
' apa yang terjadi? Kenapa aura di sekitarnya tiba-tiba terasa berat dan menakutkan? Sampai-sampai merubah aura di sekitar ini. Aura di sini terasa berat bahkan untuk kami yang sudah berada di tahap pendekar raja bintang 9, dan kemungkinan besar pendekar di tahap pendekar ahli akan kesulitan untuk bernafas.' melihat aura Hao Tian yang tiba-tiba berubah membuat GUI Yao tertegun di campur waspada terhadapnya.
GUI Yao terlihat berpakaian hitam dan terlihat berusia 30 tahun, tapi sebenarnya ia sudah berusia 50 tahun. Ia merupakan salah satu petinggi dari sekte bunga iblis yang sudah mengabdi selama puluhan tahun.
Ia terkenal dikarenakan selain kemampuannya yang hebat dan kuat yaitu berada di tahap pendekar raja bintang 9, ia juga memiliki kemampuan ilmu meringankan diri yang tinggi sehingga ia juga memiliki kecepatan di atas pendekar raja bintang 9 pada umumnya.
Ia sering terlibat pertikaian dengan berbagai sekte baik aliran putih maupun netral, bahkan ia termaksud dari orang yang ikut dalam penyerangan ke sekte gunung cahaya pada 8 tahun yang lalu. Hal ini membuat namanya cukup di kenal di kekaisaran Song.
" Saudara GUI, anak ini sangat berbahaya. Firasatku mengatakan untuk segera pergi dari sini. Entah apa yang terjadi pada anak ini, tapi kehebatannya yang ia tunjukan dan tekanan aura ini membuat diriku merasa tidak nyaman." Ucap rekannya yang lain yaitu Qi Liao ya.
Qi Liao ya terlihat berpakaian hitam dan putih, ia sama seperti GUI Yao yang terlihat 30 tahun namun sudah berusia 50 tahunan. Ia juga merupakan salah satu petinggi dari sekte taring Serigala yang merupakan salah satu sekte besar yang dulu beraliran netral namun sekarang mereka sudah memutuskan untuk beraliran hitam.
Ia juga sering terlibat di berbagai pertempuran yang terjadi entah itu bersitegang dengan Sekte aliran hitam maupun aliran putih. Ia juga ikut dalam penyerangan Sekte Taring Serigala ke sekte gunung cahaya yang menjadi awal dari perubahan Sekte Taring Serigala yang awalnya adalah aliran netral namun berubah menjadi aliran hitam.
" Itu benar saudara GUI, anak ini tidak normal. Lihat ia terlihat belasan tahun tapi sudah di tahap pendekar raja. Jadi ini sedikit sulit untuk dipercaya, belum lagi kehebatannya dan juga daya tahan tubuhnya yang cukup tinggi sampai bisa tetap berdiri melawan kita bahkan setelah terkena serangan kita bertiga. Kalau aku tidak salah kemungkinan ia tidak semuda yang terlihat." Lanjut rekan lainnya yaitu Xiong Zhang.
Xiong Zhang tidak berbeda dengan kedua rekannya, ia juga adalah salah satu petinggi dari sektenya yaitu sekte beruang putih. Dan ikut dalam penyerangan sektenya ke gunung cahaya.
Saat sektenya yaitu beruang putih masih di aliran putih, Xiong Zhang sering terlibat dalam pertempuran dalam menghadapi sekte aliran hitam. Namun setelah sektenya sepakat membantu dalam penyerangan ke Sekte Gunung Cahaya, mereka akhirnya berganti menjadi aliran hitam.
" Jangan bodoh, dia sudah terluka jadi kita pasti bisa membunuhnya dengan mudah. Kita tidak boleh melewatkan kesempatan ini karena jika kita membiarkannya hidup maka ia akan jadi masalah kedepannya. Jadi tetaplah tenang dan siap siaga." Walaupun ia berbicara seperti pria yang tidak kenal takut, tapi di dalam hatinya ada keraguan dengan tindakan mereka saat ini.
Hao Tian yang terlihat tadinya hanya menatap ketiganya dengan perasaan marah kemudian mulai bergerak. Ia mulai mengambil salah satu pedang dari cincin ruang miliknya, pedang itu berwarna putih dengan gagang berbentuk bulan sabit.
Pedang itu adalah pedang bulan purnama yang ia simpan di cincin ruang miliknya. Setelah pedangnya hancur akibat pertempuran yang ia lakukan beberapa saat lalu dengan ketiganya, ia mulai serius dengan mengeluarkan pedang itu.
Hao Tian merasakan perasaan marah dan senang sekaligus dikarenakan pertemuannya dengan ketiga orang ini. Hal ini dikarenakan ia mengetahui kalau katiga orang yang saat ini ia lawan ikut dalam penyerangan kesekte mereka dulu yaitu gunung cahaya yang menjadi awal dari kehancuran dari sekte dan keluarganya.
Setelah berkembangnya paviliun cahaya bulan, Hao Tian telah membangun kelompok pengumpul informasi yang di Ketuai oleh kojiro dan beberapa anak-anak yang berbakat di bidang ini. Di tambah ia juga membangun puluhan cabang paviliun cahaya bulan di berbagai kota selain digunakan untuk berdagang juga sebagai tempat mencari mengumpulkan informasi dari berbagai sekte di sekitar cabang-cabang tersebut.
Setelah kelompok pengumpul informasi terbentuk Hao Tian menyuruh mereka untuk memfokuskan pencarian ayahnya dan juga siapa saja yang terlibat dalam penyerangan ke sekte gunung cahaya.
Setelah informasi berhasil dikumpulkan, Hao Tian mendengarkan dengan seksama semua informasi itu, dan mengingat semua orang yang ikut dalam penyerangan itu.
Dan kebetulan ketiga orang didepannya itu ikut berpartisipasi sehingga Hao Tian sangat bersemangat membalas dendam dengan ketiga orang didepannya saat ini.
" Pedang apa itu? Aura pedang itu bahkan lebih menakutkan dengan aura yang Pria itu keluarkan, kemungkinan itu adalah pusaka suci atau di atasnya." Ucap Qi Liao ya. Ia yang tadinya memanggil Hao Tian sebagai anak-anak sekarang merubahnya dengan memanggilnya dengan sebutan pria.
Itu dikarenakan ia setuju dengan pendapat Xiong Zhang kalau Hao Tian mungkin tidak semuda yang terlihat, ditambah ia sudah melihat kehebatan Hao Tian sehingga tidak ingin meremehkannya.
" Kurasa itu benar, pria ini penuh dengan kejutan." Ucap Xiong Zhang dengan nada takjub.
" Kalau begitu kita juga harus memakai senjata pusaka kita." Ucap GUI Yao.
Mendengar perkataan GUI Yao, keduanya juga mengangguk setuju dan mereka mulai memasukkan pedang yang mereka pakai sebelumnya ke dalam cincin ruang mereka dan mengeluarkan masing-masing senjata pusaka mereka.
" Sepertinya kalian sudah siap, maka kita mulai lagi acaranya" ucap Hao Tian dengan wajah antusias.
Hao Tian langsung bergerak cepat ke arah mereka dan memutarkan tubuhnya ke atas sebelum mengeluarkan tebasan secara vertikal ke arah GUI Yao yang berada tepat di depannya.
__ADS_1
GUI Yao juga tidak tinggal diam dengan itu dan melompat mundur beberapa langkah kebelakang. Sedangkan dari dua sisi Xiong Zhang dan Qi Liao ya mengapitnya dan menyerang Hao Tian bertubi-tubi.
Namun Hao Tian berhasil menangkis semua serangan itu bahkan perlahan ia mulai menguasai jalan pertarungan dan bahkan memojokkan keduanya.
Melihat kedua temannya yang tidak bisa memojokkan Hao Tian membuat GUI Yao segera menuju ke mereka dan membantunya.
Namun walaupun ketiganya bergabung mereka belum bisa melukai Hao Tian dan hanya bisa mengimbanginya.
" Kerja sama kalian bagus juga, tapi ini tidak akan bertahan lama." Hao Tian mulai mengalirkan tenaga dalam pada pedangnya dan bersiap mengeluarkan jurus." Tebasan bulan sabit kembar."
Hao Tian mengeluarkan dua tebasan dengan cepat ke arah Xiong Zhang dan Qi Liao ya yang membuat mereka kaget namun keduanya masih sempat menahan tebasan yang dilepaskan oleh Hao Tian.
" Pang! Pang!"
Namun saat keduanya menangkis serangan itu, keduanya terlempar mundur sepuluh langkah bahkan menyebabkan tangan keduanya tak berhenti bergetar setelah menerima serangan itu.
Tak berhenti disitu Hao Tian langsung mengalihkan sasarannya ke arah GUI Yao dan kembali melepaskan tebasan." Bulan pemotong kabut." Seketika Hao Tian meluncur dengan cepat ke arah GUI Yao dan menargetkan kepalanya.
Tapi GUI Yao juga berhasil menangis serangan Hao Tian dengan menggunakan pedangnya. Tapi Hao Tian tidak berhenti disitu, ia mulai mengincar pinggangnya dan meluncurkan tendangan kaki kanan ke pinggang GUI Yao.
GUI Yao yang tidak menduga kalau Hao Tian akan menggunakan kakinya membuat tendangan itu mengenainya dan ia terlempar sejauh dua meter dari arah Hao Tian.
Melihat itu, Hao Tian bergegas kearah GUI Yao yang kesakitan di tanah dan berniat menusuknya dengan pedangnya. Namun Hao Tian berhasil dihentikan oleh Xiong Zhang dan Qi Liao ya.
Keduanya menyerang dari arah belakang dan mengeluarkan masing-masing jurus mereka.
" Jurus ke empat, cakaran Beruang."
Hao Tian yang merasakan serangan dari arah belakang segera berbalik ke belakang dan beradu jurus dengan keduanya.
" Cahaya bulan purnama."
Saat ketiga serangan itu bertemu membuat aura di sekitar bergemuruh dan dedaunan yang berterbangan ke segala arah.
Ketiganya terus jual beli serangan selama beberapa saat namun ketiganya terlihat berimbang. Namun Hao Tian malah terlihat tersenyum dengan itu sedangkan keduanya memiliki wajah cemas.
Setelah mereka mepaskan puluhan gerakan namun belum ada tanda-tanda akan ada pemenangnya membuat Xiong Zhang dan Qi Liao ya mundur ke arah GUI Yao yang sudah kembali berdiri.
Terlihat Xiong Zhang dan Qi Liao ya ngos-ngosan namun pandangan mereka tetap tertuju pada Hao Tian.
Sedangkan Hao Tian dengan santai mengelap keringat di dahinya mengunakan tangannya." Kalian cukup keras kepala juga orang tua, tapi setahuku orang yang keras kepala akan berakhir dengan buruk."
" Kami memang keras kepala tapi tidak sekeras kamu." Ucap Xiong Zhang.
" Pria ini sangat hebat, selama pertarungan kita yang pertamai ia tidak mengeluarkan semua kemampuannya. Namun sekarang ia sudah memperlihatkan taringnya."
" Itu betul, sedikit demi sedikit kemampuannya tiba-tiba naik menjadi pendekar kaisar bintang satu, jadi ini pasti tingkatan aslinya sedangkan di pertarungan kita sebelumnya ia hanya bermain-main saja." Lanjut GUI Yao.
" Jadi kalian sudah sadar sepertinya, aku memang bukan pendekar raja bintang 9 melainkan pendekar kaisar bintang satu. Kenapa? Apakah kalian mulai takut sekarang?" Ucap Hao Tian.
__ADS_1
Tapi ketiganya tidak menjawab dan hanya melirik satu sama lain. Melihat itu membuat Hao Tian tersenyum." Sebaiknya kita cepat menuntaskan pertarungan ini karena aku sudah tidak sabar mencabut nyawa kalian bertiga."
" Sebenarnya siapa kamu? Seingat kami, kami tidak pernah bermasalah dengan kamu namun kenapa sekarang kamu mengejar kami seakan kami sudah pernah merenggut sesuatu yang berharga untukmu." Ucap GUI Yao.
" Aku tidak bisa memberitahukan semua kesalahan kalian, tapi kesalahan terbesar kalian adalah menyerang Sekte Gunung Cahaya."
Mendengar nama gunung cahaya membuat mereka mengingat kejadian 8 tahun yang lalu." Ini tidak mungkin, siapa kamu?" Ucap Qi Liao ya dengan wajah terkejut.
" Dengarkan ini dengan seksama, aku Hao Tian anak dari pasangan Hao Long dan Zhou Mei. Dengan ini aku akan menagih nyawa atas semua orang dari gunung cahaya yang mati di akibatkan oleh ulah kalian." Ucap Hao Tian dengan nada yang penuh dengan amarah.
Mendengar hal itu membuat mereka terkejut dan bingung karena situasi yang tiba-tiba ini. Mereka tidak menyangka kalau pemuda didepan mereka adalah anak Hao Long, maka jawaban Hao Tian sekaligus menjawab kenapa Hao Tian sangat membencinya mereka bertiga.
Namun Hao Tian merasakan kalau mereka lengah beberapa saat dan meluncurkan kembali serangan." Perubahan unsur api, bola api pemusnah." Seketika Hao Tian menarik nafas dalam-dalam dan menyemburkan bola api dengan ukuran 10 meter.
Melihat itu Xiong Zhang maju dan juga mengeluarkan jurus. " Perubahan unsur air, ular naga air." Seketika terbentuk naga dari air dan segera menuju ke bola api.
Keduanya berbenturan dan menciptakan kabut tebal di sekitar mereka yang bisa membuat penglihatan menjadi terganggu.
Hao Tian tidak melewatkan kesempatan itu dan kembali mengeluarkan jurus." Jurus pedang bulan purnama, bulan kematian."
Hao Tian bergerak didalam kabut dengan cepat dan melancarkan serangan kesegala arah dengan cepat.
Tak disangka Xiong Zhang terkena tebasan di dadanya dan meninggalkan luka sepanjang 30 cm. Dan Qi Liao ya juga terkena tebasan yang membuat luka menganga di perutnya.
Hal ini membuat keduanya berteriak kesakitan." Aaaarrrrrrg aarrrgg"
Kebalikan dari keduanya GUI Yao tidak terkena tebasan Hao Tian yang bertubi-tubi dikarenakan ia mundur beberapa meter ke belakang karena guna menjaga jarak di tambah ada kabut tebal yang membuat ia waspada terhadap serangan kejutan.
Mendengar teriakan rekannya membuat ia kaget dan segera mengeluarkan jurus guna menghilangkan kabut." Perubahan unsur angin, hembusan angin kencang." Seketika kabut mulai tertiup dan penglihatan mulai kembali membaik.
Namun rekannya sama sekali tidak baik, Xiong Zhang dan Qi Liao ya sudah mulai terlihat berlutut di tanah dengan darah yang sudah bercucuran, hal ini dikarenakan luka yang mereka terima membuat mereka kehilangan tenaga untuk berdiri.
Melihat kalau mereka sudah tidak memiliki peluang membuat GUI Yao memutuskan untuk melarikan diri dan meninggalkan rekannya.
" Mau melarikan diri, tidak semudah itu." Hao mulai kembali mengalirkan tenaga dalam dan bersiap kembali meyerang GUI Yao." Jurus pedang bulan purnama, bulan sabit pengoyak langit."
Seketika Hao Tian meluncur dengan cepat ke arah GUI Yao dan langsung menargetkan lehernya.
Merasakan serangan Hao Tian dari belakangnya membuat ia berbalik dan mengeluarkan jurus. " Jeritan raja iblis."
Kedua serangan itu berbenturan namun serangan Hao Tian terlalu kuat dan membuat pedangnya patah. Tapi GUI Yao sudah memperkirakan itu, ia mulai menggunakan lengannya guna melindungi lehernya.
Beberapa detik kemudian tebasan Hao Tian berhasil memotong lengan GUI Yao. Namun saat ia akan kembali menargetkan leher GUI Yao, terlhat GUI Yao memuntahkan cairan hitam ke arah wajah Hao Tian hingga membuat ia mundur beberapa langkah.
Melihat Hao Tian yang mundur, membuat GUI Yao memanfaatkan momen itu untuk melarikan diri.
Hao Tian dengan buru-buru mencoba melepaskan cairan hitam di wajahnya namun saat ia berhasil, GUI Yao sudah menghilang dari tempat itu." Sial! Ia berhasil kabur."
Walaupun ia sangat kesal tapi ia tidak melupakan Xiong Zhang dan Qi Liao ya yang sudah terbaring lemas ditanah. Hao Tian mulai mendekati keduanya dan tanpa basa-basi langsung menusukkan pedangnya ke perut mereka masing-masing hingga membuat mereka tewas.
__ADS_1
" Ini sebagai balasan atas semua hal yang telah kalian lakukan."