
kelanjutannya ya gaess,, maafkan hayati yg up nya lama..
Waktu berjalan dengan sangat cepat tapi tidak dengan Andara dia merasa waktu berjalan dengan lambat karena 2 bulan setelah pernikahan tidak pernah sekalipun ia melihat suaminya tidur di rumah yang telah iya tinggali.
Wanita itu berusaha tidak menggubris semua kelakuan Bachri selama ia tinggal disini.
Tiap paginya pria itu pulang kerumah hanya untuk menyapa anaknya dan mengambil baju kerja, dan malamnya ia sudah tidak nampak lagi, entalah dia tidur dimana. Pernah sekali Andara bertanya ,kenapa Bachri tidak tidur di rumah saja? tapi lagi lagi jawabannya hanya menyakiti hati andara.
Pagi itu seperti biasa Andara sibuk didapur, membantu pelayan menyiapkan sarapan untuk keluarganya.. Dia tidak menyadari jika suaminya berdiri dibelakang nya..
"Pagi tuan,, sapa para pelayan kepada bachri....
Andara terhenyak dan seketika menoleh kebelakang.. Tampak pria tampan yg telah berumur itu berdiri dengan gagah layaknya seorang model. Andara terpesona melihatnya. Buru buru ia memalingkan wajahnya dan kembali fokus menata makanan di nampan.
Bachri melihat Andara sekilas kemudian ia menganggukkan kepala membalas sapaan para pelayannya setelah itu dia pergi begitu saja.
"Dingin sekali sikapnya ... batin Andara kecewa.
Wanita itu kemudian berlalu dan menghampiri suaminya yang telah duduk dimeja makan.
Ia menyiapkan makanan diatas meja. Ada beberapa menu yang sangat menggiurkan. misal sandwich dengan isian tuna, macaroni schotel, dan berbagai jenis sayur yg berserat, serta salad buah kesukaan anak kecilnya..
"Ehmmm.. Andara berdehem untuk menarik perhatian Bachri, namun lagi lagi pria itu tetap mengacuhkannya..
Hati Andara mencelos kecewa dengan sikap suaminya. "Sampai kapan dia mendiamkanku seakan akan aku tidak ada didepannya? guman Andara pelan yang hanya bisa didengar oleh telinga nya saja..
"Aku harus kuat,,, batinnya menyemangati..
__ADS_1
"Tuan,,, apakah makananmu bisa saya siapkan? tawar Andara ragu ragu..
"Tidak usah,, ujar Bachri dengan tangan yg dikibaskan kearah istrinya.. "Panggilkan saja Ayumi untuk sarapan.. ujarnya lagi dengan mata yg fokus menatap berita di tablet nya, tanpa melihat orang yg sedang diajaknya bicara..
Lagi lagi ia mengacuhkan istrinya, dan mengganggap Andara hanya sebagai pengasuh anaknya..
"Baiklah Tuan,, jawab Andara dan berlalu pergi. wanita itu menaiki tangga menuju kamar anaknya . Namun di lorong ia menjumpai Ayumi yang telah berjalan kearahnya..
"Mam... kenapa keatas? tanya gadis kecil itu dengan piyama yg masih melekat ditubuhnya..
"Belum mandi sayang? tanya Andara mengalihkan pembicaraan.. Ia tidak ingin menjawab pertanyaan Ayumi kenapa ia berada diatas sedangkan suaminya duduk dengan santai dibawah. Bukankah ia nyonya dirumah ini, harusnya dia juga duduk dengan suaminya untuk sarapan. Dia tidak ingin Ayumi berfikiran buruk tentang ayahnya..
"Mam,,, are you okay? Ayumi bertanya lagi untuk memastikan kondisi Andra baik baik saja.
"i'm fine honey,,, sangat baik baik saja, jangan khawatir.. Ayahmu ingin melihatmu sarapan,, ayo turun kebawah... ajak Andara. Tangannya menarik lengan Ayumi. wanita itu menuntun anaknya menuruni tangga..
"Ya,,, terima kasih telah mengundangku,, nanti aku kesana dengan anakku ... ujarnya ditengah tengah percakapan.
" Iya,, selamat pagi juga.. kemudian ia mengakhiri panggilannya dan sekarang ia menatap Ayumi yang telah berada disampingnya.
"Tidak berangkat sekolah? tanya Bachri yg melihat anaknya baru mendudukkan tubuhnya di kursi.
"Nanti Ayah,, hari ini aku masih ada pemotretan.. jawab Ayumi dengan tangan yang mulai mengambil sandwich dan memakannya pelan.
Andara menarik kursi disamping Ayumi dan mulai mengambil salad untuk sarapannya..
Bachri memperhatikan istri yg berada didepannya. Lalu tatapan mereka bertemu saat Andara mendongakkan wajahnya. Untuk pertama kalinya ia berdebar melihat Andara yang tampak cantik pagi ini dengan gaun berawarna navy dengan model seperti kimono yang bertali menyamping. Bachri menepis rasa itu, dan untuk menghilangkan debarannya ia bertanya kepada istrinya.
__ADS_1
"Mata birumu itu kau dapat darimana? tanya Bachri untuk pertama kalinya ia mengajak Andara berbicara..
"ehh.. wanita itu kaget dengan ucapan suaminya..
"Tuann,, ini maksudnya apa? Andara balik bertanya dengan heran.. Kerutan di dahinya seakan mengisyaratkan kalau saat ini wanita cantik itu tengah berfikir untuk menjawab pertanyaan suaminya. "Dia kenapa? batinya.
" Bukankah ayahmu orang Jepang? dan mata biru itu tidak cocok sekali dengan Rasmu.. ujar Bachri sangat rasis.. Pria itu menyuapkan Sop butut ke mulutnya dengan mata yg tetap fokus memindai kedepan menatap Andara yang tampak kebingungan..
"Ini,, mam ku berasal dari Canada Tuan.. dan aku menuruni ras dari beliau.. tutur Andara yang menyakinkan suaminya..
"Ohh.. ujar Bachri yang hanya ber o ria dan ia mengalihkan perhatian nya kepada Ayumi yang dari tadi sibuk memakan sandwich dan melihat ponselnya.
"Home schooling mungkin sangat cocok dengan aktifitasmu saat ini nak,,,!! kata Bachri yang telah membuyarkan imajinasi anaknya saat Ayumi melihat foto anggota BTS di sosial medianya..
"Ayaahh,,, !! sentak Ayumi kesal. aku tidak mau,, aku masih ingin bersekolah dan mendapatkan teman teman...!! ujarnya..
"Lihat dirimu,, hidupmu sekarang hanya sibuk berfoto dan mengagumi pria pria dewasa. Teman apa yang kamu maksud? tanya ayah Ayumi dengan tegas..
"Lupakan pekerjaan konyolmu jika tidak ingin melakukan homeschooling. Ayah khawatir kau akan ketinggalan pelajaran.. Terang Bachri yang sekarang mulai melembutkan nada bicaranya untuk meyakinkan putrinya.
"Tapp,, tapi ayahh....!!
" Tidak ada tapi tapi an... pilih lah salah satu,, pelajaran atau pekerjaanmu... tukas Bachri kesal. Pria itu kemudian berdiri meninggalkan Ayumi dan Andara yang masih makan sarapannya..
" Mam.. bagaimana ini? ujar Ayumi dengan wajah yang memelas menatap Andara untuk minta pertolongan..
" Sudahlah,, nanti kita pikirkan jalan terbaiknya.. Makanlah dulu setelah itu mandi..
__ADS_1
" Mami akan mengatur jadwalmu lagi. .. ujar Andara. wanita itu telah selesai memakan sarapannya kemudian memanggil pelayan untuk membersihkan meja makannya..