
" Sepertinya kamu cukup senang dengan yang kamu dapatkan di lelang ini." Ucap Hao long.
" Itu benar ayah, karena item ini bisa membantu paviliun yang sedang saya bangun dan yang paling penting aku mendapatkan pil tenaga yang bisa mengembalikan tenaga dalam ayah seperti dahulu."
Mendengar perkataan Hao Tian membuat Hao long merasa hangat dengan perhatian yang diberikan anaknya dan hanya bisa tersenyum melihat anaknya.
" Ayah, kita akan menginap lagi hari ini karena hari besok kita akan kembali melanjutkan perjalanan, karena malam ini juga ayah akan memakan pil tenaga ini."
Mendengar itu Hao long mengangguk karena tidak keberatan dengan ide itu.
Keduanya mulai berjalan menuju ke tempat penginapan mereka sebelumnya.
Selama perjalanan Hao Tian merasakan ada orang yang mengikuti mereka namun Hao Tian tidak mengambil tindakan dan tetap menuju ke penginapan.
Sesampainya Hao Tian di sana, mereka kemudian disambut oleh seorang pelayan, Hao Tian langsung memberikan beberapa koin perak guna bisa bermalam lagi disini.
Setelah itu keduanya pergi ke kamar mereka, namun Hao Tian tidak ke kamarnya melainkan ke kamar Hao long karena ingin menjaga Hao long supaya tidak diganggu saat proses pemulihan tenaganya.
Hao Tian tahu kalau akan ada sesuatu yang terjadi malam ini akibat terlibat dengan sekte seperti sekte beruang putih. Ini diperkuat dengan adanya yang sedang mengikuti mereka selepas dari pelelangan.
Sekte beruang putih yang merupakan salah satu sekte terbesar di kekaisaran song, namun ada seorang bocah belasan tahun yang tidak di kenal tidak menghormati mereka apalagi sempat mempermalukan mereka, hal ini akan menodai reputasi dari sekte beruang putih dan pasti akan menuntut balas atas hal itu.
__ADS_1
Apalagi target mereka adalah seorang bocah yang memiliki sebuah pil yang sangat berharga yaitu pil tenaga, hal ini meningkatkan keinginan mereka untuk membuat masalah bagi bocah tersebut.
Kemudian Hao Tian mulai memberikan pil tenaga itu pada Hao long dan Hao long juga tidak banyak bicara langsung mengambil pil tersebut.
Di dalam hatinya Hao long, ia sangat ingin memulihkan tenaga dalamnya guna menjadi seorang seniman bela diri lagi. Dengan itu ia bisa membantu keluarganya menghadapi masalah di masa depan.
Karena jika ia tidak memulihkan tenaga dalamnya maka ia hanya akan jadi beban bagi keluarganya dan ia tidak mau hal itu terjadi.
Saat ia memakan pil itu, langsung ada semacam energi yang besar dan panas yang memasuki tubuhnya. Sontak ia langsung duduk bersila demi memaksimalkan dan menyerap khasiat dan energi yang terkandung dalam pil tersebut.
Dua jam kemudian sudah berlalu namun Hao long masih tetap dalam posisi sebelumnya, tapi yang berbeda dari sebelumnya adalah seluruh tubuhnya dibasahi oleh keringat yang berwarna hitam dan mengeluarkan bau tak sedap.
Sedangkan Hao Tian masih tetap di samping Hao long tanpa beranjak sedikitpun.
Terlihat sekilas kalau tidak ada apapun di sana namun jika lebih teliti ada semacam bayangan hitam yang bercampur dengan malam menuju ke arah Hao Tian.
Melihat itu, Hao Tian tidak ada jejak khawatir sama sekali di matanya, dan ia langsung bergerak ke arah bayangan itu. Karena ia mempertimbangkan kalau ayahnya masih dalam proses penyerapan pil, dan ia tidak mau bertarung di dekatnya karena tidak ingin gangguan sekecil apapun mengganggu ayahnya.
Di lain sisi Xiong BEI dan kelempok miliknya sedang bergerak di atap rumah, mereka terlihat profesional karena selama pergerakan mereka sangat mulus dan tidak menimbulkan suara sama sekali.
" Bagaimana kondisinya?" Tanya Xiong BEI pada salah satu anak buahnya.
__ADS_1
" Sepertinya target kita akan memakan pil itu, ada kemungkinan pria yang bersama bocah itu sedang terluka tenaga dalamnya sehingga ia sangat menginginkan pil itu." Jawab pria di belakang Xiong BEI.
" Oh ternyata begitu, pantas saja bocah itu rela mengeluarkan uang banyak demi pil itu. Namun sayangnya kita akan merebut pil itu."
" Tapi bagaimana jika pria itu berhasil menyerap pil itu, bukankah ini akan menjadi hal yang sia-sia?" Tanya pria itu lagi.
" Tenang saja, walaupun ia berhasil menyerap pil itu kita masih bisa mendapatkan khasiat dari pil itu dengan cara membunuhnya dan memurnikan darahnya."
Mendengar itu wajah semua orang menjadi tenang dan di ganti dengan senyuman
Namun tiba-tiba terdengar suara angin yang berhembus melewati mereka " apa itu?" Teriak salah satu mereka.
Mereka langsung berhenti bergerak dan melihat sekeliling, namun sunyi seakan angin tadi hanya perasaan mereka saja.
Namun mereka kembali dengan di kagetkan dengan suara orang di belakang mereka " apakah kalian mencari ku?"
Sontak semua orang langsung mata mereka tertuju pada arah suara itu, terlihat Hao Tian yang berdiri di sana sambil menusukkan pedangnya ke salah satu pria di depannya.
" Kamu!" Pria itu tidak tahu bagaimana Hao Tian menyelinap ke belakangnya dan menusukkan pedangnya ke tubuhnya, ia ingin mengatakan sesuatu namun Hao Tian sudah menarik pedangnya dan menebas lehernya dengan cepat.
Sontak membuat kepala orang itu jatuh dan di ikuti dengan tubuhnya.
__ADS_1
" Orang yang mati seharusnya tidak boleh bicara, bukankah begitu?" Ucap Hao Tian sambil menatap tubuh pria itu yang sudah tergeletak tak bernyawa.