Legenda Hao Tian

Legenda Hao Tian
Ch. 85 rumah lelang


__ADS_3

" Katanya kali ini tidak seperti pelelangan sebelumnya yang hanya sekte istana perapian yang mengusung pelelangan ini, tapi kali ini sekte menara kehidupan juga ikut, sehingga pasti lebih banyak lagi harta yang berharga yang akan di lelang." Ungkap seorang pemuda.


" Benarkah, Kalau begitu kali ini pasti akan lebih banyak lagi yang akan datang ke pelelangan. Secara istana perapian dan menara kehidupan adalah dua sekte netral terbesar di kekaisaran ini dan sangat terkenal." Sambung pemuda lainnya.


" Betul sekali, istana perapian terkenal dengan pembuatan senjata mereka yang hebat dan kuat sedangkan Menara kehidupan terkenal akan pil yang berkhasiat tinggi yang mereka buat. Tidak diragukan lagi pasti kedua sekte ini akan melelang senjata dan pil yang sangat berharga pas pelelangan nantinya."


" Wah, kalau begitu aku kali harus ikut pelelangan mungkin saja aku akan beruntung dapat senjata berkualitas dengan harga murah."


" Mimpi! Itu tidak mungkin, karena disana pasti senjata yang di lelang akan dijual dengan harga tinggi. Pendekar kecil seperti kita dengan penghasilan kecil pasti akan kalah pas tawar menawar nantinya."


" Kata seorang pertapa, tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini, hahaha." Pemuda itu tertawa terbahak-bahak dan pemuda lainnya juga ikut tertawa."


Hao Tian yang mendengar perkataan para pemuda dari meja makannya cukup tertarik dengan topik yang sedang mereka bahas.


' kurasa aku harus ikut dalam pelelangan ini, mungkin saja aku ada pil yang bisa memperbaiki tenaga dalam di lelang dalam acara itu. Jika ada, aku harus mendapatkannya." Ucap Hao Tian dalam hatinya.


Melihat ayahnya yang sudah tidak bisa lagi menjadi seorang pendekar membuat Hao Tian sangat marah dan sedih, jadi ia punya keinginan untuk mencari sesuatu yang bisa membantu memulihkan tenaga dalam ayahnya.


Melalui informasi yang didapatkan oleh paviliun cahaya bulan, ada semacam obat yang bisa memulihkan tenaga dalam sehingga Hao Tian meminta paviliun untuk mencarikan obat itu.


Dan dalam satu hari saja, Hao Tian mendapatkan informasi yang sangat membuatnya senang, yaitu informasi yang mengatakan kalau obat itu di buat oleh salah satu tetua di menara kehidupan.


Setelah mendapatkan informasi itu, ia langsung meminta anak buahnya untuk berusaha menemui tetua itu tapi sampai sekarang mereka belum berhasil.


Tapi sekarang ada pelelangan yang salah satu pengusungnya adalah menara kehidupan, sehingga ada kemungkinan kalau obat pemulihan tenaga dalam akan menjadi salah satu barang berharga yang akan di lelang.


Oleh karena itu, Hao Tian sangat bersemangat dengan pelelangan ini. ' aku harus datang ke acara pelelangan itu.' gumam Hao Tian dalam hatinya.

__ADS_1


" Ada apa tian'er?" Melihat Hao Tian yang berhenti makan dan terus memperhatikan para pemuda yang sedang asik berbincang membuat Hao Long penasaran dan bertanya.


" Ah tidak ayah, aku hanya sedikit tertarik dengan topik yang mereka bahas yaitu pelelangan." Ucap Hao Tian sambil tersenyum hangat.


" Oh apa ada sesuatu yang kamu butuhkan di pelelangan?"


" Ia ayah, seperti acara pelelangan ini akan sangat menarik, jadi aku berencana ikut dalam pelelangan ini."


" Jika memang begitu, maka pergilah. Mungkin saja kamu akan menemukan apa yang kamu cari, secara pelelangan ini di buat oleh dua sekte besar pasti akan banyak barang berharga yang akan di lelang nantinya." Ungkap Hao long sambil tersenyum.


" Benar ayah, kalau begitu sudah di putuskan kalau kita akan pergi ke pelelangan."


" Hah, apa aku juga ikut pergi." Ungkap Hao long dengan nada bingung.


" Tentu saja ayah, ayah akan membantu aku dalam memilih barang berharga nantinya. Karena ayah lepih berpengetahuan dari pada aku."


" Jika itu kemauanmu, maka baiklah, aku juga akan pergi." Hao Long memegang pundak Hao Tian sambil tersenyum hangat.


Setelah itu keduanya lanjut makan, dan setelah beberapa menit kemudian, semua makanan yang telah mereka pesan telah mereka habiskan." Aahh, ini sangat enak." Ucap Hao Tian sambil melepaskan nafas lega.


" Ia, sudah beberapa hari ini kita tidak makan daging seenak ini." Ungkap Hao long.


" Pelayan!" Hao Tian kemudian berniat membayar pesanan mereka dan memanggil seorang pelayan.


Pelayan kemudian datang yang ternyata adalah pelayan yang melayani mereka pas mereka masuk dan memesan makanan." Ada apa tuan." Ucap pelayan dengan sopan.


" Berapa semua ini?"

__ADS_1


" Semuanya.. dua koin perak tuan."


Kemudian Hao Tian mengeluar dua koin perak dan memberikannya pada pelayan tersebut. " Terima kasih tuan, lalu apakah tuan-tuan akan langsung pergi beristirahat, jika ia maka mari saya akan mengantar and a sekalian."


" Ia, tapi sebelum itu, ada sesuatu yang ingin aku tanyakan." Ungkap Hao Tian.


" Ada apa tuan."


" Apakah benar akan ada pelelangan di kota ini?"


" Itu benar tuan, jika ada sesuatu yang anda cari saya sarankan untuk ikut pelelangan itu tuan."


" Oh, jadi kapan pelelangan ini akan di lakukan?"


" Itu besok tuan, sebab itulah banyak pengunjung di kota ini karena acara pelelangan ini. Acara pelelangan ini cukup banyak di nanti karena selain benda-benda yang berharga yang pasti akan di lelang, acara pelelangan ini tidak dilakukan setiap tahun tapi setiap tiga tahun sehingga pasti pelelangan ini cukup banyak di nanti."


" Oh jadi begitu." Hao Tian mengeluarkan satu koin perak pada pelayan itu sebagai tip atas informasi yang telah ia berikan." Kalau begitu antar kami ke ruangan kami sekarang."


" Baik tuan, silahkan ikut saya." Pelayan itu dengan senang hati menerima koin perak, Mereka kemudian di bawa ke lantai atas dan kemudian sampai ke salah satu kamar.


" Ini tuan kamar anda dan untuk kamar satunya ada di sebelahnya." Kedua kamar Hao Tian dan Hao Long saling bersebelahan, sebelumnya Hao Tian telah memesan kamar yang saling bersebelahan supaya ia juga bisa memantau ayahnya, sehingga terciptalah kejadian seperti ini.


" Terima kasih, sekarang anda boleh pergi." Ucap Hao Tian.


" Baik tuan, silahkan beristirahat." Pelayan itu kemudian berjalan pergi meninggalkan keduanya.


" Ayo ayah kita masuk beristirahat."

__ADS_1


" Ia, kau juga masuk"


Hao Long kemudian masuk duluan ke kamarnya, setelah itu Hao Tian juga masuk ke kamarnya.


__ADS_2