
"Ayahh,,, seru Ayumi ketika dirasa ayahnya tidak segera membuka mulutnya untuk bicara kepada Andara.
"Bicara lah ayah, katakan sesuatu,, atau ayah akan menyesalinya,, cibir Ayumi dengan mulut yg berkomat Kamit disamping telinga ayahnya.
Ehmmm,, Bachri berdehem untuk mengawali kata katanya..
Di lain tempat Andara hanya mematung melihat interaksi anak dan ayah tersebut, matanya melihat terus kearah pergerakan Bachri yg nampak kaku dan datar.
"Apa sih yg akan di bahas pria tua ini, tidak cukup kah kata kata kasarnya tadi siang.. batin wanita itu.
Andara mendudukkan tubuhnya dikursi lagi. Dia menyiapkan hatinya menerima semua ucapan dari pria yg sangat di cintainya itu..
Ayumi meninggalkan keduanya setelah dirasa ayahnya ingin berbicara kepada Andara..
"Nona Andara,, ada hal penting yg ingin saya bicarakan dengan anda..? ujar Bachri dengan aksen formalnya. Ia melirik kearah putrinya tapi gadis kecil itu sudah meninggalkannya berdua bersama Andara.
"Huh,,, orang tua kolot ini, berasa sedang berbicara kepada pegawainya saja. Andara tampak memayunkan bibirnya karena jengkel dengan sikap Bachri yg tidak ada manis manisnya..
"Untung aku sayang,,, pikirnya lagi.
"Nona Andara, apakah anda bisa mendengarkan saya? Tanya bachri sedikit meninggikan suaranya. Setelah dia menangkap sosok Andara yg sedari tadi hanya diam seolah tidak menanggapi segala kata katanya..
Wanita cantik itu terkesiap dalam lamunannya setelah mendengarkan suara keras Bachri.
Dia teramat jengkel dengan perbuatan laki laki tersebut. "Bisa manis dikit gak sih, batinnya jengah..
__ADS_1
"Bisa dipercepat tuan,,? Hal penting apa yg ingin anda bicarakan? tanya Andara ketus, yg mana pada saat itu Bachri dibuat melotot dengan sikap Andara yg tiba tiba dingin.
"Saya tidak punya banyak waktu lagi,, ini sudah larut malam. ujarnya lagi.
"Aku menyetujuinya,,!! ucap Bachri dengan Cepatt.. Lalu pria itu menatap kearah Andara dengan sorot matanya yg tajam seakan akan ingin menguliti Andara hidup hidup. Gadis cantik itu menjadi takut akibat ulahnya.
"An.. anda menyetujui hal apa tuan? tanya Andara yg tergagap gagap.. wanita itu tidak mampu melihat kearah Bachri yg terlihat sangat marah saat ia mengeluarkan kata katanya.
"Semuanya,,!! semua yg diinginkan oleh anak saya,,, kata Bachri dengan cepat... Terdengar hembusan nafas kasar yg keluar dari hidungnya. Dadanya bergerak naik turun dengan cepat seolah sedang meredam amarah.
Andara tampak berfikir sejenak mengenai ucapan dari Pria tersebut. kemudian dia baru memahami jika ini menyangkut dirinya yg akan menjadi mami untuk Ayumi..
" Hanya hal itu tuan,,? apa ada hal lain lagi? tanya Andara yg mencoba menormalkan sikapnya yg terlihat gugup didepan Bachri.
"Pernikahan? Andara menutup mulutnya seakan tidak percaya dengan ucapan dari pria yg tiba tiba mengajaknya menikah.
"Jangan bertingkah seperti orang bodoh nona,, bukankah ini yg kau inginkan. menjadi nyonya di keluarga ini dan berkuasa atas segalanya.. ujar Bachri dengan kata kata pedasnya..
"Pyarrrr,, gelas yg berada di samping Andara terjatuh setelah wanita itu dengan tidak sengaja menyenggolnya.. dia sangat shock dengan kata kata Bachri yg dirasa sudah sangat keterlaluan. Dengan cepat dia membuka mulutnya dan berkata.
"Saya menolaknya,, maaf tuan, tapi saya tidak lagi berminat akan tawaran itu.. kata Andara dengan tegas.
Dia berucap dengan sangat lantang, seakan menutup hatinya yg sakit setelah mendengarkan kata kata Bachri.
"Huhh,,, Lagi lagi Bachri menghembuskan nafasnya dengan kasar.
__ADS_1
"Wanita selalu saja membuatku jengah,,
"Apa kau sedang berpura pura nona,,? Jangan bertindak bodoh. Bahkan aku tidak berminat melihat gaya aktingmu yg buruk itu. Setujui saja,, atau kau akan menyesalinya. Tawaran ini tidak berlaku dua kali.. ucap Bachri bertubi tubi dengan nada dinginnya..
Andara terdiam, ia nampak memikirkan tentang ucapan Bachri,,
" Ya tuan, tapi saya tidak berminat akan hal itu, yg perlu anda ketahui, cukup Ayumi saja yg menjadi anakku, dan saya tidak menginginkan hal lain, seperti menyandang sebagai status Bachri, misalnya..
Wanita cantik itu berkata cukup jelas, mungkin saja dengan ucapannya itu Bachri akan sedikit membuka hatinya, bahwa ia hanya ingin dicintai, bukan menginginkan harta atau tahta lainnya.. pikirnya.
Namun lagi dan lagi, Bachri seakan akan tak mempercayai ucapan wanita tersebut. ia tergelak dalam tawanya. Seakan mencemooh semua perlakuan Andara yg dianggap munafik.
"Hahahahah, kau sangat lucu nona,,!!, jangan membohongi dirimu sendiri, kau menginginkan semua ini kan. menjadi nyonya Bachri dan mendapatkan segala fasilitas mewahnya, kau akan mendapatkannya jika menikah denganku, akui saja memang itu tujuanmu bukan?
"Shiittt,, rasanya aku ingin membungkam mulutnya dengan bibirku,, geram Andara,,,!! Jika aku tidak mencintainya, bisa kupastikan dia akan mendekam di rumah sakit akibat patah tulang..Aku sungguh jengah dengan kelakuannya itu, Batin Andara kesal.
"Nona Andara, apakah kau masih mendengarkanku,, cukup kali ini saja akui tujuanmu, aku tidak keberatan dengan hal itu, dan urusan ini akan cepat selesai. kata Bachri dengan bibir yg mengulas senyum smriknya.
Karena jengkel akhirnya Andara memutuskan untuk menyetujuinya saja. persetan dengan sikap arogannya, dia berjanji dalam hatinya akan menaklukkan pria dingin tersebut.
"Ya,, aku setuju,, baiklah kita akan menikah....seru Andara dengan lantang.
πππiklanπππ
jika kalian menyukai novelku, jangan lupa tinggalkan like dan komen. Agar author semngat untuk up episode selanjutnya. terima kasih semua
__ADS_1