Legenda Hao Tian

Legenda Hao Tian
ch. 37 masalah


__ADS_3

" Siapa kalian? Apa yang kalian inginkan?" Ucap Hao Tian yang sedang berhadapan dengan lima orang tidak dikenal dan memakai pakaian yang serba hitam ditambah mereka semua memakai topeng yang mirip dengan topeng yang pernah di pakai oleh penyusup yang dibunuh Hao Tian.


' lima pendekar raja dan semuanya adalah bintang 3, aku tidak menyangka kalau mereka akan datang secepat itu. Namun jika hanya mereka maka aku bisa mengalahkan mereka dengan mudah, masalahnya aku tidak tahu pasti berapa banyak mereka dan berada di tahap mana mereka .' Ucap Hao Tian.


" Anda tidak perlu tahu, cepat serahkan Huo Yu dan Huo Xiuying jika tidak anda akan menyesal." Ucap salah satu pria di depan Hao Tian.


" Huo Yu? Huo Xiuying? Siapa yang kalian maksud, di Paviliun kami tidak ada orang yang memiliki nama seperti itu." Saut Hao Tian dengan berpura-pura bodoh.


" Jangan bersandiwara di hadapan kami, walaupun kami melihatnya dari jarak jauh tapi kami yakin bahwa itu Huo Yu dan Huo Xiuying jadi jangan berusaha mengelak di sini."


" Oh ternyata kalian pintar juga, namun sepertinya keinginan kalian tidak bisa aku penuhi. Kami sudah seperti keluarga jadi lebih baik kalian yang pergi dari sini."


" Brengsek! Hei bocah, seperti kami terlalu lembek di hadapanmu sehingga kamu menghina kami seperti ini. Tapi bocah kami tidak seperti yang kamu bayangkan. Kami bisa saja langsung membunuhmu dari tadi tapi kami masih berbaik hati supaya tidak melukaimu namun kurasa semua itu sudah tidak diperlukan lagi jadi bersiaplah menerima akibatnya."


Seketika pria itu mengeluarkan aura bertarungnya dan aura membunuhnya. Namun semua itu tidak membuat Hao Tian bergeming. Pria itu juga terlihat heran dikarenakan Hao Tian yang tidak bereaksi sama sekali.


" Sepertinya aku juga sama, dari tadi aku berbicara dengan sopan dan berbaik hati bernegosiasi dengan kalian, tapi kurasa itu sudah tidak di butuhkan lagi." Seketika Hao Tian juga mengeluarkan aura bertarung yang ia miliki dan aura membunuhnya.


Seketika para pria bertopeng terkejut dengan yang terjadi di hadapan mereka saat ini. Mereka melihat seorang anak berusia belasan tahun namun sudah berada di tahap pendekar raja bintang 4.


' apa-apaan anak ini, bagaimana bisa ia mencapai tahap ini di usia yang terbilang masih sangat muda.'


Karena merasa kalau Hao Tian adalah bukan orang biasa membuat keempat orang lainnya juga mengeluarkan aura bertarungnya demi mengimbangi kekuatan yang Hao Tian keluarkan.


Kelima pendekar raja kemudian menyerang Hao Tian secara bersama-sama. Walaupun demikian Hao Tian tidak gentar, iapun mulai meladeni kelima pendekar raja.


Klang! Klang! Klang!


Terdengar bunyi besi yang saling berbenturan akibat pertarungan diantara mereka disertai dengan gelombang kejut.

__ADS_1


Namun kelima orang tersebut belum bisa mendatangkan serangan yang berarti pada Hao Tian. Namun sama halnya dengan Hao Tian, ia belum bisa memberikan luka yang berarti pada kelima pendekar raja.


Kerjasama kelima pendekar raja membuat Hao Tian berada pada posisi bertahan. Namun Hao Tian tidak kehabisan ide, ia mundur beberapa langkah dan mengeluarkan sebuah kantong dan melemparkannya ke arah lima pendekar raja.


Kantong itu berisikan bubuk yang bisa membuat pemandangan menjadi kabur di tambah bubuk itu bisa membuat orang yang menghirupnya mengantuk. Hao Tian mendapatkan bubuk itu dari salah satu mayat penyusup yang ia bunuh waktu itu, melihat itu sedikit berguna Hao Tian akhirnya mengambilnya.


Melihat kantong yang kelihatan tidak asing bagi mereka membuat mereka tahu apa isinya dan menghindari kantong itu. Namun Hao Tian sudah memperkirakan mereka akan menghindar jadi ia sudah menyiapkan sebuah pisau dan melemparkannya pada kantung itu.


Seketika juga pisau itu mengenai kantong itu dan akhirnya bubuk yang berada di kantong itu keluar dan mengakibatkan pemandangan di tempat itu mulai kabur.


" Semuanya mundur! Cepat keluar dari sini terlebih dahul..." Namun sebelum ia menyelesaikan perkataannya Hao Tian sudah berada di dekatnya. Tanpa basa-basi Hao Tian langsung mendaratkan tebasan ke arah perut salah satu pendekar raja itu.


Tebasan Hao Tian begitu cepat membuat ia tidak bisa bereaksi banyak. Dan akhirnya tebasan Hao Tian mengenai perut pendekar raja.


" Aaaah"


Seketika darah mengalir deras dari perut pendekar raja dan akhirnya ia tumbang tak bernyawa.


Kemudian empat orang pendekar raja yang tersisa berkumpul saling melindungi punggung masing-masing.


" Perubahan unsur angin, hempasan angin kencang!" Salah satu dari pendekar raja mengeluarkan jurus perubahan unsur alam angin supaya kabut di sekitar mereka menghilang.


Dan seperti yang mereka rencanakan perlahan kabut disekitar mereka mulai menghilang namun keberadaan Hao Tian juga ikut menghilang.


" Dimana bocah itu? Apakah dia melarikan diri?"


" Ya kurasa juga begitu." Karena mereka merasa Hao Tian melarikan diri membuat kedua pendekar raja itu lengah.


" Dasar bodoh! Jangan longgarkan pengawasan kalian.." belum ia menyelesaikan perkataannya, tiba-tiba Hao Tian keluar dari tempat persembunyiannya dan kemudian ia menyerang dengan cepat ke arah dua pendekar raja yang lengah.

__ADS_1


" Jurus pedang bulan purnama, sembilan bulan kembar!" Dari tebasan Hao Tian tercipta sembilan tebasan yang mengarah ke empat pendekar raja berkumpul. Dua pendekar raja yang lengah membuat mereka terkejut dan terlambat bereaksi dan akhirnya tebasan Hao Tian mengenai perut dan leher mereka.


Namun berbeda dengan dua pendekar raja lainnya karena mereka masih dalam posisi siap membuat mereka berhasil menangkis serangan Hao Tian dan terhindar dari kematian.


" Apa-apaan ini, kenapa seorang yang bekerja sebagai pembunuh bayaran bisa begitu ceroboh. Apa kalian ini benar-benar seorang pembunuh?" Ucap Hao Tian dengan nada mengejek.


" Sial! Sial!" Kedua pendekar raja yang masih hidup sangat kesal dan marah melihat Hao Tian yang meremehkan mereka namun mereka tetap tidak berani gegabah. Salah sedikit saja mereka bisa terbunuh kapan saja.


" Kalian sangat tidak beruntung berhadapan langsung dengan aku, sepertinya dewa kematian sangat merindukan kalian sehingga ia mungutus kalian untuk segera mati,"


" Jangan sombong bocah, kamu pikir yang datang hanya kami berlima. maka Tentu saja tidak, ketua kami akan segera datang ke sini dan mengambil nyawamu yang busuk itu."


" Oh benarkah, lalu kapan ketua kalian datang? Dan berapa banyak yang datang ke sini? Tany Hao Tian.


" Kamu pikir kami akan menjawab, jangan mimpi."


" Jadi itu keputusan yang kamu anda ambil, maka aku juga tidak akan segan. Maka matilah." Ucap Hao Tian dengan nada dingin.


Hao Tian kemudian menerjang kedu pendekar raja, kemudian melepaskan serangan tebasan ke arah keduanya. Walaupun kedua pendekar raja bisa bertahan selama beberapa menit, namun setelah itu mereka sama sekali tidak berdaya.


Hao Tian meluncurkan puluhan serangan bertubi-tubi ke arah dua pendekar raja. Perlahan tapi pasti kedua pendekar raja mulai terdesak dan pada akhirnya mereka beberapa kali terkena serangan Hao Tian yang menimbulkan luka yang parah bagi mereka.


Melihat kedua pendekar raja yang sudah terluka membuat Hao Tian meluncurkan serangan mematikan. Hao Tian melakukan tebasan yang lebih kuat dari sebelumnya. Satu serangan sudah cukup mengambil satu nyawa.


Dalam beberapa tarikan nafas Hao Tian berhasil membunuh kedua pendekar raja itu.


" Kurasa aku harus kembali ke Paviliun, jika masih ada dari mereka maka itu bisa membahayakan anak-anak disana." Namun sebelum Hao Tian mau pergi, terdengar bunyi orang tertawa dari belakang pohon.


" Ha ha ha Kau hebat juga bocah, sangat menarik. Aku ucapkan terimakasih atas pertunjukan yang kamu buat bocah." Ucap pria itu dan perlahan ia keluar memperlihatkan dirinya.

__ADS_1


" Siapa kamu?


__ADS_2