
Sudah seminggu setelah kejadian penyusupan yang dilakukan oleh orang yang berusaha menangkap Huo yu dan Huo xiuying dan semuanya masih baik-baik saja.
namun siapa yang tahu kalau keterangan ini akan berlangsung lama. mereka semua hanya berharap tidak akan ada masalah besar yang akan datang menghampiri, terutama Huo xiuying dan Huo yu yang berharap seperti itu.
Paviliun cahaya bulan sudah menawarkan tempat tinggal dan keperluan lainnya, di tambah ia sudah memiliki rasa sayang berupa keterikatan pada tempat ini sehingga ia cukup mencemaskan jika masalah yang ia hadapi akan juga membahayakan semua orang yang berada di sini.
Oleh sebab itu ia ingin pergi dari sini, namun ia dilarang oleh Hao tian di karenakan menurutnya akan lebih baik jika tetap di sini dan bersembunyi daripada berkeliaran tidak jelas.
Setelah pertimbangan yang matang dan Hao tian yang bersikeras, maka akhirnya ia memutuskan untuk tidak pergi. walaupun ia masih sedikit khawatir dengan keputusan yang ia buat.
****
" Bagaimana paman? Apakah semua baik-baik saja?" Hari itu Hao tian mulai melihat keadaan sekitar di karenakan peristiwa seminggu yang lalu sehingga ia perlu mengawasi kondisi di sekitar Paviliun. Di sela-sela waktu ia mampir ke tempat latihan anak-anak dan menemui long xuan untuk menanyakan perkembangan anak-anak.
" Semuanya baik-baik saja tidak ada yang perlu di khawatirkan. Sama seperti biasanya, Perkembangan mereka cukup bagus, mereka semua adalah anak-anak yang cukup berbakat." ucap long xuan dengan senang.
" Syukurlah kalau begitu, tapi aku tidak melihat bibi Huo dan xiuying? dimana mereka sekarang?"
" Aku menyuruhnya mereka berdua untuk beristirahat di kamar mereka, belakang ini mereka berdua tidak fokus dalam melakukan latihan, sehingga aku menyuruh mereka berdua untuk tidak ikut dulu dalam kegiatan seperti biasanya"
__ADS_1
" Jadi begitu, mereka pasti masih khawatir dengan kejadian penyusup waktu itu, sehingga ia tidak fokus belakangan ini, jadi ikurasa keputusan paman sudah betul untuk mengistirahatkan mereka berdua"
" Baguslah, jadi bagaimana keadaan sekitar? Apakah ada sesuatu yang mencurigakan?" Long xuan balik menanyai penyelidikan yang ia lakukan selama seminggu ini.
" Semuanya masih normal, tidak ada sesuatu yang mencurigakan "
" Lalu bagaimana dengan keadaan di kota?"
" Di kota juga tidak ada yang mencurigakan, yang berlalu-lalang dan datang dan pergi di sana hanyalah pedagang, penduduk asli di sana, serta juga penjual budak. Aku juga memeriksa energi tenaga dalam mereka, dan mereka hanya berada di tahap pendekar tingkat menengah dan yang tertinggi hanyalah tingkat tinggi. Jadi kurasa keadaan masih baik-baik saja"
" Syukurlah, ku harap situasi ini terus seperti ini terus" ucap Long xuan, dan Hao tian juga menganggukkan kepalanya pertanda mengaminkan perkataan Long xuan.
" Kenapa Tian'er apakah ada yang menggangu mu?"
" Bukan begitu paman, aku hanya ingin mendengar pendapat paman karena paman lebih berpengalaman di banding saya"
" Memang situasi saat ini kurang cocok untuk latihan di mana anak-anak pergi keluar untuk latihan fisik sehingga kita harus lebih ekstra mengawasi mereka. Namun menurut ku juga kita tidak perlu sampai menghentikan latihan mereka. Karena jika kita tiba-tiba menghentikan latihan maka akan menimbulkan banyak pertanyaan bagi anak-anak "
" Jadi menurut ku kita tetap melakukan latihan seperti biasa tapi kita akan mengurangi waktu latihan mereka di luar dan lebih memperbanyak latihan di dalam ruangan " ucap Long xuan.
__ADS_1
" Menurut ku itu ide yang bagus, jadi mulai besok kita akan menerapkan sistem itu" ucap Hao tian sambil menganggukkan kepalanya.
Sedangkan di tempat lain, di sebuah gua terlihat ada sepuluh orang yang sedang membuat api unggun dan diatas api itu terlihat sebuah daging hewan yang terlihat seperti rusa.
Seluruh pakaian dari sepuluh orang tersebut memakai pakaian berwarna hitam, sehingga mereka terlihat seperti sebuah kelompok bandit.
" Ketua, tiba-tiba aku tidak bisa menghubungi kelompok yang kita kirimkan ke kota mouhan. " Ucap laki-laki itu pada orang yang sedang duduk bersila di atas batu, ia melapor sambil sedikit membungkuk pada laki-laki yang ia panggil ketua.
" Coba lagi Kalau begitu sampai bisa " ucap pria itu acuh tak acuh. Laki-laki itu berbadan tegap dan memiliki bekas luka di wajahnya.
" Sudah ketua, aku sudah menghubungi mereka berkali-kali tapi tetap tidak ada respon sama sekali. Jadi kurasa mereka sedang mengalami masalah sekarang"
" Apakah kamu bodoh, kita ini kelompok pembunuh yang sudah terlatih dengan baik, tidak mungkin mereka melakukan kesalahan dan terlibat dengan sesuatu yang tidak ada hubungannya dengan tugas mereka." Ucap pria yang dipanggil sebagai ketua.
Saat ia memikirkan hal yang mungkin menjadi penyebab anak buahnya menghilang, ia tiba-tiba berdiri dengan raut wajah yang bersemangat. Seolah ia menemukan penyebab anak buahnya menghilang.
" Kemungkinan mereka telah menemukan apa yang kita cari" ucap ketua dengan senyum yang menyeramkan."
" Jadi maksud ketua, mereka telah menemukan target " ketua tidak membalas perkataan anak buahnya namun ia hanya tersenyum.
__ADS_1
" Siapkan anggota yang lain, kita akan pergi menuju kota mouhan " ucap ketua dengan semangat.