
" Menurut kalian apa yang akan terjadi pada bos?"
" Pertanyaan bodoh seperti apa itu, tentu saja ia pasti akan di bunuh. Perompak seperti kita jika tertangkap pasti akan di habisi."
" aaaahh.. ini membuatku gila padahal aku baru saja bergabung dan belum menikmati hasil dari merampok, namun aku akan segera mati.."
" Ya kurasa kamu juga sedang benar-benar sial."
" Jangan berisik, yang perlu kita lakukan adalah melarikan diri secepatnya dan melaporkan ini pada ketua Pang Li."
Pang Li merupakan ketua terakhir perompak Singa Laut.
Di suatu hutan terdapat puluhan orang yang sedang berlarian yang tidak lain adalah para sisa anggota perompak singa laut yang melarikan diri Hao Tian.
Setelah mereka kehilangan bos mereka, membuat mereka harus segera pergi dan melaporkan masalah yang menimpa mereka pada ketua atau pemimpin sebenarnya dari Singa Laut yaitu Pang Li.
" Bocah yang berhadapan dengan bos lun gao benar-benar hebat, tidak hanya menghabisi ratusan dari kita namun juga berhasil mengalahkan bos kita. Yang lebih gila lagi bocah itu hanya berada di tingkat pendekar raja bintang 3 namun berhasil mengalahkan bos yang beradadi tingkat raja bintang 5."
" Kurang ajar... Jadi kamu sedang berpihak pada bajingan itu, banyak anggota kita terbunuh dan bos Lun Gao juga kemungkinan sudah mati, namun bukan bersedih tapi kamu malah memuji-mujinya seolah dia adalah dewa, dasar brengsek.."
" Aku tahu, tetapi kenyataannya memang seperti itu."
" Masa bodoh, lagi pula aku tidak percaya sama sekali kalau dia adalah seorang bocah, dia pasti adalah seorang pria yang sudah kepala tiga yang memiliki ilmu untuk mengawetkan wajahnya."
__ADS_1
" Sudah jangan bertengkar. Jangan lupa prioritas utama kita adalah kabur dari sini dan pergi ke ketua untuk melaporkan masalah ini. Untuk masalah yang lain kita kesampingkan dulu."
Namun tiba-tiba terdengar suara yang agak tidak terdengar asing di telinga mereka." Akhirnya Aku menemukan kalian. Untung saja kalian tidak berpencar jika tidak aku akan kesulitan mengejar kalian. Dan sekarang mari kita akhirnya lomba kejar-kejarannya."
Seketika para perompak lemas ketakutan, orang itu tidak lain adalah Hao Tian orang yang paling mereka takuti saat ini.
" Semuanya jangan panik, dia pasti sudah kelelahan sekarang karena telah membunuh ratusan anggota kita dan mengalahkan bos kita, sekarang pasti sisa tenaganya tinggal sedikit. Jika kita semua bekerjasama pasti kita bisa mengalahkannya." Kata salah satu perompak
" Iya itu pasti benar."
" Cabut nyawanya..." Kemudian para perompak mulai semangat lagi dan mulai bersiap-siap untuk bertarung.
" Wah aku tidak menyangka kalau kalian akan menyambut ku seperti ini, jadi sebagai balasan atas sambutannya mari kita langsung menuju acara selanjutnya."
" Semuanya menghindar..."
" Aaaahh... Aaaahh.."
Bola api itu langsung menelan sebagian besar para perompak dan membuat mereka menjadi mayat seketika. " Hah.. sepertinya masih ada yang tersisa, dengan ini kita akan ke acara terakhir."
" Aaaahh larii."
" Ini tidak mungkin, bagaimana ia masih bisa memiliki banyak tenaga dalam..sial.."
__ADS_1
" Dia adalah monster.. aaahh"
Para perompak yang mulai panik berhamburan ingin segera pergi dari tempat itu, namun Hao Tian tentu tidak mengijinkan itu.
Hao Tian kemudian menghilang dari tempatnya dan seketika ia muncul di dekat salah satu perompak yang melarikan diri dan tanpa basa-basi ia langsung menebas leher orang itu. Dan di lanjutkan para perompak lainnya. " Aaaahh..." Dari pembantaian itu terus terdengar suara teriakan penderitaan orang-orang itu.
Tidak butuh waktu lama Hao Tian membunuh semua para perompak itu." Akhirnya selesai juga, walaupun sedikit banyak memakan waktu. Sekarang waktunya membebaskan para tawanan." Hao Tian pun pergi menuju tempat para tawanan.
Tidak butuh waktu lama Hao Tian pun sampai ke tempat para tawanan. Hao Tian kemudian membuka Penjara para tawanan satu persatu dengan menggunakan pedangnya.
Setelah itu para tawanan berkumpul dan menemui Hao Tian. " Terimakasih kasih anak muda karena telah menolong kami, kami pasti akan membalas kebaikanmu." Dan para tawanan lain juga mengucapkan rasa terimakasih mereka.
" Sudah sepantasnya kita menolong orang yang membutuhkan pertolongan, jadi sekarang kalian bebas kembali dan kalian boleh mengambil emas seperlunya di tempat penyimpanan emas mereka di ruangan sebelah itu untuk keperluan perjalanan kalian. Dan ingat ambil seperlunya saja kalau tidak Kalian akan jadi sasaran perompak lain."
" Te.. terimakasih anak muda." Kemudian orang-orang itu langsung pergi ke tempat ruangan emas di simpan. Namun anehnya mereka sama sekali tidak mengindahkan peringatan Hao Tian mereka tetap mengambil emas emas itu sampai tempat penyimpanan mereka penuh semua dan langsung segera pergi.
" Aah.. Walaupun aku sudah mengingatkan mereka tapi mereka tidak sama sekali mendengarkan, memang keserakahan manusia memang mengerikan, mereka tidak peduli dengan nyawa mereka yang mereka pedulikan cuma harta itu.. aku harap mereka tidak akan mendapatkan masalah lagi gara gara emas itu."
" Sekarang selanjutnya adalah..." Saat Hao Tian akan pergi ia di hentikan oleh suara yang memanggilnya."
" Tuan tolong kami.."
" Kalian.."
__ADS_1