Legenda Hao Tian

Legenda Hao Tian
ch. 47 penasaran


__ADS_3

" Coba kamu ceritakan Yun'er kejadian yang menimpa kamu selama kamu menghilang."


Xue muzhang mendesak Xue Yun untuk menceritakan alasannya menghilang selama beberapa hari.


Selain Xue Yun dan Xue muzhang, ada juga Xue Han dan Xue he di dalam ruangan salah satu kamar dari mereka.


" Benar Yun'er kami sangat khawatir dengan kamu. Jika saja guru tidak melarangku maka aku akan langsung mencari mu." Ucap Xue Han dengan khawatir. Namun Xue Yun tidak menanggapinya dan malah lebih memilih untuk menjelaskan dan berbicara pada gurunya.


" Maafkan aku karena telah membuat Anda khawatir guru. Sebenarnya waktu itu aku sedang pergi ke hutan untuk meningkatkan ilmu bela diriku dengan cara melawan beberapa siluman di hutan, namun setelah berhasil membunuh beberapa siluman aku kemudian mau kembali ke tempat penginapan karena matahari akan segera tenggelam."


" Tapi di dalam perjalanan aku di sergap oleh tujuh orang. Ke tujuh orang itu adalah pendekar ahli sehingga membuat aku kesulitan untuk melawan ataupun melarikan diri. Aku tetap berusaha melawan dan berusaha kabur ke arah kota namun sepertinya mereka tahu rencanaku sehingga mereka terus berusaha menghalangi aku."


" Karena tidak ada pilihan akhirnya aku kabur menjauh dari arah kota dan berusaha menghubungi guru menggunakan burung gagak sebagai pembawa pesan untuk meminta bantuan guru. Namun mereka juga dapat mengantisipasi apa yang akan aku lakukan dengan membunuh burung itu saat ia akan terbang."


" Aku terus melarikan diri namun akhirnya aku terpojok dan mulai kelelahan dan terluka. Aku pikir aku akan segera mati, tapi ternyata ada seorang yang menolongku yaitu Hao Tian."


" Kemudian Hao Tian membawaku dan mengobati lukaku selama beberapa hari. Setelah aku mulai bugar aku segera menuju kesini dan menemui kalian."


" Kurang ajar, jika aku tentang ini maka aku sendiri yang akan membunuh mereka." Ucap Xue Han dengan wajah kesal sambil mengepalkan tangannya.

__ADS_1


" Tapi aku masih tidak mengerti disini. Siapa yang menyerang Yun'er? Dan apa motif mereka? Dan yang membuat aku lebih penasaran adalah bagaimana mereka bisa tahu kalau kamu ada di hutan sendirian. Karena dari cerita Yang aku tangkap mereka seakan sudah mempersiapkan untuk mengincar Yun'er." Ucap Xue muzhang.


" Mungkin mereka hanya seorang bandit yang tidak sengaja bertemu Xue Yun di hutan." Ucap Xue he.


" Kurasa itu tidak benar. Ada banyak sesuatu yang kebetulan disini. Hali ini juga yang menggangu pikiranku selama beberapa hari ini. Dan yang membuat aku lebih terkejut adalah fakta kalau mereka tahu kalau aku memiliki ilmu bela diri yang di berikan para tetua Sekte dan mereka menginginkan ilmu tersebut membuat aku terganggu dan curiga mungkin ada pengkhianat." Jawab Xue Yun dengan wajah dingin.


" Ta..tapi siapa? Tidak mungkin di antara kita ada yang berkhianat." Lanjut Xue Han.


":Itu benar kata Xue Han, tidak mungkin di antara kita." Ucap Xue he.


" Aku tidak bilang kalau pengkhianatnya ada di antara kita. Ada kemungkinan kalau dari seseorang yang berasal dari sekte kita yang tahu tentang perjalanan kita dan mengutus mereka mengambil ilmu ini dari tanganku."


" Tapi siapa orang itu guru? Apakah guru tahu?" Tanya Xue Han.


" Aku tidak tahu pasti siapa orang itu, tapi pasti orang tersebut tidak ingin Yun'er memiliki ilmu ini. Karena hal seperti sudah lumrah terjadi pada seseorang yang kemungkinan besar akan menjadi ketua Sekte selanjutnya sehingga pasti ada beberapa orang yang akan tidak suka dengan hal itu."


Kejadian seperti ini sering terjadi di sekte-sekte besar. Dalam perebutan kekuasaan pasti segala sesuatu di lakukan demi mendapatkan keinginannya bahkan jika harus membunuh pesaingnya.


Kejadian seperti ini tidak hanya terjadi pada sebuah sekte saja tapi bisa juga sebuah kekaisaran dalam perebutan kekuasaan dan masyarakat biasa juga terkadang menerapkan rencana Yang bisa memenuhi keinginannya.

__ADS_1


Karena hal ini sedikit lebih rumit jika memang ada dari sekte Xue Yun yang ingin menyingkirkannya jadi mereka harus memikirkan rencana mereka selanjutnya.


Namun entah karena terkejut atau tidak tahu bereaksi mereka tetap diam selama beberapa saat. Namun kemudian suara Xue he memecahkan keheningan.


" Jadi apa yang akan kita lakukan? Apakah kita akan melanjutkan perjalanan kita atau kembali ke sekte dan melaporkan kejadian ini." Ucap Xue he yang mencoba mencari solusi.


" Karena masalah ini kurasa kita lebih baik tidak melanjutkan perjalanan. Kita harus kembali ke sekte dan melaporkan kejadian ini."


Xue muzhang memutuskan untuk kembali ke sekte mereka karena menurutnya itu adalah pilihan yang terbaik saat ini.


" Di tambah kita tidak tahu apakah kejadian seperti ini akan terulang lagi dan kita harus berhati-hati. Kemungkinan bukan hanya tujuh orang yang di kirimkan untuk membunuh Yun'er tapi bisa juga masih ada lagi di luar sana. Jumlah atupun kekuatan mereka kita tidak mengetahuinya."


" Jadi sebaiknya kita kembali dan melaporkan ini pada ketua Sekte. Terlalu beresiko jika kita terus melanjutkan perjalanan ini."


" Benar kata guru, aku tidak ingin sesuatu yang berbahaya lagi menimpa Yun'er." Lanjut Xue Han dan Xue he juga mengangguk pertanda setuju. Dan Xue Yun juga tidak keberatan dengan keputusan gurunya.


" Baiklah kita akan berangkat besok, kita akan kembali ke sekte. Jadi untuk saat ini kalian boleh pergi dan kembali ke kamar kalian. Terutama kamu Yun'er, karena telah melalui hari yang melelahkan."


.

__ADS_1


" Baik guru!" Ucap mereka serentak.


__ADS_2