
Andara menggeliat setelah bangun dari tidur panjangnya. Matanya menerawang kesegala arah, mencari sesuatu tapi sepertinya tidak menemukan.
"Jam berapa ini,,,? gumannya dengan nada serak khas suara orang yg baru bangun tidur. Di kucek kucek matanya untuk menghilangkan penglihatannya yg masih kabur, sedangkan tangannya sibuk mencari ponsel yg diletakkan di dalam tas yg berada di atas nakas.
"Mam,,,,!! sapa Ayumi dari meja sebrang, gadis kecil itu tersenyum lembut. Dan ia segera berdiri menghampiri Andara.
"Sayang jam berapa ini? tanya Andara setengah terkejut, dia kaget dengan adanya Ayumi yg tiba tiba telah berdiri didepannya..
" Jam 7 malam mam, dan kau melewatkan makan siang dan malam,, apa perutmu tidak lapar,,?Ayumi mendudukkan tubuhnya disamping Andara, menggenggam jemari jemari lentik itu dan mengusapnya pelan .
Kryukk kryukk... suara perut Andara tidak bisa dikondisikan lagi, sepertinya cacing cacing diperut nya meronta ronta untuk diisi..
"Pfffttt....
Ayumi yg berada disampingnya terlihat menahan tawa, tangannya ia gunakan untuk menutup mulutnya agar suaranya tidak sampai terdengar ditelinga Andara. tapi tetap saja Andara mendengarnya..
"Mami sangatt laparr,, ujarnya malu malu.
Ayumi hanya mengulum senyumnya dan sedetik kemudian ia berdiri dari ranjang sebelum ia berkata,
"Mam,, akan kusiapkan makan malam untukmu, mandilahh,,, Baju gantimu aku letakkan dikursi belajarku,!! Dan setelah itu Ayumi pergi meninggalkan Andara yg masih mengumpulkan kesadarannya.
"Astaga,,, aku kira masih di kamar anoki,,!!, seru Andara terkaget ketika melihat poster Taehyung personil BTS di kamar ayumi dengan ukuran yg sangatt besar. Dan foto para member lainnya memenuhi kamarnya.. Dia baru menyadari bahwa dirinya telah tertidur sangat lama di kamar anak angkatnya..
__ADS_1
"Anakku ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜,,, kau tumbuh terlalu Cepatt,,, ini bukan lagi seperti gadis kecil 10th, kau sangat mengkhawatirkan dengan tingkahmu yg seperti ini, Pantas saja tuan Bachri selalu mewanti wanti kamu untuk tidak menyukai pria dewasa sebelum waktunya. guman Andara gemas.. Dia tidak menyangka jika Ayumi akan mengkoleksi foto pria pria dewasa sebanyak ini yg terlihat sangat kontras dengan kehidupannya yg bisa dikatakan masih dibawah umur.
Wanita itu menatap semua sudut ruangan dan netra nya menangkap foto yg berada di pigora besar terpanjang di samping ranjang . Terlihat sosok Ayumi ketika kecil yg di gendong ibunya dan ada Bachri berdiri disampingnya. Mereka nampak serasi.
"Dia memang begitu cantik, pantas saja tuan Bachri tidak bisa melupakannya.. Guman Andara dengan tersenyum kecut. Wanita itu menamatkan wajah ibu Ayumi yg terlihat luar biasa cantik saat di foto itu, Rambut panjangnya tergerai, kulitnya yg putih dan hidungnya yg mancung menjadi ciri khas jika wanita itu seperti keturunan asli Rusia. "Harusnya kan mayoritas rambutnya blonde,, tapi kenapa dia terlihat sangat rupawan dengan rambut hitamnya. "Ya sudahlah mungkin dia bukan ras asli sana,, ujar Andara yg nampak berfikir.
Setelah dirasa puas memandangi foto keluarga tersebut, Andara lalu menyingkap selimut tebalnya dan segera bangkit dari ranjang menuju kamar mandi..
_________________________________________
Makan malam telah di hidangkan oleh para pelayan. Bachri yg sedari tadi asyik mengobrol dengan anak gadis nya, tiba tiba mengentikan bicaranya setelah melihat sosok Andara yg berjalan turun dari tangga.
"Kenapa wanita itu masih disini, batin Bachri yg tidak menyukai kehadiran Andara.
Wanita itu mengambil kursi dan duduk didepan Ayumi. Dia kaget dan tidak menyangka jika Bachri ada di ruangan yg sama dengannya. Bukankah dia sudah makan? batinnya gusar. Dia masih takut akan kejadian tadi siang, saat Bachri dengan arogannya berkata kata kasar yg menyakiti hati Andara.
"Mam, makanlah,,, kita tadi sudah makan terlebih dahulu,, ujarnya dengan mata yg melirik ke arah ayahnya. Gadis itu melihat ekspresi ayahnya yg terlihat datar seperti tidak pernah terjadi apa apa . Lalu ia menghembuskan nafas pelan, serasa jengah berada diantara pasangan yg beda generasi ini. Andara yg baru berumur 25th sedangkan Bachri yg umurnya hampir 40th, tapi sebenarnya terlihat sangat cocok,
Andara yg nampak seperti wanita dewasa dan matang namun cantik dan elegan. Dan juga mengingat ayahnya terlihat masih muda nan tampan meski umurnya terbilang tua.
Namun Jika di lihat liat ayahnya itu mirip sekali dengan aktor Korea crash landing on you yg diperankan oleh Hyun Bin karena ayahnya keturunan Tionghoa, jadi terlihat matanya agak sipit dengan kulit bersih tanpa cacat.
Andara menganggukkan kepalanya pelan, dan dengan sikap yg malu malu ia mengambil makanan yg hanya didepannya saja. Dia masih takut jika ada kelakuannya yg bisa menimbulkan ketidak sukaan bachri yg bisa berujung pada kemarahannya. Sebisa mungkin dia membatasi dirinya agar tidak bertindak ceroboh.
__ADS_1
"Mam, makan yg banyak,,, kata ayumi. Gadis kecil itu mengambilkan Andara sepotong paha ayam goreng dan diletakkan diatas piring Andara..
"Jangan malu malu mam,, ini juga akan menjadi rumahmu.. ujarnya lagi..
"Cehhh,, Bachri berdecih menunjukkan ketidaksukaannya atas kalimat Ayumi. Lalu dirinya akan beranjak pergi meninggalkan ruangan tersebut.
Namun tangan kecil Ayumi mencegahnya.. Gadis itu menatap ayahnya lekat lekat seolah dari sorotnya mengatakan, mau kemana ayah? Diam saja di tempat..
Bachri hanya terdiam dan mendudukkan tubuhnya lagi, Ia mengikuti segala bentuk konfrontasi yg ditunjukkan anaknya. Asal anaknya bahagia. pikirnya
Andara menyaksikan adegan ayah dan anak yg berada didepannya itu dengan menundukkan tatapanya. Dia merasa
tidak enak hati. Kelihatan sekali jika Bachri hanya terpaksa melakukannya..
Sesaat kemudian Andara telah menyelesaikan acara makan malamnya. Dia mengambil air putih yg berada didepan dan meminumnya dengan pelan. Setelah dirasa kenyang, Andara ingin segera pergi meninggalkan kediaman Bachri. Ia merasa Atmosfir diruangan ini tidak lagi membuatnya nyaman. Andara sangat sangatt bosan.
"Sayang,, mami akan pulang, ini sudah larut malam,,? Pamit Andara setelah selesai mengelap bibirnya untuk menghilangkan bekas bekas makanan yg menempel. Dia berdiri dari duduknya dan akan menuju kamar Ayumi. Namun langkahnya terhenti saat Ayumi bilang,
"Mam, menginaplah disini, ada yg ingin ayah bicarakan denganmu.. kata Ayumi dengan tangan nyg menoel Noel lengan Bachri.
Deggg...
Andara berdebar dibuatnya..Apa lagi,,? Apalagi yg akan dia lakukan,,,?? apa dia akan memakiku dan menghinaku lagi, batinya bertanya tanya.
__ADS_1
Namun Andara hanya melihat pria itu tidak bergeming, dia diam ditempat dengan sorot mata tajam kearah Andara seakan mengatakan,, Cepat pergi....!! aku tidak ingin melihatmu.
Andara yg melihat sikap dingin Bachri hanya menggelengkan kepalanya dia sangat frustasi dibuatnya. Ingin rasanya ia melupakan perasaannya pada pria tua itu, tapi lagi lagi dia masih terpesona dengan wajah tampannya.