan bahasa Korea nya. (Anggap aja seperti itu)🙏😂


Pria itu memiringkan kepalanya dan menatap gadis disebelahnya dengan senyuman hangat.


"Menunggu wanita secantik dirimu seabad pun pasti aku rela. Balas Donghae dengan nada lembut.


"Kau akan mendapatkan piala award atas nominasi aktor terbaik dengan kualitas rayuanmu Tuan.. Puji Ayumi namun dengan nada sindiran. Gadis itu mendudukkan tubuhnya dikursi depan Lee Donghae, kemudian menatap wajah pria itu sekilas.


"Lumayan tampan, tapi tidak menarik. Pikirnya.


Pria yang menjadi lawan bicaranya itu menyunggingkan senyum manisnya.


"Benarkah? Jika kau mau menjadi pasanganku nanti saat acara malam penghargaan aku dengan senang hati akan menyambut penghargaannya. . Sautnya lagi.


Wajah cantik itu seketika menampilkan tatapan jengah, tanpa bisa dimengerti artinya.


"Akan sangat mengejutkan jika itu benar benar terjadi Tuan Lee, dan aku menantikannya.. jawab Ayumi masih dengan nada bicaranya yang elegan namun terkesan menusuk. Dia sungguh bukan wanita yang suka dirayu. Ia sudah bosan dengan awal yang terlalu manis itu, pasti akhirnya akan pahit.


"Hahaha,, Baiklah baiklah aku menyerah, ujar Donghae cepat, ia tidak ingin wanita yang berada didepannya itu menjadi tidak nyaman dengan semua ucapannya.


"Bagaimana jika Miss Ayumi

__ADS_1


memesan makanan dulu. Tawarnya berusaha mengganti topik obrolan sekaligus memanggil seorang waiters yang sudah standby di tempat yang tidak jauh dari duduknya.


" Aku tidak suka makan malam tuan, tapi jika kau menawarkan sesuatu pasti aku terima. Cukup cake coklat aja yang paling spesial di menu ini. Dan berikan aku minuman coklat hangat yang ditaburi toping coklat juga. Sudah itu saja.. Jelas Ayumi tanpa sungkan. Kemudian waiters yang berada disampingnya segera mencatat menu pesanan gadis tersebut.


" Astaga,, kau tidak takut jika makan makanan yang manis akan membuatmu semakin terlihat manis..!! lagi dan lagi Donghae berusaha merayu Ayumi dengan kata kata manisnya.


"Berikan saya coffe late dengan croisant. ucap Donghae kepada waiters.


Waiters mengangguk dan tersenyum lalu segera pergi setelah mencatat semua pesanan untuk dua orang tersebut.


" Aisshhh tuan Lee benar benar pria Casanova ya...!! Ucap Ayumi sarkas menanggapi ucapan dari Donghae saat ia melihat waiters itu sudah pergi menjauh. Ia tidak menyangka jika pria yang akan ia kencani kata katanya terlalu dibuat drama. Apa karena dia seorang aktor. Namun yang jadi masalah sekarang, dia tak lagi berminat dengan kencan buta ini lagi.


" Menyesakkan, batinnya kesal.


Donghae yang berada didepan Ayumi menatap penuh kagum terhadap gadis itu,, bagaimana bisa seorang yang baru berumur 22 tahun bisa terlihat seperti wanita dewasa saat berbicara. Ia tidak nampak seperti gadis pada umumnya yang akan terlihat malu malu dengan wajah yang merona jika sedang dirayu. Bahasanya yang lugas dan elegan menunjukkan jika dirinya bukan perempuan biasa. Pria itu semakin tertarik dengan ke pribadian ayumi


Namun tiba tiba dari arah belakang Ayumi tampak seorang pria yang sedang berjalan ke arah tempat duduk mereka. Kemudian tangannya meraih lengan Ayumi dengan cepat.


Ayumi yang tidak sadar dengan apa yang terjadi terlonjak kaget saat tangannya merasakan sakit saat ditarik oleh seseorang.


" Kauu...!! seru nya geram saat dirinya menatap wajah pria itu.


Donghae yang juga sama terkejutnya memberanikan diri untuk bertanya saat Ayumi tampak mengenali pria yang sedang mencengkram bahu gadis tersebut dengan erat.


"Apa kau mengenalnya Miss Ayumi? tanyanya cepat.


Ayumi yang ditanya seperti itu tidak mampu menjawab. Sedangkan pria yang berada didepannya segera menyeretnya keluar tanpa satu kata pun yang keluar. Gadis itu meronta dan tampak sedikit kesakitan. Mungkin saja habis ini pergelangan tangannya akan memar. Bisa saja.

__ADS_1


Donghae yang melihat ada gelagat aneh dari pria tersebut berusaha mencegahnya membawa Ayumi pergi. Ia tidak tega melihat ada wanita yang kesakitan didepannya.


"Hentikan,, ini sebenarnya apa yang sedang terjadi? tanya nya namun tidak ada jawaban apapun yang keluar dari kedua orang yang berada didepannya. Tangannya berusaha meraih lengan Ayumi namun seketika tangan pria yang berada disamping gadis itu menghempasnya dengan kasar. Hampir saja dia terjatuh jika salah satu tangannya tidak berpegangan dengan kursi.


" Miss Ayumi, tolong jelaskan ini. tuntut Donghae penasaran.


" Maaf kan saya tuan Lee, saya masih ada sedikit urusan. Saut Ayumi sedikit berteriak karena tubuhnya ikut terseret dan berusaha mengimbangi langkah pria yang membawanya pergi.


"Oh shit..!! umpat Donghae kesal. Ingin rasanya ia berlari dan mengejar dua orang itu. Namun kode mata Ayumi seakan melarangnya untuk ikut campur. Dia pasrah saja pada akhirnya


Pria itu mendudukkan tubuhnya lagi dikursi dan hanya bisa menghembuskan nafasnya yang kasar karena tidak menyukai adegan yang baru saja terjadi. Pria itu marah karena kencannya dengan wanita pujaannya itu gagal. Padahal dia sangat bahagia akhirnya model incarannya itu mau melakukan kencan buta dengannya. Suatu kesempatan yang tidak mungkin dia sia sia kan. Namun semua impiannya itu malah kacau karena ada orang yang berusaha mengganggu acaranya. Pria itu memukulkan tangannya dimeja dan sedikit menggebraknya. Meluapkan semua emosi yang sudah ditahannya sejak tadi saat melihat tubuh Ayumi yang mulai menghilang di balik pintu. Mulutnya tak berhenti menyumpahi dan memaki maki pria yang tidak dikenalnya itu.


* Diparkiran mobil *


" Apa apa an kau Chello..!! bentak Ayumi saat tubuhnya terhuyung masuk kedalam mobil yang dibukakan oleh sahabatnya itu. Bokongnya terjerembab dikursi penumpang dan itu sedikit membuat punggungnya sakit. Namun ia tahan untuk tidak meringis kesakitan. Yang ada diotaknya saat ini, ingin tahu kenapa Chello melakukan hal sekasar ini dengannya.


Chello yang melihat bentakan Ayumi menggeratkan cengkeramannya pada kursi mobil dan menatap gadis itu dengan tajam.


" Sudah kubilang, berhenti berkencan. Hal konyol ini kenapa kamu suka sekali melakukannya. Sentak Chello kasar. Membuat Ayumi yang berada dibawahnya menjadi ketakutan.


" Apa yang salah Chello, aku wanita lajang. jelasnya juga ikut emosi karena Chello selalu saja mengganggu acara kencannya.


" Aku sudah cukup dewasa untuk melakukan pacaran.. ucapnya lagi dengan dada yang memburu. Emosinya ingin ia luapkan , namun berusaha ia tahan.


" Tidak bisa,,!! potong Chello cepat. Pria itu seketika membanting pintu mobilnya dan berjalan memutar menuju kursi kemudi. Menyalakan mobilnya dengan umpatan kasar karena tangannya bergetar saking marahnya, membuat kunci mobilnya sulit dimasukkan. Ia sudah tak lagi menggubris isakan ayumi yang mulai menangis dikursi belakang. Yang ada di fikirannya saat ini ingin segera pulang dan ingin mengklaim Ayumi sebagai miliknya. Mau tidak mau, dia akan menjadikan Ayumi sebagai istrinya.


Tanpa mereka sadari jika sedari tadi ada seseorang yang melihat semua kejadian itu dan mulai mengikuti mereka dari belakang. Mobil itu berada dibelakang mobil Chello sejak mereka keluar dari cafe tersebut.

__ADS_1


_Bersambung_


__ADS_2