
Selanjutnya
"Sudah ku bilang kan kak,, kita tidak perlu lagi membuat acara ini itu. Teriakan Ayumi menggema memenuhi seluruh ruangan kamarnya.
"Aku sudah lelah sekali, dari pagi Sampai malam bersalaman dengan ribuan orang, belum lagi para kolega mu sibuk memfoto ku dan ada juga yang sempat sempatnya minta tanda tangan. Dikira lagi fans sign apa? Jelasnya panjang lebar, tapi tak membuat lawan bicaranya itu menanggapi kata katanya.
"Heeeiiii yahhh, kamu mendengarkan aku tidak sih....!! Ayumi mulai gemas.
Louis yang kena gencatan Bom Hiroshima itu hanya bisa menelan ludahnya kasar. Bagaimana tidak? sedari tadi dia tidak fokus mendengarkan ocehan istrinya. Ia malah sibuk memperhatikan tubuh istrinya yang masih berbalut kimono mandi itu. Kakinya yang mulus itu terpampang indah didepannya tanpa tertutupi sehelai kain pun. Mungkin Ayumi tidak sadar jika kimononya tersingkap.
"Dia bilang apa aja sih? pikir nya yang mulai merasa cemas saat tatapan tajam itu menghunus jantungnya. Padahal ia sudah tidak sabar untuk memulai malam pertamanya. Tapi istrinya itu malah sibuk mengomelinya tidak jelas. Dasar otak pria selalu cabul.
"Yaaa... ingin ku bahas saja hari ini sekalian. Kenapa pernikahan kita diadakan secepat ini. Pasti semua gara gara ulah mu ya kan? Bukannya kemarin perjanjiannya kita bertunangan dulu. Lanjut gadis itu seraya mendudukkan tubuhnya di depan kaca Rias kamarnya yang besar. Ia mulai mengeringkan rambutnya dengan hair dryer. Dan membelai belainya halus. Sedangkan pangkal paha nya semakin tercetak jelas. Membuat Louis yang sedari tadi memperhatikannya menjadi salah tingkah. Pria itu kesusahan menelan air liurnya.
"Kakakkkk....!! Dari tadi kau terus saja diam. Sariawan ya? Aku sedang berbicara denganmu.. Ucap Ayumi sudah tidak sabar..
" Tanggapi lah, jawab saja pertanyaan dariku tadi.. hihhh...
Sekarang Louis malah tertawa terbahak bahak melihat tingkah konyol istrinya. Ia langsung berdiri dari duduknya dan mulai mendekati tubuhnya istrinya. Sedetik kemudian,
"Cupppp, satu ciuman mendarat di pipi istrinya yang sedikit gembul dan imut. Kemudian ia langsung menjauh sebelum kena gamparan nyai ronggeng yang sudah memelototinya.
Gadis itu ter lonjak kaget dengan perlakuan suaminya yang tiba tiba menciumnya.
"Heii,, kau.. dasar pria cabul !!.. aku ini masih dibawah umur tau... Ucap Ayumi kasar sembari tangan nya sibuk menghapus bekas ciuman dari suaminya.
__ADS_1
Louis yang melihat kelakuan Ayumi hanya mendengus kesal. Bisa bisa nya hanya mencium pipi istri sah nya dia bisa disebut pria cabul. Ingin sekali dia meluapkan emosi, tapi ia tahan agar tidak terjadi keramaian. Karena mereka sedang menginap dirumah Bachri.
"Berhenti berteriak,, aku juga lelah.. ujar Louis seraya merebahkan dirinya di ranjang besar milik Ayumi. Bau Vanila yang khas yang keluar dari lembutnya bantal dan selimut yang biasa digunakan Ayumi untuk tidur itu telah membuat Rangsangan yang hebat di tubuh pria tersebut. Ia tiba tiba kewalahan dengan hasratnya, juniornya yang berada dibawah sana ikut menegang..
"Shitttt,, aku benar benar cabul.. batinnya gusar. Dia membenarkan omongan istrinya tadi.
Ayumi yang melihat ranjangnya telah di kuasai oleh Louis membuatnya enggan untuk tidur ditempat istimewanya. Ia lalu melangkahkan tubuhnya ingin keluar dari kamar.
"Mau kemana kau? tanya Louis saat melihat istrinya itu ingin pergi meninggalkan dirinya sendirian di kamar .
"Aku mau tidur di ruang tamu saja, sepertinya kakak lelah sekali.. jawab Ayumi singkat.
"Jangan sekali kali melangkahkan kakimu keluar kamar. Hari ini malam pertama kita. Kamu harus tau kewajiban mu..!! ujarnya dingin. Pria itu benar benar diktator.
"Tidak ada tapi tapian, ingin kembali kesini sendiri atau aku akan menggendong mu.. Sergah Louis cepat, membuat Ayumi secepat kilat langsung tidur di samping suaminya dengan posisi memunggungi pria tersebut.
Jantungnya sudah tidak bisa dikondisikan. Bahkan debaran itu sampai ke telinga suami nya. Untuk pertama kalinya kamar itu ada yang menempati selain dirinya, membuat Gadis itu tidak bisa tidur tenang..
Louis yang melihat istrinya itu langsung memeluknya dari belakang. Dia sudah tidak sabar lagi . Secepat kilat ia mulai menyerang titik sensitif istrinya. Dimulai dengan tengkuk, belakang telinga tak luput dari cumbuan nya..
Ayumi merasa geli sendiri. Ia merasakan jika ada benda keras yang menyentuh bokongnya. Dan seketika itu juga wajah memerah. Badannya juga ikut memanas. Otaknya langsung berfikir, jika dia akan habis malam ini juga.
"Kakkk, kita kan belum kenal terlalu dekat, jadi bagaimana kalo kita melakukan pendekatan dulu. Ucapnya bernegosiasi disela sela aktifitas sakral mereka. Bertemu lagi disaat usia dewasa membuat Ayumi masih merasa asing dengan pria yang telah jadi suaminya itu. Ia sebenarnya juga sudah lelah bersikap egois dengan tidak mau menikah, Ia pun mau tidak mau harus menerima kenyataan itu. Toh suaminya juga sangat tampan, tidak kurang menawan dari para Idol Korea yang di idam idamkan nya. tapi jika harus melakukan hal itu sekarang, rasanya ia masih belum rela. Dia ingin mengetahui segalanya tentang suaminya itu.
Louis hanya mengeram geram mendengar ucapan istrinya. Ia sedari tadi berusaha menahan nahan keinginannya untuk menerkam tubuh itu, sekarang dia sudah tidak kuat lagi. Tangannya yang kokoh di gunakan untuk mencekal tangan Ayumi yang berusaha mendorong tubuhnya menjauh.
__ADS_1
"Kita kan sudah kenal, Jangan bicara lagi. Tutup mulutmu itu dan lakukan kewajiban mu. Titahnya yang terdengar sangat arogan. Benar benar pria yang sangat angkuh.
"Cihhh,,, decih Ayumi yang jengkel.
Dia hanya berusaha mengikuti alurnya, tanpa bisa menolak lagi. Ciuman pertama yang lembut yang diberikan suaminya itu mampu membuat kesadarannya menurun. Otak cantiknya tidak mampu berfikir rasional lagi. Ia tidak sadar jika sekarang tubuh bagian atasnya sudah terbuka. Suaminya itu segera berpindah dari bibirnya menuju tempat indah favorit kebanyakan pria dewasa itu. Menyesapinya seperti bayi yang sangat rakus. Meninggalkan jejak kemerahan yang banyak disekitarnya.
Ayumi sekarang hanya bisa pasrah menerima semua. Dan tibalah saat Louis akan melakukan penyatuan. Dengan hati hati ia memasukkan sedikit demi sedikit miliknya meski beberapa kali sempat gagal. Benda itu sangat sempit. Membuat Louis kewalahan 😆.
"Pelan pelan kak,, ini sangat menyakitkan kata Ayumi dengan bibir yang mulai merintih menahan gelenjar aneh disekitar intinya. Sangat perih tapi enak.
"Jika kamu tidak bisa sabaran. Aku pastikan kau akan berakhir menjadi duda besok paginya. Melihat mayat istrimu yang telah membiru karena kesakitan itu terlentang di samping tempat tidurmu. ucapnya lagi.
Penyatuan itu sangat membuatnya kesakitan. Dia tidak menyangka jika malam pertamanya tidak ada romantis romantisnya seperti drama Korea yang sekali kali ia tonton di waktu senggangnya. Malah terkesan terburu buru dengan tingkah suaminya seperti binatang buas yang telah mencabik-cabik tubuh indah nya tersebut.
Louis mulai tersadar saat mendengar kata kata dari istrinya. Ia tidak ingin berakhir menjadi duda dengan ditinggal istri yang secantik itu. Kepalanya menggeleng sebentar. Lalu ia kembali memasukkan tubuhnya dengan pelan, agar Ayumi tidak merasakan sakit lagi. Rasa itu membuatnya sangat kecanduan. Tubuh Ayumi yang lembut seperti kapas dan aroma nya yang manis membuat pria itu tidak bisa berfikir jernih lagi. Dia benar benar telah ditaklukkan oleh istrinya.
"Ahhh ini enak sekali, rancauan nya mulai tidak jelas.
Gerakan pinggul pria itu mulai dipercepat, ada sesuatu yang ia ingin segera paksakan keluar. Sedangkan Ayumi yang berada dibawah hanya bisa menggigit bibir bawahnya dan mendesah nikmat. Tubuhnya se akan akan lupa dengan rasa sakitnya saat pertama kali itu. Ia sudah tidak tahan lagi. Ia juga ingin cepat cepat keluar.
Dengan suara erangan panjang dari keduanya , akhirnya ia merasakan ada lelehan lahar panas yang membanjiri rongga intinya. Suaminya itu langsung limbung kesamping tubuhnya. Matanya masih terpejam menikmati sisa sisa hasrat yang baru saja dia keluarkan.
"Akhhh akhirnya aku sudah lepas dari cengkraman harimau sialan itu.. Batinnya senang seraya tangannya meraih selimut untuk menutupi tubuhnya yang polos. Ia tidak mau melihat wajah suaminya, meski dia juga baru saja menikmati masa percintaan itu.
Tidak ada percakapan lagi setelah nya. Mereka hanya terdiam seperti orang asing dan akhirnya tertidur bersama dengan tubuh yang saling berpaling.
__ADS_1