Kontrak Nikah Sang Presdir

Kontrak Nikah Sang Presdir
Aku Lupa


__ADS_3

Kelanjutannya


" Hentikan,,,!! suara pria itu menggema memenuhi ruangan. Membuat dua wanita yang sedang bertengkar itu seketika berhenti.


Pria itu berjalan menghampiri mereka dengan tenang. Membuat para staf yang berada di lokasi tersebut tengah berbisik membicarakan Presdirnya yang tiba tiba datang ke lokasi pemotretan.


"Ada apa ini,,? serunya setelah berdiri diantara dua wanita tersebut.


Si wanita senior tidak mau kehilangan kesempatan terbaiknya. Ia dengan cepat menghampiri Presdir yang saat ini menatap tajam kearah mereka.


"Sayangg,,, Panggilnya manja.


"Kau lihat,, gadis kampungan itu baru saja menumpahkan kopi di atas majalah favoritku. "Dia merusak Cover yang ada fotoku disana .. ucap senior itu yang sekarang sedang bergelayut manja di lengan pria yang baru saja menghentikan perdebatan mereka. Dia tampak memperlihatkan senyum sinisnya kepada Ayumi, karena merasa saat ini Ia mendapat dukungan dari orang yang dianggap kekasihnya.


Ayumi yang melihat hal ini itu hanya bisa mencebikkan bibirnya disertai gumaman kata kata yang ia tirukan, seperti saat seniornya sedang berbicara. Dan itu terlihat semakin menyebalkan menurut seniornya.


"Ada ya manusia seperti itu, pikir Ayumi.


"Apa benar kau yang membuat kekacauan di sini? Tanya pria itu kepada Ayumi dengan mimik wajah arogan.


Wanita yang bersama Louis tampak senang, akhirnya si juniornya akan mendapatkan hukuman dari pemilik Gedung Parkboum tersebut.


Karena sudah jengah melihat situasi yang membuatnya merasa terpojok akhirnya Ayumi angkat bicara.


"Kak Louis aku sedang sibuk, jika boleh aku ingin keluar, aku masih ada urusan. Terang Ayumi singkat. Membuat pria yang jadi lawan bicaranya dan para staf yang berada di ruangan tersebut terperangah karena Ia tidak menyangka gadis barbar yang berada di depannya itu mengenali dirinya.


"Kau,, siapa kau? tanya Louis yang masih terkejut dengan ucapan gadis tersebut. Bicaranya menjadi tergagap saat melihat wajah Ayumi yang menurutnya tidak asing.


"Aku Ayumi, jelasnya..

__ADS_1


"Nanti saja berdebat nya kak. Sumpah aku masih ada urusan... Ujar Ayumi cepat. Dia sudah tidak ada waktu lagi untuk meladeni mereka. Kemudian ia segera berlalu pergi meninggalkan tempat itu dimana Louis, para staf dan wanita senior tadi yang bernama Grace dibuat ternganga karena tidak menyangka gadis kecil itu mengenali Louis.


Louis yang melihat Ayumi pergi hanya mampu menatap punggung gadis itu dengan beribu ribu pertanyaan.


" Yumiii,, Ayumi,, Louis kembali mengulang nama gadis itu. Dia terlihat sedang berfikir keras mencoba mengingat nama tersebut yang tidak asing baginya. Tangannya mengeluarkan ponsel yang ada di sakunya, dan berusaha mencari nama Ayumi yang menjadi Model majalah di Gedung Parkboum yang sedang di kelolahnya saat ini.


"Oh Astaga., ucapnya setelah mengingat siapa Ayumi yang sebenarnya.


Wanita yang berada di samping Louis sampai berjingkat kaget saat pria itu berteriak.


Kemudian dia melihat Louis tersenyum senang dan menaruh ponselnya lagi di dalam kantung celananya.


"Apa pacarku sudah gila, batinnya.


"Kita putus saja, ucap Louis seketika, membuat Grace yang jadi lawan bicaranya terdiam. Wanita itu bukannya langsung marah dengan ucapan kekasihnya , dia malah berdiri seperti patung. Telinganya masih ingin memastikan jika pendengarannya saat ini tidak bermasalah.


" Heiii ada Apa denganmu? ucap Grace setelah mengembalikan kesadarannya.


"Memangnya aku salah apa.


tanyanya bertubi-tubi, tapi tetap saja Louis tidak menjawab, malah sekarang pria itu berlalu pergi meninggalkannya yang masih membeku ditempat dengan semua kemarahannya.


" Louis... Berhenti kau,,, aku bilang berhenti.. Teriak Grace dengan kencang. Membuat Louis yang sedang berjalan menjauh itu kemudian menghentikan langkahnya.


"Jaga sikapmu, jika tidak. Aku akan membuatmu angkat kaki dari Gedung ini saat ini juga. Ancam Louis yang membuat mulut Grace seketika terbungkam.


Wanita itu tidak ingin membahayakan karirnya. Lalu ia kembali berfikir bagaimana bisa Louis kekasihnya itu tiba tiba mencampakkannya.


" Awwww, shit. what happened with me?

__ADS_1


Umpat Grace kebingungan setelah tidak menemukan alasannya.


Wanita itu tidak terima, jika Louis memutuskannya secara tiba-tiba.


*************


Apartemen Chello


"Daddy,, bisakah kau memberikan aku waktu lagi. Kumohon jangan seperti ini, aku tidak ingin dijodohkan dengan wanita siapapun. kata Chello yang sedang berbicara dengan Daddy Mark lewat ponselnya.


Orang yang diseberang sana hanya menghela nafas berat kemudian menjawab,


" Putuskan kau akan membawa Ayumi kesini, atau pulang saja dan bertunangan lah dengan Eren.


" Tidak akan, aku tidak mencintai Eren dad,. please. Kasihanilah putramu yang tampan ini. Ucap Chello mengiba berharap Daddy nya akan mengerti jika sekarang dirinya belum bisa mendapatkan hati gadis yang dicintainya selama ini.


" Kau itu payah sekali dalam percintaan son.. ujar Mark yang merasa miris melihat anaknya yang selalu mengejar ngejar Ayumi. Padahal gadis itu terus saja mengabaikannya, malah menganggapnya sebagai teman saja.


" Daddy beri waktu kau 2 bulan, jika dalam waktu selama itu kau tidak mampu membawa Ayumi ke sini maka mau Tidak mau kau harus bertunangan dengan Eren.


"Klikk... telpon diputuskan sepihak oleh Mark tanpa menunggu jawaban dari Chello .


" Dadd,,, Daddy.. panggil Chello yang merasa sambungannya terputus.


"Oh shit,, Umpat Chello setelah melihat panggilannya telah diakhiri oleh Daddy nya. Dan sekarang tangannya sibuk melempar bantal yang berada di ranjangnya dibuang ke segala arah. Menumpahkan segala emosinya selama ini.


"Daddy,,, kau jahat sekaliiiiii... teriaknya kencang. Membuat dua maid yang berada di ruang Loundry dan dapurnya berjingkat kaget mendengar suara majikannya.


Mereka saling berpandangan satu sama lain, kemudian mengulum bibirnya berusaha untuk tidak tertawa karena kelakuan majikannya yang terlihat frustasi dengan masalah percintaan.

__ADS_1


" Tuan muda yang tampan tapi tetap saja jomblo. Pikir mereka yang ikut meratapi status tuan muda nya.


_Bersambung_


__ADS_2