Korban Cinta Pertama

Korban Cinta Pertama
Saran


__ADS_3

Setelah mematikan telepon Cheryl menghubungi Siska. Tidak lama Siska mengangkat telepon dari Cheryl.


"Ya Cher!" jawab Siska, dia sedang bermain dengan Atha.


"Sis, gue dengar loe, kabur dari Abang? Eh maksud gue, loe ninggalin Apartment Abang?" tembak Cheryl.


"Haha, iya, loe, jangan marah sama gue, ya?" pinta Siska.


"Ye, ngapain juga gue marah sama loe, yang ada gue mau bilang, bagus, biar Abang nggak egois. Eh tapi, loe jangan bilang sama Abang, ya," pinta Cheryl.


"Loe, mesti nyogok gue." Siska tertawa dengan guyonan Cheryl.


"Tenang aja, ntar kalau gue, di Indonesia, loe bilang aja mau apa," tantang Cheryl.


"Janji ya," ujar Siska. Dia mencium Atha. Atha tertawa dengan tingkah Siska.


"Sis, tapi, loe nggak minta pisahkan sama Abang?" Cheryl membujuk Siska, agar Siska dan Cakra tidak bercerai.


"Enggaklah, gue masih mikir, kok, Cher. Gue cuma mau nenangin diri aja dulu," jawab Siska.


"Syukurlah, Abang sayang dan cinta banget sama loe, bisa gila dia kalau loe pergi," ujar Cheryl.


"Yang benar? Sok tahu loe." Padahal wajah Siska memerah menahan malu. Meskipun Cheryl tidak melihatnya. Perasaan Siska mendengar informasi dari Cheryl.

__ADS_1


"Benar, gue tahulah, gimana Abang, gue. Wkatu loe nggak ada di kamar aja. Dia panik sampai kecelakaan?" jujur Cheryl.


"Kapan?" heran Siska.


"Itu dihari loe sadar setelah koma, dia pikir loe, pergi ninggalin dia, padahalkan kita di kamar Nabila." Cheryl tertawa ngakak mengingat kejadian tersebut. Meskipun dia dan Cyntia merasa bersalah setelah itu. Bersyukur Cakra masih selamat pasca kecelakaan yang dialaminya.


"Emang Abang sepanik itu?" Siska tidak percaya siapa tahu jika Cheryl hanya melebih-lebihkannya saja.


"Iya, sumpah, nggak bohong gue. Tanya aja mama mertua loe," guyon Cheryl.


"Mama mertua gue, 'kan mama loe," sewot Siska. Dia tertawa mendengar perkataan Cheryl.


"Sis, loe ke sini dung, liburan sekalian menjauh dari Abang. Kita kasih Abang pelajaran, biar tahu rasa," kesal Cheryl.


"Bilang aja, loe nggak mau jauh-jauh dari Abang gue," sindir Cheryl.


"Apaan, sih. Udah ah, gue mau mandiin Atha dulu," pamit Siska. Dia malu juga diledek Cheryl terus.


"Ya, udah. Apapun yang terjadi, loe, harus tahu, gue dan yang lain selalu ada buat loe dan mendukung apapun keputusan loe." Setelah itu Cheryl mematikan sambungan.


Siska menatap Atha dengan sayang, dia menciumi pipi tembem bayinya.


"Sayang Mama, gemes, deh." Siska kembali mencium putranya.

__ADS_1


"Bu, ari mandi Atha sudah siap," beritahu Sari kepada Siska.


"Oke, aku buka dulu baju Atha." Siska langsung membuka baju Atha. Dia menggendongnya ke kamar mandi.


"Biar saya saja, Bu," tawar Sari, karena memang mengurus Atha adalah pekerjaannya.


"nggak pa-pa, siapkan saja bajunya," perintah Siska. Sari dengan cepat menyiapkan handuk bersih, pakaiaan bersih serta peralatan habis mandi Atha.


Siska bermain-main dengan putranya, Atha menikmati mandi sorenya.


Cyntia memasuki kamar menantunya, dia senang belum terlambat untuk mengabadikan moment Siska memandikan cucunya. Cyntia memfoto dan memvideokan moment-moment tersebut. Kemudian menyimpan ponsel di sakunya.


"Cucu nenek, lagi mandi," ucap Cyntia. Dia bahagia melihat cucunya. Cyntia meminta handuk Atha dari Sari. Dia meminta Siska untuk memberikan Atha kepadanya. Cyntia menggendong Atha dan membawanya ke atas tempat tidur.


Siska dengan cekatan memakaikan baju untuk Atha karena Atha mulai rewel dan menangis, sepertinya dia mulai lapar sehabis mandi.


🍒🍒🍒


Jangan lupa nyawer ya, besties !


Please Follow akun NT ini sekalian ig dan tik tok author ya!


Ig : lady_mermad

__ADS_1


Tiktok : lady_mermad


__ADS_2