Legenda Hao Tian

Legenda Hao Tian
Ch. 72 misi penyelamatan (3)


__ADS_3

' ternyata memang benar, kalau masih ada orang yang kuat dari gua itu. Untung saja aku bisa menyadari dari orang itu sehingga aku sudah bersiap jika ia tiba-tiba menyerang.' ungkap Hao Tian dalam hatinya.


Kemudian muncul lima anak panah dari gua dan mengarah ke Hao Tian lagi. Hao Tian kemudian melompat menghindar tiga anak panah dan dua lainnya ia tangkis menggunakan pedangnya.


" Apa kamu akan terus melakukan tindakan pengecut seperti ini, cepat keluarlah, jangan bersembunyi layaknya tikus." Teriak Hao Tian sambil menatap kearah gua.


" Kamu cukup berani bocah mengacau di tempat sekte bunga iblis, tapi bocah, bagiku ini bukanlah keberanian tapi kebodohan."


Terlihat dua orang pria berusia 30 tahun ke atas keluar dari gua, pria pertama berpakaian hanya memakai celana panjang sedangkan ia tidak memakai baju dan memperlihatkan bekas sayatan di dadanya, dan sebuah pedang panjang tergantung di belakangnya.


" Dia cukup tampan, tapi sangat kasar. Dia sepertinya bukan bocah yang tidak sengaja lewat sini tapi sepertinya memang sudah mengincar tempat persembunyian ini. Itu berarti target awalnya adalah orang yang ada disini."


Pria kedua berpakaian serba putih dan pakaian layaknya seorang wanita, terlihat sekilas pria itu seperti wanita, ia memiliki kulit putih dan terlihat feminim, jika saja Hao Tian tidak melihat jakunnya dan mendengar suaranya yang berat maka ia pasti mengira kalau dia adalah wanita. Ia juga memegang sebuah panah di tangan kanannya.


' Aura yang di keluarkan oleh kedua orang ini jauh lebih kuat dari Xie lu, aku harus lebih hati-hati.' Hao Tian mulai lebih waspada dan mulai menggenggam pedangnya erat-erat.


" Akhirnya kalian keluar juga, aku pikir kalian hanya akan menonton saja saat teman kalian terbunuh."


" Tadinya kami hanya mau melihat-lihat saja karena kami pikir kalau Xie lu akan bisa mengatasimu tapi ternyata dugaan kami salah. Kau cokup hebat bocah karena mengalahkan Xie lu tapi sekarang hidupmu akan segera berakhir."


" Benar sekali, sayang sekali dia masih muda dan tampan tapi sekarang, dia akan mati di usia semuda ini." Uangkap pria berpakaian wanita sambil menampilkan ekspresi sedih.


" Banyak orang yang selalu berkata ingin membunuhku tapi kenyataannya bukan mereka yang membunuhku tapi aku yang membunuh mereka. Aku harap kalian berdua tidak termaksud orang seperti mereka."

__ADS_1


" Kalau begitu aku akan memastikan kalau kami tidak seperti mereka." Pria yang memiliki pedang besar di belakangnya mengangkat pedang besar di belakangnya dan bergerak cepat ke arah Hao Tian.


Pria itu mengayunkan pedang besarnya dari atas ke bawah berniat memotong Hao Tian menjadi dua. Tapi Hao Tian dengan sigap menghindar ke belakang.


Bum!


Saat pedang besar pria itu menyentuh tanah, tiba-tiba menimbulkan lubang sedalam satu meter mengakibatkan tanah sedikit berguncang.


Hao Tian yang melihat itu diam-diam bersyukur karena menghindari serangan itu ketimbang menahannya, jika sampai ia menahannya maka ia yakin akan kesakitan dan membebani tubuhnya.


" Perubahan unsur api, bola api pemusnah." Hao Tian mengeluarkan sebuah bola api besar ke arah pria itu tapi anehnya pria itu tidak mencoba menghindar dan hanya berdiam di tempat.


Api itu kemudian melahap pria itu tapi tidak ada sama sekali teriakan kesakitan dari pria itu yang di lahap oleh api. Hal ini membuat Hao Tian merasa heran.


Tapi Hao Tian melompat mundur lagi tapi serangan pria itu tidak berhenti disitu dan kembali mendekati Hao Tian kembali melepaskan tebasan.


Melihat tebasan pedang pria itu yang dengan cepat menuju tubuhnya membuat Hao Tian punya cukup waktu untuk menghindar dan memutuskan menahan serangan itu menggunakan pedangnya.


Pang!!


Saat menerima serangan itu, tangan Hao Tian bergetar karena sakin kerasnya tebasan pria itu. Tapi Hao Tian yang tidak mau membiarkan pria itu meluncurkan serangan lagi, membuat ia berinisiatif menyerang balik.


Hao Tian melepaskan tebasan ke arah dadanya namun pria itu bergerak mundur, tapi Hao Tian tdak mau melepaskan Pria itu dan menyusul pria itu dan kembali menebaskan pedangnya.

__ADS_1


Klang Klang Klang


Di situ mereka mulai bertukar puluhan serangan terus menerus tapi belum ada yang dari mereka yang berhasil melepaskan tebasan ke tubuh lawannya.


Setelah bertukar puluhan jurus, keduanya melompat mundur kebelakang dan saling menatap tajam.


" Hahaha, aku sangat menyukaimu bocah, ayo kita lanjutkan lagi pertaruhannya." Ungkap pria itu sambil tertawa senang


" Sayang sekal, aku sama sekali tidak menyukaimu." Ungkap Hao Tian sambil tersenyum dan mengeluarkan kata ejekan.


" Hahaha tenang saja, aku sama sekali berniat membuat kamu menyukaiku, tapi aku bermaksud mengatakan kalau aku menyukai bertarung denganmu bocah."


" Kamu tidak perlu menjelaskan itu, aku mengerti maksud kamu sebenarnya."


" Hahaha, Yu Nuren, jangan ikut campur dalam hal ini, bocah ini milikku." Ungkap pria itu sambil memanggil rekannya.


" Hahaha saudara Jie Shi tenang saja, aku hanya akan menonton, dia milik anda sepenuhnya.." Ungkap rekannya.sambil memberikan sebuah pil penyembuhan kepada Xie lu yang sudah duduk bersila ditanah.


' tidak salah lagi pria yang aku hadapi ini adalah Jie Shi atau biasa di panggil dengan julukan si iblis besi, ia cukup kuat setidaknya ia berada di tahap pendekar kaisar bintang tiga.'


' Dan pria berpakaian wanita itu adalah Yu Nuren, yang biasa di panggil dengan sebutan si iblis cantik. Keduanya sangat terkenal di kekaisaran Song dan merupakan petinggi dari sekte bunga iblis. Setidaknya ia pasti setara dengan Jie Shi, jadi pasti akan gawat jika keduanya bertarung bersamaan.' ungkap Hao Tian dengan keringat yang mulai bercucuran.


' tapi aku harus membuat keduanya sibuk supaya aku bisa memberikan tanda pada Xue Yun untuk masuk ke dalam gua.' sebelumnya Hao Tian menyuruh Xue Yun untuk masuk ke dalam gua, tapi sebelum ia memutuskan pergi, ia harus menunggu tanda dari Hao Tian sebelum pergi.

__ADS_1


" Hehe, coba terima serangan ini bocah, langkah ke dua, iblis turun ke dunia." Seketika aura Jie Shi lebih tajam dan kemudian dia meluncur dengan kecepatan yang lebih cepat dari sebelumnya, dan sontak membuat Hao Tian terkejut dari tempat dia berdiri.


__ADS_2