
Kelanjutannya
" Seperti biasa ya,, kak Andara hari ini terlihat cantik sekali,, ucap Ayumi memuji temannya. Ia selalu terkagum kagum saat melihat mata biru milik Andara.
"Sangat indah, batinya.
" Kau itu selalu membuatku merona saja.. ,,π,, kata Andara sambil menyelipkan anakan rambut di telinganya. Wajah gadis itu bersemu merah mendapat pujian langsung dari ayumi.
" Heii,, heiii ..... hentikan,, !!!
" Sikapmu itu seperti ABG labil yang suka sekali di goda kak,,!! kata Ayumi sambil menahan senyumnya.
" Btw anyway busway, hari ini jadwalnya apa aja? Tanya Ayumi sembari mendudukkan tubuhnya di kursi depannya Andara.
"Bahasa apa lagi itu,,? Kurang kurangilah mengunakan kata yang tidak terdaftar di EYD.. jawab Andara sambil menyengir kuda. Dia teringat pertemuan pertamanya dengan ayumi
*Flasback 1 years ago*
"Tuhann,,, bagaimana ini,, Kak Naoki tidak bisa dihubungi,, kata Gadis cantik yang tak lain adalah Andara itu kebingungan. Dia terlihat sibuk mengotak Atik ponselnya sambil duduk di halte bus.
" Apa aku ke apartemennya saja ya,, bisa keriting kulit ku kalo menunggunya lama lama disini, mana panas lagi..
"Ini neraka lagi berpindah dimensi kesini atau gimana sih.. Gerutunya sambil mengusap keringat yang mulai bercucuran di keningnya.
" Ahhh itu ada taxi, aku panggil saja...!! ucapnya saat melihat sebuah tadi akan melintas didepannya.
Tampak Andara meneriaki taxi yang ternyata berhenti diseberang jalan..
" Budek atau gimana sih,, di panggil dari tadi kok tidak kesini kesini.. atau aku hampiri saja ya.. gumam Andara kesal.
Gadis itu melangkahkan kakinya ketengah jalan untuk menuju seberang dimana taxi itu berhenti..
"Ckkitttt,,,,,!!
Suara rem mobil menghentikan langkah Andara... Hampir saja tubuhnya tertabrak oleh mobil tersebut . Ia sangat shock dengan apa yang tengah terjadi.
" Astaga,, astgaaa ,,astagaa,, Tuhann,, hampir saja nama depanku di ganti dengan Almarhumah, batinnya kaget.. Dia berusaha mengusap usap dadanya yang berdetak dengan cepat seakan jantungnya itu akan copot seketika.
Tiba tiba seorang pria dengan perawakan tinggi, dan terlihat sudah matang turun dari mobil dan menghampirinya..
" Nona,, kau tidak apa apa? Apa anda terluka? tanya pria itu seraya membantu Andara untuk berdiri..
Mata Andara reflek melihat siapa lawan bicaranya tersebut. Dan gadis itu mendadak membeku ditempat.
Dia tertegun mendapati seorang pria dengan wajah Asia yang sangat rupawan berusaha menolong nya berdiri. Pria itu meraih tubuh Andara dengan pelan dan mendekatkan ketubuhnya hingga bau parfum pria tersebut menempel dibaju Andara.
" Hei nona, bicaralah,, apa anda terluka? Tanya pria itu lagi saat tidak ada jawaban dari Andara.
Wanita terkesiap dalam keterkagumannya dan dia reflek membenarkan rok yang sedikit menyingkap karena duduk tadi..
__ADS_1
" Tidak tuan,,, saya baik baik saja, Maafkan atas kelalaian saya yg menyeberang jalan tidak hati hati. Jawab Andara sambil membungkukkan badannya karena menyesal telah membuat kekacauan ditengah jalan.
" Tidak apa apa, syukurlah jika anda tidak terluka. Ucap pria itu lembut.
"Apa anda ada masalah nona, kulihat tadi anda seperti sedang berjalan sambil melamunkan sesuatu,, Tanya pria itu lagi,,,!!
Tapi sebelum Andara menjawab, keduanya dikejutkan dengan suara klakson para pengemudi yang mobilnya berada dibelakang mobil Pria tersebut..
"Tiinnn... tinnnn... tinnnn.... Suara klakson itu semakin berisik saja. Andara sudah tidak tahan lagi. Kepalanya tiba tiba berdenyut pusing..
"Woyyyy,,!!! kalian minggir lahh, mobilnya menghalangi jalan, Teriak salah satu pengemudi..
"Ahh ada ada saja, kau pikir ini acara drama..!!
ujar pengemudi lain.
"Kalian sungguh merepotkan, ujar supir bemo yang penumpangnya juga tampak kesal melihat kejadian didepannya.
"Maaf,, maaff semuanya... kata pria itu sambil membungkukkan tubuhnya.
" Nona, jika anda tidak keberatan masuklah kedalam mobil saya,,,!! saya tidak bermaksud lancang, hanya saja saya tidak enak hati jika meninggalkan anda seperti ini. Ujar pria itu seraya membukakan pintu mobilnya..
Andara hanya mengangguk dan segera memasuki mobil pria yang belum di kenalnya itu..
Dia terkejut ketika melihat gadis kecil cantik sedang tertidur di kursi belakang..
Pria itu langsung masuk ke mobil dan menjalankannya.. Dia melihat gadis yg duduk di sebelahnya terlihat ingin menanyakan sesuatu..
"Ommoo... ucap Andara sambil menutup mulutnya dengan menggunakan kedua tangannya.
" Jangan kaget nona,,!! Saya duda dengan satu anak.. jelasnya tersenyum.
"Dia gadis kecil saya satu satunya...
" Maafkan atas kelancangan saya tuan,, Karena anda terlihat seperti pria lajang..!! kata Andara menanggapi percakapan tersebut.
" Ya saya lajang,, karena ibu Ayumi telah meninggal dunia 1 tahun yang lalu,, ucap Bachri pelan. Wajahnya berusaha menyembunyikan kesedihannya..
" Sekali lagi maafkan saya Tuan,, saya sungguh lancang ..ucap Andara dengan nada menyesal .Gadis itu menakupkan kedua tangan didadanya π.
" Tidak apa apa? Oh iya apakah anda ingin memeriksakan diri ke dokter. Saya akan mengantarkannya.. tawar Bachri seraya melirik gadis disebelahnya..
" Tidak tuan,, saya baik baik saja.. jawab Andara dengan gugup.. entahlah apa yg sedang di rasakan gadis cantik tersebut. Jantungnya berdetak dengan tidak normal saat berada satu ruangan dengan pria tampan itu..
"Baiklah Apakah anda ada ingin saya antarkan ke suatu tempat? tanya pria tapi tetap fokus menyetir mobilnya.
"Kalau tidak keberatan apakah Tuan mau mengantarkan saya ke apartemen Xway.? ujar Andara ragu ragu..
" Baiklahhh,, as you want nona? jawab Bachri dengan senyum manis nya.βΊοΈβΊοΈ.
__ADS_1
"Kalau aku bukan ciptaan Tuhan, mungkin badan ini sudah meleleh saat melihat senyumnya .πππ Batin Andara dengan mata yang tak berhenti menatap pria disebelahnya..
" Berhentilah menatap ayahku dengan muka mesum mu itu nona?!! Kata gadis kecil yang tak lain Ayumi itu membuyarkan lamunan Andara.
"Bersikaplah yang sopan sayang,,,!! Dia lebih tua darimu.. kata Bachri berusaha menegur Ayumi agar tidak bersikap kurang ajar.
"Oh astaga,,, maafkan saya, saya tidak bermaksud melakukan itu.. Ucap Andara yang terlihat kikuk.
" Lupakan,,, aku tau ayahku memang terlihat masih tampan diusia tua nya.. ucap Ayumi pelan. Gadis itu membenarkan posisi duduknya agar terasa nyaman.
" iyaa,,,!! oh tidak tidak,,, bukan begitu maksudku,, ucap Andara spontan. Memang beliau terlihat masih muda dan tampan dan tidak terlihat seperti pria yg sudah memiliki anak.. ujar Andara dengan gugup..
"Bllluussshhhhhh..
Bachri yang mendengar dirinya sedang dipuji oleh gadis cantik itu, pipinya seketika merah merona, dia terlihat malu malu..
"Siapa dia ayah? kenapa ada disini? tanya Ayumi penasaran. Ia mengabaikan perkataan Andara tadi.
"Tadi ayah tidak sengaja hampir saja menabraknya. Jadi sebagai permohonan maaf ayah akan mengantarkannya ke apartemen Xway.. jawab Bachri sambil fokus mengemudikan mobilnya..
" Ohh,,,, Siapa namamu nona? tanya Ayumi kepada Andara..
" Perkenalkan nama saya Andara ,!! senang bertemu dengan anda.. jawab gadis cantik sambil tersenyum ramah.
" Yaa yaa,,, Namaku Ayumi, panggil aja yumi. Gunakan bahasa yang biasa saja, jangan terlalu formal.. Dann hmmm,...... Ayumi menghentikan kata katanya. Dia tampak berfikir keras atas apa yang akan ditanyakan kepada gadis tersebut.
" Apa wajahmu itu asli? tanya Ayumi kemudian.
" Kau terlihat sangat cantik seperti Barbie..
" Ahh apakah aku terlihat seperti itu?. Kata Andara bingung. Dia meraba raba seluruh wajahnya.. Dia senang sekali dipuji cantik oleh gadis kecil yang terlihat polos itu. Namun apa benar jika dia mirip Barbie. Tapi kenapa dirinya masih saja menjomblo dan tidak punya gebetan. Pikirnya ngenes.
" Ini asli, aku tidak pernah merubah hasil ciptaan Tuhan. Sanggahnya..
" Maafkan saya,, ujar Ayumi sambil menundukkan pandangannya. Ia menyesal telah berfikir an jika Andara melakukan operasi plastik.
" Sudah lahh tidak apa apa, kau juga sangat cantik Ayumi...!! ucap Andra menenangkan gadis kecil yang dirasa sangat bersalah setelah menanyakan sesuatu yang sensitif..
"Nona kita sudah sampai didepan apartemen Xway. ujar Andara membuyarkan percakapan kedua wanita tersebut.
Andara mengangguk pelan kemudian ia langsung turun dari mobil, tapi sebelum itu dia menyerahkan kartu kecil kepada Ayumi..
" Hubungi aku jika kamu tidak sibukk,,, kakak ingin berteman denganmu..Ujar Andara kepada Ayumi.
"Terima kasih tuan atas tumpangannya.. dan maaf telah merepotkan Anda.. Gadis itu membungkuk dan secepatnya dia berlarian pergi menuju gedung didepannya..
Bachri hanya mengangguk sekilas disertai senyuman.
" Nama Andara fellicia Carolline, pekerjaan sebagai wartawan di majalah Sun&star, umur 24 th. hmmm...menarik...!! kata Ayumi sambil menyunggingkan senyumnya .
__ADS_1
Sejak itulah mereka berhubungan dan akhirnya Ayumi mengangkat Andara sebagai manager yg mengatur pekerjaan modelnya..
flashback off..