Legenda Hao Tian

Legenda Hao Tian
ch. 33 penyusup


__ADS_3

"Baiklah bibi, kalau begitu aku pamit dulu," setelah hao tian dan yu jingmi berbincang, hao tian pamit untuk pergi latihan. Dan yu jingmi tidak keberatan dan mempersilahkan hao tian untuk pergi.


Namun saat hao tian baru berjalan beberapa langkah ia tiba-tiba berhenti, " oh ia bibi, tolong juga bilang ke xu kai untuk belajar sendiri dulu, karena ada sesuatu hal yang harus aku lakukan di dalam kamar. dan juga bibi tidak perlu memanggil ku untuk makan nanti karena aku ingin tidak di ganggu."


" Baiklah, nanti aku sampaikan"


Kemudian hao tian mulai berjalan dan menuju ke kamarnya, sesampainya di sana ia langsung duduk bersila dan mengambil sebuah kitab dari cincin ruang miliknya yang tidak lain adalah kitab ilmu pedang kekosongan.


" Aku harus lebih memperdalam pengetahuan ku tentang buku ini, dan agar dapat menguasai semua jurus yang ada di buku ini, lebih cepat lebih baik." Ucap Hao Tian sambil memegang buku yang berisikan ilmu pedang kekosongan.


Saat ini hao tian baru menguasai sepuluh dari dua puluh jurus, sehingga ia ingin lebih memperdalam pengetahuan yang ia miliki tentang buku itu.


Namum memang cukup sulit mempelajarinya, dan waktu terus berlalu sampai waktu tidak terasa sudah tengah malam.


Namun hao tian tiba tiba menghentikan aktivitasnya di karenakan ia merasakan ada nafsu membunuh yang terarah ke paviliun cahaya bintang.


' hawa membunuh dari siapa ini, sepengetahuan ku, kami tidak membuat masalah ke siapapun belakangan ini. Kurasa aku harus memeriksanya dulu.' hao tian langsung meninggalkan tempatnya dan pergi menuju ke arah dari aura membunuh.


' orang yang melakukan ini seharusnya adalah orang yang cukup terlatih, jika aku tidak melatih Indra ku pasti aku tidak akan menyadari kehadirannya ' kata Batin hao tian.


Tak lama kemudian ia menemukan 3 orang yang menggunakan topeng sedang berdiri tidak jauh dari paviliun.


" Seperti mereka sudah menyadari jika ada yang sedang memperhatikan mereka, kurasa aku tidak perlu bersembunyi" hao tian melompat dari tempat persembunyiannya dan secara terang-terangan menuju para penyusup.


****


" Tuan, seperti ada orang yang menyadari kehadiran kita, apa yang harus kita lakukan sekarang ?"


" Tenang saja, itu bukan masalah besar. Sebaiknya lebih baik seperti ini dan coba kita bernegosiasi. Jika dia menyerahkan apa yang kita inginkan maka itu lebih baik, namun jika dia adalah orang yang keras kepala maka kita hanya perlu menghabisinya"


" Baik tuan "


Tak lama kemudian hao tian sampai ke tempat penyusup itu, " mengintip rumah orang pada malam hari seperti ini adalah tindakan yang tidak sopan, apalagi dengan penampilan seperti itu seperti maling saja ataukah kalian ini adalah perkumpulan maling jemuran?" Tanya hao tian.


"Mulut mu pedas juga bocah, lalu tentang siapa kami itu tidak perlu kamu tahu, yang jelas jika kamu menyerahkan apa yang kami inginkan maka kami berterima kasih, tapi jika anda tidak bekerja sama maka ini tidak akan berakhir dengan baik"

__ADS_1


" Oh begitu, tapi jika itu adalah hal yang penting kurasa itu sulit untuk di penuhi"


" Tenang saja kami hanya menginginkan anda untuk menyerahkan Huo yu dan Huo xiuying, maka semua ini akan selesai dengan mudah "


' Apa? Bibi Huo yu dan Huo Xiuying. apa hubungan mereka dengan orang ini? Kenapa mereka menginginkan bibi Huo yu dan Huo Xiuying? Tidak, apapun itu mereka pasti tidak memiliki niat yang baik, jadi aku tidak perlu mencari tahu hubungan seperti apa diantara mereka dan lebih baik fokus dengan apa yang di depanku.' ucap Hao Tian dalam hatinya.


" Tapi kurasa itu tidak bisa aku berikan "


" Jika begitu, maka kami hanya bisa memaksa " ketiga orang itu langsung mengeluarkan aura bertarung mereka, dan terlihat ketiganya adalah pendekar raja. Dua bintang 3 dan satu bintang 4. dan hao tian juga mulai mengeluarkan aura bertarung miliknya serta pedang di cincin ruang miliknya.


" Kekuatan mu tidak buruk bocah, namun sayangnya kamu sedang melawan orang yang salah sekarang"


Kemudian ketiga penyusup melakukan serangan lebih dulu dan menyerang hao tian bertubi-tubi,namun hao tian bisa mengindari semua serangan itu.


" Gunakan formasi tiga mata angin"


" Siap!!" Melihat kemampuan hao tian yang cukup lincah dan terampil membuat mereka lebih serius melakukan serangan.


" Seperti kalian juga mulai serius, jadi aku akan serius juga "kata hao tian.


' sial!! apa-apaan bocah ini, dia bisa menghindari semua serangan kami, aku benci mengakuinya tapi kurasa kami tidak bisa mengalahkannya, lebih baik mundur sementara dan mengatur strategi lebih baik.' pemimpin dari penyusup itu kesal dengan keadaan mereka saat ini.


' bagaimana ini bisa terjadi? Dia hanya pendekar raja bintang 4 sedangkan aku juga pendekar raja bintang 4 dan dua rekanku adalah pendekar raja bintang 3 namun kenapa kami tidak bisa melukainya, ini sangat tidak masuk akal. Ini pasti di karenakan jurus bocah ini, aku tidak pernah melihat jurus-jurus itu selama ini. Sebab itu kelincahan dan kecepatan yang di miliki bocah ini di atas kami. Kami harus segera pergi darinya, perasaanku bertahan hidupku mengatakan untuk segera pergi.' lanjut pemimpin dari penyusup.


Tiba-tiba salah satu penyusup menggunakan tehnik perubahan unsur angin sehingga mereka bisa membuat celah untuk kabur, namun itu terbaca oleh hao tian.


" Sepertinya kalian akan kabur,namun itu sudah terlambat " tiba-tiba hao tian sudah berada di salah satu penyusup dan langsung memotong tangan kanan penyusup.


"Aaaaahhh" penyusup itu berteriak histeris kesakitan namun teriakan itu tidak sama sekali menghentikan serangan selanjutnya dari hao tian, yaitu serangan fatal yang menargetkan leher dari penyusup. dan beberapa detik kemudian kepala penyusup itu sudah terlepas dari badannya.


Kejadian yang tiba-tiba itu membuat kedua penyusup lainnya seketika tertegun dan menekan ludah ' bagaimana dia bisa berada di dekat kami secara tiba-tiba? ini tidak baik, aku harus pergi walau harus mengorbankan bawahanku' ucap dalam batin ketua dari penyusup.


" Kurangajar!!!!"


Salah satu penyusup langsung menyerang hao tian dengan membabi buta karena terbawa emosi melihat kematian rekannya yang mengenaskan.

__ADS_1


" Maaf kalau begitu, tapi sepertinya yang berikutnya itu kamu.." hao tian mulai menyerang dan memfokuskan serangannya pada penyusup di depannya saat ini.


Melihat ia yang terdesak ia langsung meminta bantuan ketuanya, " ketua tolon..." Belum ia menyelesaikan perkataannya ia dikejutkan dengan keberadaan ketuanya yang menghilang.


" Sayang sekali ketuamu sudah melarikan diri " melihat ketuanya yang pergi meninggalkan dia begitu saja membuat ia tidak berhenti mengumpat dalam hati.


Karena terbuai dalam kemarahan membuat serangannya sudah tidak efektif sehingga ia membuat banyak celah dan di manfaatkan dengan baik oleh hao tian.


" Ucapkan salamku pada temanmu yang menyusulmu duluan dan juga bilang padanya kalau kalian terlalu payah" setelah mengatakan itu hao Tian langsung menebas tangan kiri penyusup itu dan di ikuti dengan kepala berikutnya


***


" Sial ini benar benar buruk, tidak kusangka kami akan di kalahkan dengan mudah, jika sampai bos tahu bahwa kami gagal, bisa-bisa tetua bisa marah besar. tidak, yang penting aku bisa lolos dan memberi tahu tetua tentang kejadian ini. untuk masalah lain nanti bisa di pikirkan"


" Sepertinya kamu sedang dalam masalah, apa ada yang bisa saya bantu?"


"Aaahh.." kemunculan hao tian yang tiba-tiba membuat ia terkejut sampai membuat suara aneh dari mulutnya.


"tu...tuan sepertinya ini adalah salah paham, jadi pasti kita bisa bicarakan baik-baik"


" Bukankah sudah terlambat berkata seperti itu di situasi sekarang ini?"


melihat kondisi negosiasi yang sepertinya sudah tidak bisa di gunakan, maka Penyusup itu mulai menyiapkan bubuk yang bisa menutupi pemandangan disertai dengan racun yang bisa membuat orang kelelahan dan tertidur supaya ia bisa kabur.


" Apakah kamu masih ingat apa yang kamu katakan terakhir kali?" Kata hao tian.


" Apa? Jangan main-main brengsek..!


" Anda bilang bahwa ini tidak akan berakhir dengan baik, tapi kurasa kata-kata itu lebih cocok di tujukan padamu melihat kondisi mu yang saat ini.


" Salah, sekarang tidak.." kemudian ia mulai menebarkan bubuk dan membuat penglihatan terhalang karena bubuk itu mulai menutupi penglihatan.


" Kamu cukup pintar menggunakan kabut ditambah kabut ini bisa membuat orang tertidur. Namun sayang, semua itu percuma"


" Jurus pedang bukan purnama" hao tian mengalirkan tenaga dalam pada pedangnya " sembilan bulan kembar" seketika juga terbentuk sembilan tebasan dan salah satu tebasan mengenai perut penyusup dan terbalah menjadi dua.

__ADS_1


__ADS_2